• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Minggu, Mei 3, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Nasional

80 Tahun Usia Kemerdekaan dan Mimpi Pejuang Serta Para Pendiri Bangsa

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
12 Agustus 2025
di Nasional
Waktu membaca: 3 menit lebih
A A
0
Irjen Pol. Dr. Andry Wibowo, S.I.K., M.H., M.Si.,

Irjen Pol. Dr. Andry Wibowo, S.I.K., M.H., M.Si., (foto Ist dok SMP)

oleh :
Dr. H. Andry Wibowo, SIK MH., Msi

Sorot Merah Putih – Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah hasil pengorbanan seluruh pejuang dan para pendiri bangsa demi terwujudnya negara Indonesia yang berdaulat, aman, adil dan makmur.

BacaLainnya

SIAGA 98: Pernyataan Amien Rais Hoaks, ‘Black Campaign’ Cederai Etika Demokrasi

3 Mei 2026

ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

29 April 2026

Viral Anggaran Rp1,2 Triliun SIPGN, BGN Pastikan Transparansi dan Keamanan Data Nasional

23 April 2026

Pengorbanan hidup para pejuang tentu menjadi catatan sejarah yang mesti diwariskan dan ditanamkan pada jiwa dan pikiran seluruh rakyat sebagai nilai moral kehidupan bangsa Indonesia.

Semangat pengorbanan adalah nilai utama agar kehidupan soial dan politik bangsa Indonesia dapat berjalan sesuai dengan etika moral, konstitusi, juga hukum, seiring pertumbuhan dan perkembangan masyarakat.

Pengingkaran atas pengorbanan para pejuang bangsa menjadi pintu masuk terjadinya bencana dalam kehidupan politik dan sosial.

Sikap pragmatisme akut yang terjadi pada negara negara gagal ketika menjalankan kehidupan politik dan sosial menjadi epicentrum kerusakan yang mengakibatkan tidak saja gagalnya cita-cita pembangunan nasional, namun lebih dari itu melemahkan kedaulatan politik, menimbulkan berbagai ancaman terhadap keamanan nasional, serta munculnya rasa ketidakadilan dan potensi gagalnya upaya mewujudkan kemakmuran bangsa. 

Jika boleh bercermin kepada negara maju dan berhasil hal paling fundamental yang dirasakan dari kehidupan mereka adanya semangat untuk melindungi dan membangun kehidupan kolektif bangsanya.

Kehidupan yang berpegang teguh pada komitmen dan konsensus kebangsaan seperti yang dialami oleh bangsa China, Amerika, Jepang, Korsel, Singapura.

Hal demikian nampak ketika pengaruh negara dirasakan pada semua sektor kehidupan, mulai dari kuatnya nilai mata uang sampai dengan terkendalinya mata rantai kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Kenapa China Berkembang dan Maju

Contoh aktual upaya proteksi sebuah negara adalah ancaman presiden Trump kepada seluruh dunia tidak terkecuali Indonesia soal tarif perdagangan.

Hal yang menunjukkan betapa superiornya negara Amerika Serikat atas negara lain di dunia, termasuk dunia ketiga.

Dengan kepemimpinan yang baru, dalam usia kemerdekaannya yang ke 80 tahun, Negara Kesatuan Republik Indonesia diharapkan mampu menjaga mimpi besar para pejuang bangsanya,  mewujudkan Indonesia yang berdaulat, aman, adil dan makmur.

Upaya dasar dan utama untuk mewujudkannya, selain melalui program pembangunan nasional adalah mendesaknya konsolidasi kepemimpinan nasional. Terutama dalam membangun apa yang disebut dengan semangat kejuangan para pemimpin politik, birokrasi, pemerintahan, militer, hukum dan kepolisian.

Sikap dan tindakan yang memberi ketauladanan bagi rakyat dan mencerminkan semangat para pejuang dan pendiri bangsa.

Sikap dan tindakan para tokoh seperti Soekarno, Hatta, KH. Hasyim Ashari, Cut Nya Dien dan Kartini, Diponegoro, Sudirman ataupun Hoegeng, serta banyak tokoh pejuang lainnya, tidak sekedar dimaknai sebagai simbol nasionalisme personal.  Sikap ini harus dapat bertransformasi menjadi jatidiri kolektif para pemimpin disemua tingkatan struktural sosial dan politik.

Sikap dan tindakan pemimpin yang cinta tanah air melalui pengabdian terhadap bangsa tanpa pamrih, taat pada hukum dan berpegang teguh pada etik moral, serta berani bertanggung jawab dalam menjalankan mandat kekuasaan, menjadi basis orientasi dan tujuan utama dari sebuah pengabdian.

Prasyarat ini teramat penting untuk memastikan terwujudnya mimpi para pejuang dan pendiri bangsa tentang Indonesia merdeka.

Namun, jika pejuang dan pendiri bangsa hanya dijadikan komoditas propaganda sosial politik tanpa ketauladanan sikap para pemimpin, maka mimpi besar Indonesia merdeka menjadi jauh panggang dari api.

Jika dahulu sikap dan tindakan para pejuang dan para pendiri bangsa dapat membawa Indonesia merdeka, maka ketauladanan para pemimpin saat ini untuk menjaga asa terwujudnya Indonesia yang berdaulat, aman, adil dan makmur mutlak diperlukan.

Baca Juga  Kemenko Polhukam Dorong Revisi UU Pemda untuk Perkuat Sinergi dan Harmonisasi Pusat-Daerah

Peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus 1945 menjadi momen refleksi sekaligus peneguhan sikap, cita cita kemerdekaan harus diwujudkan sebagai rasa hormat kepada para pejuang dan pendiri bangsa.***

“Dirgahayu Indonesiaku ke-80”.

Jakarta, 12 Agustus 2025

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Dr. H. Andry Wibowo SIK MH Msi.HUT RI ke 80Kemerdekaan dan Mimpi PejuangPara Pendiri Bangsa
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

KPK Cegah Eks Menag, Stafsus dan Biro Haji ke Luar Negeri Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023-2024

Posting Selanjutnya

HUT ke-80 RI di Istana: 16 Ribu Undangan, Tamu Resmi Wajib Kenakan Pakaian Adat

Related Posts

SIAGA 98: Pernyataan Amien Rais Hoaks, ‘Black Campaign’ Cederai Etika Demokrasi

3 Mei 2026

ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

29 April 2026

Viral Anggaran Rp1,2 Triliun SIPGN, BGN Pastikan Transparansi dan Keamanan Data Nasional

23 April 2026

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

Inovasi Korlantas Polri: ETLE Handheld Tingkatkan Efektivitas Penindakan di Jalan

2 April 2026

BGN Ungkap Skema Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan 93 Persen untuk Program MBG

31 Maret 2026
Posting Selanjutnya

HUT ke-80 RI di Istana: 16 Ribu Undangan, Tamu Resmi Wajib Kenakan Pakaian Adat

Menko AHY saat memberikan pengarahan pada kelas materi peserta Retret Kadin Indonesia 2025 di Magelang

Menko AHY: Infrastruktur Tulang Punggung Pembangunan, Kadin Punya Peran Strategis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

SIAGA 98: Pernyataan Amien Rais Hoaks, ‘Black Campaign’ Cederai Etika Demokrasi

3 Mei 2026
Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026

Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Rp116 Triliun di Cilacap

30 April 2026

ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

29 April 2026

KPK Dorong Reformasi Tata Kelola Parpol untuk Cegah Korupsi Politik Sejak Hulu

27 April 2026

Rocky Gerung Hadiri Pelantikan Jumhur Hidayat, Soroti Isu Lingkungan Jadi Penentu Politik Gen Z

27 April 2026

KPK-Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin Berintegritas di Tengah Ancaman Konflik Kepentingan

24 April 2026
dok KAI

COO Danantara Dony Oskaria Pacu Modernisasi KAI untuk Transportasi Massal Terintegrasi Berkelanjutan

23 April 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rocky Gerung Hadiri Pelantikan Jumhur Hidayat, Soroti Isu Lingkungan Jadi Penentu Politik Gen Z

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Rp116 Triliun di Cilacap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar Makna Aktivis Pergerakan dari Hariman Siregar dan Bursah Zarnubi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio