• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Senin, April 13, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Nasional

Poros Jakarta Raya: Hentikan Serakahnomic dan Wujudkan Ekonomi yang Berkeadilan

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
6 Desember 2025
di Nasional
Waktu membaca: 3 menit lebih
A A
0

Sorot Merah Putih, Jakarta – Tragedi banjir bandang yang menenggelamkan wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini tak lagi dianggap sekadar bencana alam.

Dalam diskusi publik yang dihelat Poros Jakarta Raya di Kedai Tempo, Jakarta, para aktivis menyebut bencana itu sebagai “pesan keras” dari alam atas praktik ekonomi rakus yang mengabaikan kelestarian hutan dan kedaulatan negara.

BacaLainnya

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

Inovasi Korlantas Polri: ETLE Handheld Tingkatkan Efektivitas Penindakan di Jalan

2 April 2026

BGN Ungkap Skema Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan 93 Persen untuk Program MBG

31 Maret 2026

Diskusi bertajuk “Darurat Kedaulatan dan Darurat Bencana Lingkungan di Indonesia” itu menghadirkan dua aktivis senior, Standarkia Latief dan Bob Rinaldi Randilawe, dengan moderator Teddy Wibisana.

Sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan aktivis turut bergabung menyuarakan keprihatinan yang sama.

Bencana Bukan Datang Tiba-Tiba: Ada Jejak Serakahnomic di Baliknya

Menurut Standarkia Latief, banjir besar yang menghancurkan rumah dan merenggut ratusan nyawa di Sumatera merupakan akibat dari kerusakan hutan yang berlangsung bertahun-tahun.

Standarkia menilai laju deforestasi semakin tak terkendali dalam satu dekade terakhir.

“Penggundulan hutan makin massif, bukan menurun. Ini puncak dari serakahnomic-ekonomi yang rakus tanpa perhitungan,” tegasnya. Jumat (5/12/2025).

Standarkia menilai kebijakan yang memberi ruang luas bagi korporasi, terutama melalui UU Omnibus Law, telah memudahkan eksploitasi sumber daya alam.

Ia menyebut hadirnya jutaan kubik kayu gelondongan yang hanyut ke pemukiman saat banjir sebagai bukti paling nyata kerusakan ekosistem.

Pemerintah pusat pun dinilai lamban dalam menetapkan status darurat bencana nasional karena terbentur masalah fiskal.

Di saat yang sama, BNPB melaporkan 865 korban meninggal, 463 orang hilang, dan lebih dari 836 ribu warga mengungsi.

Baca Juga  Kapolda Metro Jaya Pantau Langsung Situasi Keamanan MayDay 2025 di Sekitar Gedung DPR-MPR RI

“Ini tragedi yang meminta pertanggungjawaban politik, bukan sekadar empati,” ujar Standarkia.

IMIP Disorot: Kedaulatan Negara dalam Bahaya

Tidak hanya soal lingkungan, diskusi juga menyoroti dugaan pelanggaran kedaulatan negara di Bandara IMIP.

Standarkia menuding bandara itu beroperasi di luar akses imigrasi dan bea cukai, sehingga diduga menjadi pintu masuk tenaga kerja asing ilegal dan jalur penyelundupan nikel.

“Ini ancaman kedaulatan yang telanjang. Bandara tidak boleh menjadi tempat persembunyian penyelundup kekayaan alam kita,” desaknya.

Teddy Wibisana, sebagai pemrakarsa diskusi, menambahkan bahwa pertahanan bangsa tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga pada jaminan bahwa kekayaan alam tidak dirampok oleh pihak asing maupun oknum dalam negeri.

Bencana Ekologi yang Terstruktur: Kritik Tajam dari Bob Rinaldi

Aktivis lingkungan Bob Rinaldi Randilawe menyebut banjir bandang Sumatera sebagai bencana ekologi yang terstruktur akibat pola ekonomi rakus. Ia menyoroti pembalakan liar yang merambah hutan lindung dan daerah aliran sungai di sepanjang Bukit Barisan.

“Negara lain juga menebang hutan, tapi mereka melakukan pemulihan. Di sini, tebang satu, hilang seribu,” katanya.

Ia menilai berbagai relaksasi aturan dalam pemerintahan sebelumnya—termasuk pelonggaran proses Amdal—menjadi salah satu pemicu kerusakan lingkungan yang makin parah.

Bob menyerukan audit lingkungan nasional, penegakan hukum tanpa pandang bulu, serta moratorium pembalakan hutan di wilayah-wilayah kritis. Ia menekankan pentingnya melibatkan masyarakat sekitar hutan yang selama ini terpinggirkan.

Seruan Bersama: Akhiri Serakahnomic, Wujudkan Ekonomi Berkeadilan

Diskusi ditutup dengan pesan: Indonesia membutuhkan perubahan paradigma pembangunan. Para aktivis menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tak boleh lagi bertumpu pada eksploitasi alam tanpa batas.

“Menjaga hutan adalah menjaga masa depan bangsa,” ujar Teddy.

Para peserta mendorong pemerintah memperkuat tata kelola lingkungan, mengakhiri praktik serakahnomic, dan menegakkan kedaulatan negara atas sumber daya alam.

Baca Juga  Kejagung Kembalikan Berkas Kasus Pagar Laut Tangerang, Minta Dialihkan ke Kortas Tipikor Polri

Banjir bandang di Sumatera, menurut mereka, bukan lagi sekadar musibah. Ia adalah tanda peringatan keras bahwa alam sedang menagih tanggung jawab manusia atas kerakusan yang telah berlangsung terlalu lama.***

Berita telah tayang di Kabariku.com

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Ekonomi BerkeadilanHentikan SerakahnomicPoros Jakarta Raya
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Menkeu Purbaya Masuk Daftar “Year in Search 2025”, Bersanding dengan Jumbo dan Gemini AI

Posting Selanjutnya

Diplomat Peduli, Menlu Sugiono Kirim Drone Kargo Raksasa untuk Bantu Wilayah Terisolasi Aceh

Related Posts

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

Inovasi Korlantas Polri: ETLE Handheld Tingkatkan Efektivitas Penindakan di Jalan

2 April 2026

BGN Ungkap Skema Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan 93 Persen untuk Program MBG

31 Maret 2026

BGN Tak Toleransi Praktik Curang, Mitra Mark Up Harga Terancam Disuspend Operasional

31 Maret 2026

Seskab Teddy: Presiden Hadirkan Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas Meriahkan Idulfitri

28 Maret 2026

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

26 Februari 2026
Posting Selanjutnya
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono sebelumnya melepas bantuan kemanusiaan dalam program solidaritas “Diplomat Peduli” pada Kamis (5/12) di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI

Diplomat Peduli, Menlu Sugiono Kirim Drone Kargo Raksasa untuk Bantu Wilayah Terisolasi Aceh

Wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh dari pantauan udara yang didokumentasikan pada Minggu, 7 November 2025. (dok BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Pastikan Pasokan Pangan Tercukupi, Perbaikan Infrastruktur Aceh Dipimpin KSAD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

KPK Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan BRIN di Tengah Risiko Korupsi Sektor Riset

10 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Konsensus Kebangsaan Jadi Fondasi Utama Negara

9 April 2026
dok MKRI

MK Gelar Uji Materi UU APBN 2026, Soroti Skema dan Legalitas Program Makan Bergizi Gratis

3 April 2026

Inovasi Korlantas Polri: ETLE Handheld Tingkatkan Efektivitas Penindakan di Jalan

2 April 2026

Presiden Prabowo Tiba di Seoul, Disambut Hangat Diaspora Indonesia

1 April 2026

Pemerintah Luncurkan Delapan Butir Transformasi Budaya Kerja Nasional dan Kebijakan Energi

1 April 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Konsensus Kebangsaan Jadi Fondasi Utama Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Logo Baru, Semangat Baru: Pindad Tegaskan Komitmen Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LAM Riau Dukung Prof. Dr. M. Syaifuddin Jadi Rektor UIN Suska 2025-2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio