Sorot Merah Putih, Jakarta – Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji dan tunjangan anggota DPR RI merebak di berbagai daerah dalam beberapa hari terakhir.
Desakan publik agar fasilitas mewah DPR dievaluasi kini mendapat respons serius dari parlemen.
Sebanyak delapan fraksi DPR RI menyatakan siap mengevaluasi, bahkan menghentikan, pemberian tunjangan perumahan dan fasilitas lain yang dinilai melukai rasa keadilan masyarakat.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI Budisatrio Djiwandono menegaskan, pihaknya mendengar keluhan masyarakat dan berkomitmen untuk meninjau ulang berbagai fasilitas anggota Dewan.
“Kami siap untuk meninjau ulang serta menghentikan tunjangan-tunjangan yang mencederai perasaan dan kepercayaan rakyat. Dengan tulus saya memohon maaf apabila selama ini kinerja fraksi kami belum cukup mengakomodir aspirasi rakyat,” ujar Budi, dikutip Rabu (3/9/2025).
Sikap serupa datang dari Fraksi Partai Golkar. Ketua Fraksi Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji menekankan perlunya momentum ini dijadikan refleksi bagi seluruh anggota Dewan.
“Kita sudah menyatakan siap dievaluasi dan direvisi fasilitas kami jika dipandang berlebihan. Ini saatnya kita menjaga kepatutan diri dalam bersikap, berkata, berpenampilan, dan berperilaku,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Said Abdullah menegaskan partainya meminta agar tunjangan perumahan dihentikan karena menodai nilai etik politik.
“Politik bukan sekadar rasionalitas, tapi harus melekat etik, empati, dan simpati. Tunjangan bukan hanya soal jumlah, melainkan menyangkut nilai etik di hadapan rakyat,” kata Said.
Komitmen Transparansi dan Kesederhanaan
Dukungan serupa datang dari Fraksi PKB. Ketua Fraksi PKB Jazilul Fawaid menyatakan evaluasi tunjangan harus dibarengi peningkatan kinerja legislatif.
“Kami sudah sepakat mengevaluasi tunjangan dengan tetap mendorong agar kinerjanya meningkat. Kami juga akan mengawasi anggota DPR dari PKB agar bekerja lebih optimal,” tegasnya.
PKS melalui Sekjen M Kholid mendukung penuh penghapusan tunjangan rumah dinas DPR.
“Ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk pengelolaan APBN yang efektif, efisien, dan berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.
Fraksi PKS juga mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai komitmen pemberantasan korupsi dan mengingatkan aparat agar mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi aksi demonstrasi.
Fraksi Partai NasDem melalui Ahmad Sahroni menegaskan dukungan penuh terhadap evaluasi tunjangan.
“Saya dukung evaluasi total tunjangan anggota DPR. Untuk saya pribadi, semua gaji dan tunjangan sudah sejak lama saya kembalikan ke masyarakat. Itu wajib,” ungkap Sahroni, sebelum dirinya dinonaktifkan dari anggota DPR RI per 1 September 2025.
Fraksi PAN juga menyuarakan sikap yang sama. Ketua Fraksi PAN Putri Zulkifli Hasan menegaskan dukungan terhadap evaluasi fasilitas anggota Dewan sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan.
“Kami siap mengikuti proses evaluasi secara transparan dan sesuai prinsip kepatutan. Kesederhanaan harus menjadi sikap dasar anggota DPR,” tegasnya.
Partai Demokrat melalui Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan tunjangan DPR sebaiknya dibatalkan agar keuangan negara sepenuhnya untuk rakyat.
“Kami sepakat tuntutan mahasiswa dan publik agar tunjangan DPR dihentikan. Kami mohon maaf bila perilaku dan kegiatan kami selama ini belum mencerminkan wakil rakyat yang diharapkan,” kata Ibas.
Wujudkan Keberpihakan pada Rakyat
Dengan pernyataan resmi dari delapan fraksi tersebut, DPR RI kini dihadapkan pada momentum penting untuk menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat.
Evaluasi tunjangan perumahan dan fasilitas anggota Dewan dipandang sebagai langkah konkret merespons suara publik yang selama ini menilai parlemen hidup terlalu mewah di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang menghadapi kesulitan ekonomi.
Jika kebijakan ini benar-benar dijalankan, DPR RI akan menorehkan langkah bersejarah dalam membangun kepercayaan publik dan mengembalikan marwah lembaga legislatif sebagai wakil rakyat yang sesungguhnya.***
Baca juga :
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini
















