Sorot Merah Putih, Bogor – Kegiatan Retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2026 yang difasilitasi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) resmi berakhir, Minggu (1/2/2026).
Penutupan dipimpin Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan, Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, di Lapangan Tembak Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Bogor.
Prosesi penutupan ditandai dengan penanggalan tanda peserta, penyematan brevet bela negara, serta penyerahan sertifikat kepada peserta yang sekaligus dikukuhkan sebagai Kader Bela Negara.

Dalam sambutan Sekjen Kemhan yang dibacakan Kepala BPSDM Pertahanan, Kemhan mengapresiasi komitmen peserta yang mengikuti seluruh rangkaian retret hingga tuntas.
Partisipasi tersebut dinilai sebagai wujud nyata semangat bela negara sekaligus penguatan profesionalisme dan integritas insan pers.
“Bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama retret dapat diimplementasikan dalam praktik jurnalistik sehari-hari sebagai bentuk pengabdian nyata menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Sekjen Kemhan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia.
Ia menambahkan, keterlibatan wartawan dalam program bela negara menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan nasional dari sisi informasi. “Pers memiliki peran strategis dalam menjaga ruang publik tetap sehat, objektif, dan berorientasi pada kepentingan bangsa,” katanya.

Sehari sebelumnya, Sabtu (31/1/2026), para peserta mengikuti prosesi Api Semangat Bela Negara (ASBN) di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Kegiatan berlangsung khidmat dan sarat makna dengan tujuan menanamkan nilai dasar bela negara kepada insan pers.
Rangkaian ASBN diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, dan ikrar bela negara.
Suasana kebersamaan menguat saat penyalaan api semangat, pembacaan puisi “Lingkaran Persaudaraan”, penciuman Bendera Merah Putih, hingga doa bersama.
“Nilai yang kami tekankan adalah cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan pada Pancasila, rela berkorban, serta memiliki kemampuan awal bela negara,” ujar salah satu instruktur dalam kegiatan tersebut.
Retret ditutup dengan menyanyikan lagu “Bagimu Negeri” sebagai simbol komitmen peserta memperkuat persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air dalam peran jurnalistik mereka.
Sebagai informasi, Retret PWI 2026 dibuka pada Kamis (29/1/2026) di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Rumpin, Bogor.
Kegiatan yang dipimpin langsung Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia ini diikuti 160 peserta perwakilan PWI Pusat dan PWI Daerah dari seluruh Indonesia dan berlangsung selama empat hari, hingga 1 Februari 2026.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini
















