Sorot Merah Putih, Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Komandan Komando Operasi Khusus Amerika Serikat (USSOCOM), Jenderal Bryan Fenton, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2025).
Seskab Teddy mengatakan, dalam kunjungan tersebut, Jenderal Fenton secara langsung menganugerahkan medali kehormatan USSOCOM kepada Presiden Prabowo sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam memperkuat kerja sama strategis di bidang pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

“Hari ini saya kembali bertemu dengan Jenderal Bryan Fenton, yang saya kenal sejak 2020 saat beliau bertugas di Kementerian Pertahanan AS,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan resmi usai mendampingi Presiden.
Seskab Teddy menjelaskan bahwa pertemuan ini bukan semata seremoni kenegaraan, tetapi mencerminkan eratnya hubungan pertahanan dan diplomasi militer kedua negara.
Ia menilai Fenton sebagai sosok militer profesional yang aktif membangun kepercayaan dan komunikasi strategis di kawasan.
“Jenderal Fenton adalah alumni militer Amerika Serikat yang menjabat komandan Pasukan Khusus dan Ranger. Ia selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemitraan,” ungkap Teddy.

Menurutnya, penghargaan USSOCOM kepada Presiden Prabowo menjadi pengakuan atas kepemimpinan Indonesia yang semakin diperhitungkan dalam menjaga stabilitas regional dan menghadapi ancaman global.
“Ini bukan hanya bentuk penghormatan pribadi, tapi juga cerminan reputasi Indonesia di mata dunia sebagai mitra strategis dalam solidaritas keamanan internasional,” tegas Teddy.
Seskab Teddy menjelaskan alasan Presiden Prabowo memberkan Medali Kehormatan, Jenderal Fenton menilai kepemimpinan Prabowo visioner dan membawa kemitraan AS–Indonesia ke level lebih tinggi.
“Dedikasi, kepemimpinan, dan komitmen teguh Presiden Prabowo Subianto yang luar biasa telah menghasilkan kemitraan yang tak ternilai dengan Pasukan Operasi Khusus dan mencerminkan penghargaan yang besar kepadanya, Republik Indonesia, Pasukan Operasi Khusus di seluruh dunia, dan Komando Operasi Khusus Amerika Serikat,” ujar Fenton.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini















