• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Kamis, April 30, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Nasional

Poros Jakarta Raya: Hentikan Serakahnomic dan Wujudkan Ekonomi yang Berkeadilan

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
6 Desember 2025
di Nasional
Waktu membaca: 3 menit lebih
A A
0

Sorot Merah Putih, Jakarta – Tragedi banjir bandang yang menenggelamkan wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini tak lagi dianggap sekadar bencana alam.

Dalam diskusi publik yang dihelat Poros Jakarta Raya di Kedai Tempo, Jakarta, para aktivis menyebut bencana itu sebagai “pesan keras” dari alam atas praktik ekonomi rakus yang mengabaikan kelestarian hutan dan kedaulatan negara.

BacaLainnya

ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

29 April 2026

Viral Anggaran Rp1,2 Triliun SIPGN, BGN Pastikan Transparansi dan Keamanan Data Nasional

23 April 2026

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

Diskusi bertajuk “Darurat Kedaulatan dan Darurat Bencana Lingkungan di Indonesia” itu menghadirkan dua aktivis senior, Standarkia Latief dan Bob Rinaldi Randilawe, dengan moderator Teddy Wibisana.

Sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan aktivis turut bergabung menyuarakan keprihatinan yang sama.

Bencana Bukan Datang Tiba-Tiba: Ada Jejak Serakahnomic di Baliknya

Menurut Standarkia Latief, banjir besar yang menghancurkan rumah dan merenggut ratusan nyawa di Sumatera merupakan akibat dari kerusakan hutan yang berlangsung bertahun-tahun.

Standarkia menilai laju deforestasi semakin tak terkendali dalam satu dekade terakhir.

“Penggundulan hutan makin massif, bukan menurun. Ini puncak dari serakahnomic-ekonomi yang rakus tanpa perhitungan,” tegasnya. Jumat (5/12/2025).

Standarkia menilai kebijakan yang memberi ruang luas bagi korporasi, terutama melalui UU Omnibus Law, telah memudahkan eksploitasi sumber daya alam.

Ia menyebut hadirnya jutaan kubik kayu gelondongan yang hanyut ke pemukiman saat banjir sebagai bukti paling nyata kerusakan ekosistem.

Pemerintah pusat pun dinilai lamban dalam menetapkan status darurat bencana nasional karena terbentur masalah fiskal.

Baca Juga  Andi Arief Yakini Tak Ada Desain Besar Kembalinya Dwifungsi ABRI dalam RUU TNI

Di saat yang sama, BNPB melaporkan 865 korban meninggal, 463 orang hilang, dan lebih dari 836 ribu warga mengungsi.

“Ini tragedi yang meminta pertanggungjawaban politik, bukan sekadar empati,” ujar Standarkia.

IMIP Disorot: Kedaulatan Negara dalam Bahaya

Tidak hanya soal lingkungan, diskusi juga menyoroti dugaan pelanggaran kedaulatan negara di Bandara IMIP.

Standarkia menuding bandara itu beroperasi di luar akses imigrasi dan bea cukai, sehingga diduga menjadi pintu masuk tenaga kerja asing ilegal dan jalur penyelundupan nikel.

“Ini ancaman kedaulatan yang telanjang. Bandara tidak boleh menjadi tempat persembunyian penyelundup kekayaan alam kita,” desaknya.

Teddy Wibisana, sebagai pemrakarsa diskusi, menambahkan bahwa pertahanan bangsa tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga pada jaminan bahwa kekayaan alam tidak dirampok oleh pihak asing maupun oknum dalam negeri.

Bencana Ekologi yang Terstruktur: Kritik Tajam dari Bob Rinaldi

Aktivis lingkungan Bob Rinaldi Randilawe menyebut banjir bandang Sumatera sebagai bencana ekologi yang terstruktur akibat pola ekonomi rakus. Ia menyoroti pembalakan liar yang merambah hutan lindung dan daerah aliran sungai di sepanjang Bukit Barisan.

“Negara lain juga menebang hutan, tapi mereka melakukan pemulihan. Di sini, tebang satu, hilang seribu,” katanya.

Ia menilai berbagai relaksasi aturan dalam pemerintahan sebelumnya—termasuk pelonggaran proses Amdal—menjadi salah satu pemicu kerusakan lingkungan yang makin parah.

Bob menyerukan audit lingkungan nasional, penegakan hukum tanpa pandang bulu, serta moratorium pembalakan hutan di wilayah-wilayah kritis. Ia menekankan pentingnya melibatkan masyarakat sekitar hutan yang selama ini terpinggirkan.

Seruan Bersama: Akhiri Serakahnomic, Wujudkan Ekonomi Berkeadilan

Diskusi ditutup dengan pesan: Indonesia membutuhkan perubahan paradigma pembangunan. Para aktivis menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tak boleh lagi bertumpu pada eksploitasi alam tanpa batas.

Baca Juga  Presiden Prabowo Resmi Lantik Menhan Sjafrie dan Wamenhan Donny sebagai Pimpinan Dewan Pertahanan Nasional

“Menjaga hutan adalah menjaga masa depan bangsa,” ujar Teddy.

Para peserta mendorong pemerintah memperkuat tata kelola lingkungan, mengakhiri praktik serakahnomic, dan menegakkan kedaulatan negara atas sumber daya alam.

Banjir bandang di Sumatera, menurut mereka, bukan lagi sekadar musibah. Ia adalah tanda peringatan keras bahwa alam sedang menagih tanggung jawab manusia atas kerakusan yang telah berlangsung terlalu lama.***

Berita telah tayang di Kabariku.com

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Ekonomi BerkeadilanHentikan SerakahnomicPoros Jakarta Raya
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Menkeu Purbaya Masuk Daftar “Year in Search 2025”, Bersanding dengan Jumbo dan Gemini AI

Posting Selanjutnya

Diplomat Peduli, Menlu Sugiono Kirim Drone Kargo Raksasa untuk Bantu Wilayah Terisolasi Aceh

Related Posts

ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

29 April 2026

Viral Anggaran Rp1,2 Triliun SIPGN, BGN Pastikan Transparansi dan Keamanan Data Nasional

23 April 2026

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

Inovasi Korlantas Polri: ETLE Handheld Tingkatkan Efektivitas Penindakan di Jalan

2 April 2026

BGN Ungkap Skema Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan 93 Persen untuk Program MBG

31 Maret 2026

BGN Tak Toleransi Praktik Curang, Mitra Mark Up Harga Terancam Disuspend Operasional

31 Maret 2026
Posting Selanjutnya
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono sebelumnya melepas bantuan kemanusiaan dalam program solidaritas “Diplomat Peduli” pada Kamis (5/12) di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI

Diplomat Peduli, Menlu Sugiono Kirim Drone Kargo Raksasa untuk Bantu Wilayah Terisolasi Aceh

Wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh dari pantauan udara yang didokumentasikan pada Minggu, 7 November 2025. (dok BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Pastikan Pasokan Pangan Tercukupi, Perbaikan Infrastruktur Aceh Dipimpin KSAD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026

Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Rp116 Triliun di Cilacap

30 April 2026

ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

29 April 2026

KPK Dorong Reformasi Tata Kelola Parpol untuk Cegah Korupsi Politik Sejak Hulu

27 April 2026

Rocky Gerung Hadiri Pelantikan Jumhur Hidayat, Soroti Isu Lingkungan Jadi Penentu Politik Gen Z

27 April 2026

KPK-Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin Berintegritas di Tengah Ancaman Konflik Kepentingan

24 April 2026
dok KAI

COO Danantara Dony Oskaria Pacu Modernisasi KAI untuk Transportasi Massal Terintegrasi Berkelanjutan

23 April 2026

Minimnya Anggaran KPK dan Dampaknya Terhadap Efektivitas Pemberantasan Korupsi di Indonesia

23 April 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rocky Gerung Hadiri Pelantikan Jumhur Hidayat, Soroti Isu Lingkungan Jadi Penentu Politik Gen Z

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK-Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin Berintegritas di Tengah Ancaman Konflik Kepentingan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Sjafrie Sjamsoeddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Rp116 Triliun di Cilacap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio