• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Kamis, April 23, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Viral

Novel Menyoal Nyanyian Hasto “Revisi UU KPK Titipan Jokowi”, ProJo Bantah: Jangan Diputarbalikan!

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
25 Februari 2025
di Viral
Waktu membaca: 4 menit lebih
A A
0
Kbri-Gedung Merah Putih KPK

Kbri-Gedung Merah Putih KPK

Sorot Merah Putih, Jakarta – Ketua Umum ProJo, Budi Arie Setiadi, berkeyakinan Presiden RI ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak terlibat dalam “titip-menitip” Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disebut-sebut hanya melemahkan lembaga antirasuah dalam memberantas korupsi.

Hal itu disampaikan Budi Arie menanggapi klaim dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melalui video yang diunggah di beberapa kanal Youtube dengan judul “Pelemahan KPK oleh Jokowi”.

BacaLainnya

Aktor Nicholas Saputra

‘Mundur Pak’: Cuitan Nicholas Saputra Soal Insiden Ojol Tewas Dibanjiri Dukungan Warganet

29 Agustus 2025
kampus Ganesha yang berada di Jl. Ganesha No. 10 Siliwangi, Kota Bandung

Viral Meme Berujung Tersangka, Ketua Komisi III Minta Penangguhan Penahanan Mahasiswi ITB

11 Mei 2025
dok TEMPO

Host Siniar Tempo Terima Paket Berisi Kepala Babi, Diduga Teror Terhadap Jurnalis

20 Maret 2025

Menurut Menteri Koperasi, Budi Arie, pernyataan Hasto seperti yang disampaikan di video yang beredar merupakan hoaks.

“Nggak mungkin (terlibat). Pak Jokowi ini Presiden dan pemimpin yang sangat konsisten dalam memberantas korupsi. Jangan diputarbalikan, ya,” tegas Budi.

Saat ditanya awak media, siapa yang menginisiasi RUU KPK, Budi meminta hal tersebut ditanyakan langsung kepada Hasto.

“Ya tanya beliau, dia yang ngomong kok. Itu kan tuduhan yang menurut saya secara fakta tidak benar, ya,” tukas Budi.

Sebelumnya, mantan Penyidik KPK, Novel Baswedan membenarkan, dirinya pernah bertemu dan berbincang dengan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

Pertemuan tersebut membahas alasan revisi Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2019, yang disebut-sebut sebagai pelemahan KPK.

“Jadi disekitar 3 Juni 2024, saya hadiri undangan di Universitas Indonesia (UI) dalam acara peluncuran buku dan orasi ilmiah Prof. Sulistyowati Irianto. Diantara banyak tamu yang hadir, saya bertemu pak Hasto,” ujar Novel melalui kanal Youtube @NovelBaswedanOfficial yang diunggah Selasa (25/02/2025).

Baca Juga  Dukung Percepatan Kedaulatan Pangan, KPK Dorong Antisipasi Risiko Alih Fungsi Lahan

Novel pun menceritakan ketika bertemu dengan Hasto, dia langsung menanyakan mengapa melakukan pelemahan KPK dengan revisi UU dan penyingkiran tokoh-tokoh penting KPK.

“Ketika bertemu tersebut, saya tanyakan kepada yang bersangkutan (Hasto) mengapa melakukan pelemahan terhadap KPK dengan revisi UU dan dilanjutkan dengan penyingkiran tokoh-tokoh penting KPK? Hingga KPK benar-benar lumpuh,” katanya.

Karena keingintahuannya, Novel pun mempertanyakan motif dari revisi UU KPK, yang menurutnya, akan menjadi persoalan yang berkepanjangan dan semakin besar.

“Apakah bisa suatu negara memajukan, memakmurkan tanpa membereskan dan membersihkan praktik korupsi,” tanya dia.

Novel mengaku saat itu menyampaikan pengetahuannya bahwa Hasto adalah teman dekat mantan Ketua KPK Firli Bahuri.

“Saya juga sampaikan pengetahuan saya bahwa Hasto adalah teman dekat Firli Bahuri yang merusak KPK. Tapi soal itu ndak dijawab,” imbuhnya.

Menurut Novel, saat itu Hasto menjawab secara singkat pertanyaan yang mirip dengan pernyataannya yang beredar lewat video berdurasi 5 menit dalam unggahan akun YouTube koreksi_org dengan judul “Nyanyian Hasto: Jokowi, Revisi UU KPK dan Dana Rp3 Juta USD”.

“Dan waktu itu secara singkat yang bersangkutan (Hasto) menjawab kurang lebih sebagaimana dalam rekaman tersebut. Tetapi karena situasi acara, maka hanya bicara singkat saja,” aku Novel.

“Hasto pun bilang saat itu, sebetulnya yang melemahkan KPK itu pak Jokowi,” tambahnya.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, membahas terkait siasat Jokowi melemahkan KPK tersebar di media sosial.

Dalam video tersebut Hasto menyinggung soal revisi Undang-Undang (UU) KPK 2019.

Dalam video itu, Hasto tampak berdiri menggunakan batik lengan pendek. Ia dengan tenang menjelaskan bagaimana revisi UU KPK dengan menyebut nama presiden ke-7 itu.

Baca Juga  Waspada Penipuan Berkedok Media Berlogo KPK Tengah Beredar di Maluku Utara

Saat itu, Hasto mengaku ngobrol dengan Jokowi di istana. Jokowi berencana mendorong anaknya, Gibran Rakabuming menjadi Wali Kota Solo, dan menantunya Bobby Nasution sebagai Wali Kota Medan.

“Karena saya tegaskan bahwa ketika Mas Gibran dan Mas Bobby menjadi Wali Kota maka dengan mudah akan terkena operasi tangkap tangan dari KPK dan juga aparat penegak hukum yang lain,” kata Hasto.

Beberapa waktu setelah pertemuan itu. kata Hasto, dirinya kemudian didatangi seorang Menteri. Ia tak menjelaskan siapa Menteri dimaksud.

“Beliau mengatakan kepada saya sudah mendapatkan arahan dari Presiden Jokowi untuk melakukan revisi UU KPK, saat itu dijelaskan berbagai pasal-pasal penting misalnya bahwa pimpinan KPK tidak otomatis bertindak sebagai penyidik, kemudian ada beberapa pasal yang tidak memungkinkan bagi penyidik independen untuk bergabung di KPK,” paparnya.

Bahkan, Hasto membeberkan ada uang yang disiapkan untuk memuluskan rencana itu.

“Pak Menteri yang menjadi kepercayaan dari Pak Jokowi menyampaikan bahwa kira-kira akan diperlukan dana sebesar 3 juta US dolar untuk menggolkan revisi Undang-Undang KPK,” ujar Hasto.

Meski mendapat penolakan dan tekanan publik. Revisi itu berjalan mulus.

“Kenapa berjalan mulus? Karena Presiden Jokowi punya kepentingan untuk melindungi Mas Gibran dan Mas Bobi, maka sejarah mencatat bahwa Revisi UU KPK ini dilaksanakan sebelum pelaksanaan Pilkada serentak dimana Mas Gibran dan Mas Bobby berproses sebagai Walikota,” tandas Hasto.

Sebagai informasi, Dewan Perwakilan Rakyat dalam Rapat Paripurna kesembilan tahun sidang 2019-2020 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/09/2019) silam, mengesahkan revisi UU KPK no. 30 tahun 2002 menjadi UU no. 19 tahun 2019. Saat itu Novel Baswedan masih aktif sebagai Penyidik KPK di era kepemimpinan Firli Bahuri.*Boelansorotmerahputih

Baca Juga  Viral Meme Berujung Tersangka, Ketua Komisi III Minta Penangguhan Penahanan Mahasiswi ITB

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriKomisi Pemberantasan KorupsiKPKNovel BaswedanPelemahan KPK oleh JokowiRevisi UU "Titipan Jokowi"“Nyanyian Hasto: Jokowi Revisi UU KPK dan Dana Rp3 Juta USD”
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Megawati Tak Larang Kepala Daerah Terpilih dari Kadernya Ikut Retreat, Ini Penjelasan Jubir PDI Perjuangan

Posting Selanjutnya

KPK Kuatkan Budaya Antikorupsi dalam Keluarga kepada Pejabat Pemkab Sidoarjo

Related Posts

Aktor Nicholas Saputra

‘Mundur Pak’: Cuitan Nicholas Saputra Soal Insiden Ojol Tewas Dibanjiri Dukungan Warganet

29 Agustus 2025
kampus Ganesha yang berada di Jl. Ganesha No. 10 Siliwangi, Kota Bandung

Viral Meme Berujung Tersangka, Ketua Komisi III Minta Penangguhan Penahanan Mahasiswi ITB

11 Mei 2025
dok TEMPO

Host Siniar Tempo Terima Paket Berisi Kepala Babi, Diduga Teror Terhadap Jurnalis

20 Maret 2025
band post-punk Sukatani

Viral Lagu “Bayar Bayar Bayar”, IPW: Kritik Sosial dalam Ekspresi Seni Dilindungi Konstitusi

22 Februari 2025
Posting Selanjutnya
Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi, yang hadir sebagai narasumber dalam Pelatihan Keluarga Berintegritas dalam Rangka Bela Negara yang diikuti oleh para pejabat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah

KPK Kuatkan Budaya Antikorupsi dalam Keluarga kepada Pejabat Pemkab Sidoarjo

Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang di Kantor Kemhan, Jakarta

Kemhan Pastikan Bukan Kembalikan Dwifungsi ABRI, Penempatan TNI Aktif Semata Memperkuat Kedaulatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

MBG yang Bersih, Dampak yang Berlipat: Dari Gizi Siswa hingga Penggerak Ekonomi Lokal

22 April 2026

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

KPK Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan BRIN di Tengah Risiko Korupsi Sektor Riset

10 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Konsensus Kebangsaan Jadi Fondasi Utama Negara

9 April 2026
dok MKRI

MK Gelar Uji Materi UU APBN 2026, Soroti Skema dan Legalitas Program Makan Bergizi Gratis

3 April 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Logo Baru, Semangat Baru: Pindad Tegaskan Komitmen Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenapa China Berkembang dan Maju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Pilot Tempur Indonesia Sukses Terbang Solo Rafale di Prancis, Perkuat Pertahanan Udara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Mayjen (Purn) Glenny Kairupan, Direktur Utama Baru Garuda dengan Latar Militer dan Pengalaman Panjang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio