• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Kamis, April 16, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Opini

Kenang Mendiang Setyadharma S Pelawi: Selalu Hadir di Setiap Demonstrasi

Redaksi oleh Redaksi
2 Juli 2025
di Opini
Waktu membaca: 3 menit lebih
A A
0

Oleh: Marlin Dinamikanto

Kabariku – Saya lupa, kapan pertama kali mengenal Kang Tiya, begitu kami biasa memanggil aktivis yang usianya lebih tua dari usia rata-rata kami aktivis mahasiswa awal 1990-an.

BacaLainnya

ilustrasi

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

28 Maret 2026
ilustrasi

MBG (Makanan Bergizi Gratis): Antara Proyek Ambisius dan Kegagalan Komunikasi Politik

26 Maret 2026

Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

4 Maret 2026

Yang jelas saat aksi golf Rawamangun yang melibatkan mahasiswa Jakarta dan Bogor sekitar tahun 1994, saya sudah bertegur sapa dengan mendiang sebelum aksi dibubarkan dan kami berlarian. Juga saat aksi di bunderan patung kujang, Bogor, saat aksi advokasi dalam persidangan aktivis mahasiswa Universitas Pakuan Dedi Ekadibrata.

Memang di setiap aksi, lulusan Statistik Unpad angkatan masuk 1978 itu selalu hadir. Bukan saja pada era 1980-an dan 1990-an. Kabarnya pada 1978/1979 dia juga sudah terlibat aksi Dewan Mahasiswa dan penolakan NKK/BKK. Bukan hanya di Bandung, melakukan juga di Jabodetabek dan Surabaya. Satu catatan unik lainnya, mendiang pernah mendapatkan beasiswa meneruskan studi ke Perancis tapi lebih memilih hidup di sarang-sarang demonstran.

Bahkan di era pemerintahan sejak SBY hingga Jokowi, Setyadharma yang pernah kena serangan stroke dan menua tetap rajin mengiringi aksi-aksi protes yang dilakukan anak-anak muda. Bahkan yang membuat kalangan aktivis tertawa adalah pernah dituduh sebagai penyandang dana oleh aparat yang mengintrograsinya.

Sejak akhir 1980-an Setyadharma bergabung ke Jaringan Kerjasama Pelestarian Hutan Indonesia (Skephi) yang dipimpin oleh mas Indro Tjahjono. Di Non Government Organization (NGO) itu mendiang dipercaya oleh mas Indro mengelola Infight, saya lupa kepanjangannya. Secara faktual Infight memfasilitasi gerakan-gerakan berlawan Orde Baru yang kata Anders Uhlin dalam bukunya OPOSISI BERSERAK sedang pasang di Indonesia. Oleh karenanya sosok mendiang Kang Tiya begitu akrab di lingkungan aktivis awal 1990-an.

Baca Juga  Gelar Pahlawan Bukan untuk Gembong Koruptor dan Pelanggar HAM

Keberangkatan saya ke Palembang untuk mengadvokasi konflik pertanahan di Sumsel tidak terlepas dari peran Kang Tiya. Kala itu kami dari Aldera – termasuk di dalamnya Pijat – sedang aksi memprotes kenaikan harga kertas. Di saat bersamaan ada kelompok PRD yang mengawal aksi mogok makan si Pras dari SMID Surabaya. Nah, di sana juga ada aksi petani Sumsel yang dipimpin oleh Wahisun Wais. Kala itu Wahisun meminta kami yang sebagian besar berstatus mahasiswa untuk membackup petani Sumsel.

Untuk itu kami dari unsur Aldera mengutus Bang Tiya, Fajar Pramono dan saya sendiri rapat gabungan unsur Aldera dan PRD/SMID yang diwakili antara lain yang saya ingat Dita Indah Sari, Wignyo, Lukman dan Garda Sembiring. Hasil dari rapat adalah membuat organisasi taktis bermama Kesatuan Pergerakan Rakyat Indonesia (KPRI) yang mendelegasikan kepada saya, Fajar Pramono dan mendiang Farid Rasyad yang baru keluar penjara terkait kasus penangkapan 21 mahasiswa FAMI ke Palembang.

Pernah, suatu saat, saya dan Yuliyanti sedang di sekretariat Pijar di Percetakan Negara (1996-1997) kelaparan. Siang itu juga saya dan Yuli jalan kaki sekitar 3 Km ke Sumurbatu, tempat tinggal Kang Tiya. Itu jarak terdekat yang bisa diakses supaya kami tidak kelaparan. Itu pun untung-untungan. Iya kalau Kang Tiya ada di rumah. Kalau tidak bagaimana?

Beruntung Kang Tiya sedang momong anaknya semata wayang, Bayu, yang masih balita di rumah. Istrinya mbak Nia sudah bekerja di Penzoil. Agak mapanlah hidupnya. Selain mengurus Bayu, Kang Tiya juga memelihara ayam. Ada ratusan ekor ayam di kandang samping rumahnya di Jl Berlian.

Selesai makan dan bincang-bincang kami pun pamit. Pulang dibawain oleh-oleh telur ayam dan ongkos Rp 15 ribu. Padahal saya tahu, Kang Tiya bukan orang ada. “Baik banget ya,” kata Yuli dalam perjalanan pulang. Tetap saja kami pulang jalan kaki dalam keadaan perut sudah kenyang.

Baca Juga  Dari Alam ke Algoritma: Transformasi Kebutuhan dalam Tiga Generasi

Kenangan lainnya saat saya diajak Bang Beathor mengurus penerbitan di Repdem, organisasi yang pada akhirnya berlabuh menjadi sayap PDI Perjuangan. Kala itu saya membawa keluarga tinggal di kontrakan Bang Beathor. Kang Tiya sering datang. Dia kenal baik dengan istri saya, bahkan kenal baik dengan teman-teman ibunya Averroes yang sering datang ke kontrakan Bang Beathor di Rawabunga, Jatinegara.

Sebelum kembali ikut terlibat aksi bersama kombatan Prodem, Kang Tiya yang pernah kena serangan stroke hingga mobilnya tabrakan, dan dengan demikian kondisi fisiknya tidak lagi prima, sempat bekerja di Perkebunan Kelapa Sawit milik Burhan dan adiknya Iqbal di Kalimantan. Sekali-kali masih bertegur sapa lewat HP.

Terakhir kali bertemu, Jumat, 20 Juni di Sekretariat Indemo, Jl. Lautze 62-C saat dia duduk bersampingan dengan Bang Hariman Siregar, saya sempat mencandainya. “Kok kang Tiya sepertinya lebih tua dari Bang Hariman?” Bang Hariman senyum-senyum saja. Di sana ada Gusto, Bang Beathor, Herdi, Adnan Balfas, Dodo dan lainnya.

Rupanya itu candaan terakhir saya. Pada Ahad, 29 Juni sekitar pukul 17.15, di rumahnya, tanpa gejala sakit atau apa dikabarkan meninggal dunia. Kami berduka. Kenangku tentangmu tidak akan pernah kering seperti bunga. Semoga damai di keabadian Kang Tiya.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: AktivisDemonstranSetyadharma S Pelawi
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

KPAI-Kemensos Pastikan Modul Perlindungan Anak Masuk Kurikulum Sekolah Rakyat

Posting Selanjutnya

Cermati Ketat Situasi Timur Tengah, Menlu Sugiono Soroti Risiko Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Related Posts

ilustrasi

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

28 Maret 2026
ilustrasi

MBG (Makanan Bergizi Gratis): Antara Proyek Ambisius dan Kegagalan Komunikasi Politik

26 Maret 2026

Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

4 Maret 2026
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan bersejarah di Washington, D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/02/2026)

Agreement on Reciprocal Trade 19/02/2026: Preseden Buruk Diplomasi Indonesia

26 Februari 2026
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani Board of Peace (BoP) Charter pada Kamis, 22 Januari 2026 di Davos, Swiss

Board of Peace: Langkah Prabowo yang Dibenci Kaum Penonton Tapi Diperlukan oleh Bangsa Besar

31 Januari 2026

Jangan Biarkan Serakahnomic Hancurkan Kemanusiaan

1 Desember 2025
Posting Selanjutnya

Cermati Ketat Situasi Timur Tengah, Menlu Sugiono Soroti Risiko Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Bangun Generasi Berkarakter Lewat Kurikulum "Nyaah ka Indung"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

KPK Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan BRIN di Tengah Risiko Korupsi Sektor Riset

10 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Konsensus Kebangsaan Jadi Fondasi Utama Negara

9 April 2026
dok MKRI

MK Gelar Uji Materi UU APBN 2026, Soroti Skema dan Legalitas Program Makan Bergizi Gratis

3 April 2026

Inovasi Korlantas Polri: ETLE Handheld Tingkatkan Efektivitas Penindakan di Jalan

2 April 2026

Presiden Prabowo Tiba di Seoul, Disambut Hangat Diaspora Indonesia

1 April 2026

Pemerintah Luncurkan Delapan Butir Transformasi Budaya Kerja Nasional dan Kebijakan Energi

1 April 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menhan Sjafrie Bertemu Menhan USA Peter Hegseth, Bahas Stabilitas dan Keamanan Kawasan Asia Tenggara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lawatan Diplomatik Presiden Prabowo: Hadiri Sidang Umum PBB, Kunjungi Kanada hingga Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Logo Baru, Semangat Baru: Pindad Tegaskan Komitmen Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio