Sorot Merah Putih, Jakarta – Aktor Nicholas Saputra ikut bersuara terkait insiden tragis yang menewaskan pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (27), setelah terlindas kendaraan taktis (Rantis) Barakuda milik Brimob, pada Kamis malam (28/8/2025).
Melalui akun media sosial X (Twitter) @nicsap, Nicholas mengunggah komentar singkat namun tegas yang langsung viral dan memicu perdebatan publik.
“Mundur Pak,” tulis Nicholas menanggapi berita yang memuat pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Cuitan singkat tersebut sontak menuai perhatian besar. Dalam hitungan jam, unggahan Nicholas dibanjiri ribuan komentar, dibagikan ulang (retweet) ribuan kali, dan meraih puluhan ribu tanda suka.
Kapolri Sampaikan Permintaan Maaf
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban dan komunitas ojek online.
“Kami menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf dari institusi Polri. Saya juga minta maaf pada seluruh keluarga besar ojek online,” ujar Listyo Sigit dalam keterangannya.
Namun, permintaan maaf tersebut dinilai sebagian pihak belum cukup untuk menebus kehilangan nyawa korban. Dukungan publik terhadap komentar Nicholas mencerminkan meluasnya kekecewaan terhadap kinerja kepolisian dalam penanganan demonstrasi yang berujung maut ini.
Respons Warganet dan Tekanan Publik
Kolom balasan unggahan Nicholas dipenuhi komentar dukungan. Sejumlah warganet menuliskan kritik pedas, seperti “Nyawa kok dibayar maaf” hingga “Louder, King!”
Tak sedikit pula yang menyinggung peran Nicholas di layar lebar, meminta sang aktor konsisten dengan sikapnya dan tidak lagi memerankan sosok polisi dalam film.
Figur Publik dan Dampak Moral
Sikap Nicholas Saputra menjadi sorotan lantaran jarang ada figur publik populer yang secara terbuka meminta seorang pejabat tinggi mundur. Tindakannya dinilai menambah tekanan moral bagi institusi Polri di tengah sorotan tajam masyarakat atas insiden ini.
Kasus ini diperkirakan akan terus menjadi pembahasan publik, terutama setelah muncul desakan dari berbagai pihak agar dilakukan investigasi transparan dan evaluasi terhadap prosedur pengamanan aksi demonstrasi.*Van
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini














