Sorot Merah Putih, Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan pentingnya peningkatan pelayanan publik di seluruh jajaran Korlantas Polri serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Penegasan itu disampaikan selaras dengan kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Pernyataan tersebut disampaikan Irjen Agus dalam rapat bersama Komisi III DPR RI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/11/2025). Ia menekankan bahwa kondisi lalu lintas menggambarkan budaya dan dinamika sebuah negara.
“Jadi ketika seseorang datang ke negara, yang akan dilihat adalah lalu lintasnya. Lalu lintas itu urat nadi kehidupan. Hari ini Bapak datang ke sini menggunakan kendaraan, menggunakan jalan. Pentingnya aktivitas dan produktivitas lalu lintas, oleh sebab itu, lalin itu harus aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa modernisasi lalu lintas tidak dapat dipisahkan dari perkembangan transformasi digital. Korlantas, kata Agus, terus memperkuat digitalisasi layanan untuk memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat.
“Namun demikian, bahwa tugas pokok kami adalah mewujudkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar, melayani masyarakat, termasuk juga pendekatan hukum,” ucapnya.
Agus juga menekankan pentingnya memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan memiliki standar keselamatan yang baik. “Kami akan memastikan bahwa saat ini, bagaimana kita sama-sama memastikan bahwa bagaimana kita menciptakan kendaraan yang berkeselamatan. Ini penting sekali karena kaitannya dengan kecelakaan,” lanjut dia.
Lebih jauh, ia memaparkan tiga kebijakan Kapolri yang menjadi dasar transformasi di Korlantas, meliputi transformasi organisasi, digital, dan pelayanan publik.
“Yang pertama adalah transformasi organisasi. Terima kasih Pak Ketua, kalau memang nanti organisasi harus besar, tentunya nanti masyarakat yang akan menilai, dan dari Komisi III juga yang akan menilai,” tuturnya.
Dalam hal operasional, Agus menyampaikan bahwa peningkatan kinerja terus dilakukan. Ia juga meminta jajaran direktorat lalulintas hadir di lapangan.
“Yang kedua adalah transformasi operasional. Saya perintahkan dirlantas tidak hadir di ruangan, Sabtu–Minggu harus di jalan. Kami harus operasional, karena kami harus menjadi pahlawan-pahlawan keselamatan di jalan,” paparnya.
Ia menyebutkan bahwa kecelakaan lalu lintas dapat terjadi setiap saat sehingga kegiatan patroli dan pengawasan perlu berjalan optimal.
Agus kemudian menyinggung transformasi pelayanan publik sebagai kebijakan ketiga Kapolri. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara dekat dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Ini sangat penting, sebagaimana tadi disinggung Pak Ketua, bahwa bagaimana kita menjadi pelayan untuk masyarakat, sehingga kita harus dekat dengan masyarakat dan bertransformasi ke digital,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Korlantas terus mengedepankan program Polantas Menyapa sebagai bentuk pendekatan humanis di lapangan.
“Jadi saat ini Pak Ketua, kami sebagai Korlantas tidak bangga untuk melakukan pendekatan hukum, tetapi kami bangga terlalu dekat dengan masyarakat. Ini sudah kami buktikan dengan program Polantas Menyapa,” tuturnya.
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini
















