Sorot Merah Putih – Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan hingga saat ini tim investigasi independen terkait demo ricuh belum dibentuk. Ia menekankan, jika nantinya dibentuk, tim tersebut diharapkan dapat fokus mengungkap hal-hal yang berada di luar jangkauan penyelidikan polisi.
Proses penyelidikan sejauh ini memang telah dilakukan aparat penegak hukum. Namun, menurut Yusril, jangkauan penyidik hanya sebatas pengungkapan aktor intelektual berdasarkan fakta di lapangan.
“Kalau aparat penegak hukum, kan sebenarnya mengumpulkan fakta-fakta dan melakukan questioning dalam penyidikan. Tentu juga mencari siapa aktor intelektual di balik ini,” ujar Yusril melalui akun YouTube-nya, Sabtu (13/9/2025).
Yusril menilai, aparat penegak hukum tidak dapat menjangkau ranah politik dalam penyelidikan. Ia berharap tim independen nantinya bisa fokus mencari bukti lebih lanjut dan mengungkap dalang di balik kejadian ricuh tersebut.
“Jangkauan polisi sebagai penyidik tidak sampai ke ranah politik. Siapa yang terlibat di politiknya, bagus kalau ada tim independen untuk menyelidiki lebih jauh. Fokusnya bukan lagi pada pelaku penganiayaan atau perusakan, karena itu sudah ditangani polisi,” jelas Yusril.
Ia menambahkan, tim independen diharapkan mampu menelusuri hal-hal yang tidak dapat dijangkau oleh kepolisian, termasuk penyandang dana dan rencana mereka, baik di dalam maupun luar negeri.
“Kalau tim independen ini bekerja untuk mengungkap siapa dalang semua ini, siapa penyandang dana, apa yang mereka lakukan, saya salut. Tim itu memang harus dibentuk jika tugasnya seperti itu. Nanti kita lihat hasilnya; alhamdulillah jika bekerja bagus. Jangan sampai tim dibentuk tapi hasilnya mengecewakan,” pungkas Yusril.(van)
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini
















