Sorot Merah Putih, Aceh – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menunjukkan kepeduliannya terhadap penanganan bencana di Sumatera dengan mengirimkan drone kargo berukuran besar untuk membantu distribusi bantuan ke wilayah terpencil yang masih sulit dijangkau akibat putusnya akses darat.
Drone yang dikirim Menlu Sugiono-putra kelahiran Aceh Tengah-diterima langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga. Ia menyatakan bantuan tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam menjangkau korban yang berada di lokasi terisolir.
“Bantuan drone ini sangat bermanfaat dan membantu pemerintah menjangkau wilayah yang masih terisolir. Kami rakyat Gayo mendoakan agar semua kebaikan ini menjadi amal ibadah,” ujar Haili Yoga, Minggu (7/12/2025).

Drone Kargo Solusi untuk Akses Terputus
Drone berukuran setara minibus itu memiliki kapasitas angkut 170-260 kilogram per-penerbangan dengan jangkauan mencapai 60 kilometer.
Teknologi ini menjadi alat vital untuk memastikan bantuan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pokok dapat dikirim cepat ke desa-desa yang hingga kini tidak bisa ditembus jalur darat.
Aceh Tengah termasuk salah satu wilayah terdampak terparah pasca banjir bandang dan longsor. Kondisinya yang berada di dataran tinggi membuat sejumlah desa masih sepenuhnya terisolasi.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, mengungkapkan bahwa sekitar 75 persen wilayah Aceh Tengah terdampak bencana. Hingga Kamis (4/12), tujuh kecamatan dan 98 desa masih terisolir, dengan 23 warga meninggal dunia dan 24 lainnya dinyatakan hilang.
“Untuk menjangkau wilayah terisolir, satu-satunya akses hanya melalui jalur udara,” jelas Andalika.
Diplomat Peduli: Solidaritas dari Para Diplomat Indonesia
Pengiriman drone ini merupakan bagian dari upaya besar Menlu Sugiono setelah sebelumnya melepas bantuan kemanusiaan dalam program solidaritas “Diplomat Peduli” pada Kamis (5/12) di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI.
Program tersebut merupakan hasil penggalangan donasi dari para diplomat Indonesia di seluruh dunia bagi korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bantuan secara simbolis diserahkan Menlu Sugiono kepada Deputi 1 Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati.
Dalam sambutannya, Menlu Sugiono menyampaikan duka cita mendalam atas besarnya dampak bencana yang melanda beberapa provinsi di Sumatera.
Ia menegaskan bahwa seluruh kekuatan nasional harus bergerak cepat membantu masyarakat terdampak, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Kemenlu bekerja sama dengan BNPB untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran.
Barang yang dikirim berfokus pada kebutuhan mendesak: kebutuhan bayi, bahan makanan, air minum, dan paket sembako. Seluruhnya didistribusikan bertahap sesuai perkembangan di lapangan.
Inisiatif “Diplomat Peduli” menjadi bukti bahwa jaringan diplomatik Indonesia dapat berperan aktif dalam membantu penanganan bencana di dalam negeri. Gerakan ini juga mencerminkan bahwa diplomasi yang kuat berangkat dari kepedulian terhadap bangsa sendiri.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini
















