• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Senin, Mei 25, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Nasional

Kekhawatiran Kembalinya Dwifungsi ABRI, Ini Pandangan SIAGA 98 Terkait RUU TNI

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
15 Maret 2025
di Nasional
Waktu membaca: 3 menit lebih
A A
0
Hasanuddin, Koordinator SIAGA 98

Hasanuddin, Koordinator SIAGA 98

Sorot Merah Putih, Jakarta – Banyaknya Prajurit aktif TNI yang mengisi posisi di sektor sipil, menjadi fenomena yang berkembang, seiring dengan adanya pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI yang tengah bergulir di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Namun, muncul kekhawatiran bahwa RUU TNI ini dapat mengembalikan peran ganda atau yang dikenal dengan istilah Dwifungsi ABRI (TNI) yang pernah diterapkan pada era Orde Baru.

BacaLainnya

Menag Nasaruddin Umar Umumkan Hasil Sidang Isbat: 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

18 Mei 2026

Beredar Undangan Catut Nama BGN, Bimtek SPPG Nasional 2026 Dipastikan Palsu

10 Mei 2026

SIAGA 98: Pernyataan Amien Rais Hoaks, ‘Black Campaign’ Cederai Etika Demokrasi

3 Mei 2026

Mengomentari hal tersebut, SIAGA 98 (Simpul Aktivis Angkatan 1998) berpendapat bahwa kekhawatiran tersebut berlebihan.

Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin, menyatakan bahwa RUU TNI yang sedang dibahas tidak akan mengembalikan peran Dwifungsi ABRI, mengingat TNI kini telah terbebas dari pengaruh kekuasaan yang tidak terbatas sebagaimana pada era sebelum reformasi.

“TNI saat ini sudah terbebas dari pengaruh kekuasaan sebagaimana pada masa Orde Baru, dimana kekuasaan tidak dibatasi. Sekarang, kekuasaan presiden sudah dibatasi dua periode,” ungkap Hasanuddin.

Menurutnya, kekhawatiran bahwa TNI akan kembali digunakan untuk tujuan politik atau kekuasaan sudah tidak relevan, terutama karena jabatan Presiden kini terbatas.

Hasanuddin juga menegaskan bahwa TNI saat ini tidak memiliki peran di parlemen, mengingat UU Pemilu dan DPR sudah menghapuskan peran militer disana.

Oleh karena itu, aktivis 98 ini menegaskan, bahwa isu Dwifungsi ABRI seharusnya tidak lagi menjadi perhatian, sebab peran militer dalam politik sudah tidak ada lagi.

Baca Juga  Proklamasi Institute: “Makna Sunyi dalam Bab Perjuangan”

Lebih lanjut, SIAGA 98 menilai bahwa beberapa pihak masih melihat peran militer hanya dalam perspektif perang konvensional.

Padahal, situasi kini telah berubah. Perang tidak lagi hanya berkaitan dengan persenjataan dan kekuatan militer, tetapi juga melibatkan aspek ekonomi, budaya, sosial, serta teknologi informasi dan siber.

“Jika kita membatasi peran TNI hanya pada perang konvensional, maka pertahanan negara kita akan melemah,” tegas Hasanuddin.

Hasnuddin menambahkan, TNI harus memiliki peran dalam aspek sosial, seperti ketahanan pangan, kebencanaan nasional, serta pengamanan instalasi strategis dan institusi negara.

Sebagai contoh, peran TNI dalam membantu Badan Siber Sandi Negara (BSSN) dan mengatasi masalah narkoba menjadi penting untuk keamanan negara. Meski begitu, TNI tidak terlibat langsung dalam penegakan hukum, melainkan mendukung pemerintah dalam tugas-tugas tersebut.

“Jika kita menutup peran sosial TNI, maka perannya akan terbatas hanya sebagai ‘pemadam kebakaran’ saat perang,” lanjutnya.

Dalam konteks RUU TNI, Komisi I DPR telah mengungkapkan bahwa tugas TNI akan bertambah, mencakup tanggung jawab baru seperti menjaga ketahanan siber dan mengatasi masalah narkoba.

Tugas ini masuk dalam kategori Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang jumlahnya akan bertambah menjadi 17, dari sebelumnya 14.

Selain itu, TNI juga diizinkan untuk mengisi jabatan di sejumlah instansi sipil, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Penambahan instansi yang bisa dijabat prajurit TNI bahkan mencakup Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), menjadikan total instansi yang dapat diisi oleh prajurit TNI menjadi 16.

Meskipun demikian, SIAGA 98 tetap berpendirian bahwa TNI tidak boleh terlibat dalam politik dan harus tetap menjadi alat pertahanan negara yang berfungsi sesuai dengan batas kekuasaan yang ada.

Baca Juga  BGN Larang Makanan Ultra Proses di MBG: Prioritaskan Produk UMKM Lokal

Dengan berkembangnya diskursus terkait RUU TNI, penting untuk diingat bahwa peran militer dalam menjaga kedaulatan negara tidak hanya terkait dengan peran konvensional, tetapi juga dalam bidang sosial, ekonomi, dan teknologi yang semakin krusial bagi masa depan pertahanan Indonesia.

“SIAGA 98 tetap memegang teguh prinsip bahwa TNI tidak boleh berpolitik dan tidak boleh menjadi alat politik dalam kekuasaan presiden yang tidak dibatasi periode,” tandas Hasanuddin.*Boelan

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Hasanuddin Koordinator SIAGA 98Kembalinya Dwifungsi ABRIKomisi I DPR RIRUU TNISimpul Aktivis Angkatan 1998
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

JPU KPK: Hasto Diduga Terlibat Upaya Merintangi Penyidikan Kasus Harun Masiku

Posting Selanjutnya

Penyidik Tipikor Mabes Polri Geledah PTPN I Surabaya, 6 Kotak Dokumen Diamankan

Related Posts

Menag Nasaruddin Umar Umumkan Hasil Sidang Isbat: 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

18 Mei 2026

Beredar Undangan Catut Nama BGN, Bimtek SPPG Nasional 2026 Dipastikan Palsu

10 Mei 2026

SIAGA 98: Pernyataan Amien Rais Hoaks, ‘Black Campaign’ Cederai Etika Demokrasi

3 Mei 2026

ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

29 April 2026

Viral Anggaran Rp1,2 Triliun SIPGN, BGN Pastikan Transparansi dan Keamanan Data Nasional

23 April 2026

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026
Posting Selanjutnya
Kantor PTPN I Regional 4 Surabaya

Penyidik Tipikor Mabes Polri Geledah PTPN I Surabaya, 6 Kotak Dokumen Diamankan

Terkait Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024, Sufmi Dasco: Tuntaskan di Tahun 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Tinjau PLTP Darajat, Bupati Garut Dorong Swasembada Energi Bersih dan Ekonomi Berkelanjutan

21 Mei 2026

Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Perkuat Kedaulatan dan Pertahanan Nasional

19 Mei 2026

Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

18 Mei 2026

Menag Nasaruddin Umar Umumkan Hasil Sidang Isbat: 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

18 Mei 2026

MBG Jadi Mesin Ekonomi Nasional: Puluhan Ribu SPPG Gerakkan Hampir 1 Juta Tenaga Kerja dan Rp1 Triliun Per Hari

16 Mei 2026

Penggerebekan Markas Judol WNA di Jakbar, Puan: Jangan Biarkan Indonesia Jadi Basis Operasi

15 Mei 2026

Beredar Undangan Catut Nama BGN, Bimtek SPPG Nasional 2026 Dipastikan Palsu

10 Mei 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Sjafrie Sjamsoeddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Smartboard, Teknologi Pembelajaran Digital yang Menjadi Program Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mendagri: Moratorium Pemekaran Daerah Otonomi Baru Tidak Berlaku untuk Usulan Daerah Istimewa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lawatan Diplomatik Presiden Prabowo: Hadiri Sidang Umum PBB, Kunjungi Kanada hingga Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Pilot Tempur Indonesia Sukses Terbang Solo Rafale di Prancis, Perkuat Pertahanan Udara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio