• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Rabu, Mei 6, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Sorot Prabowo

Riza Chalid Diburu Kejagung, Dukungan Menteri ke Prabowo Kian Deras

Irfan Adhiyanto oleh Irfan Adhiyanto
2 September 2025
di Sorot Prabowo
Waktu membaca: 3 menit lebih
A A
0
Presiden Prabowo tegaskan perang lawan mafia. Menteri Sakti Wahyu Trenggono singgung nama Riza Chalid, yang kini masuk DPO Kejagung dalam kasus korupsi migas Rp 285 triliun.(Foto: Istimewa)

Presiden Prabowo tegaskan perang lawan mafia. Menteri Sakti Wahyu Trenggono singgung nama Riza Chalid, yang kini masuk DPO Kejagung dalam kasus korupsi migas Rp 285 triliun.(Foto: Istimewa)

Sorot Merah putih– Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekadnya untuk memberantas mafia yang selama ini menggerogoti negara. Pernyataan itu sontak menuai dukungan dari para menterinya.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, bahkan menyinggung nama Muhammad Riza Chalid, pengusaha migas yang kerap dijuluki mafia migas.

BacaLainnya

Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026

Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Rp116 Triliun di Cilacap

30 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Konsensus Kebangsaan Jadi Fondasi Utama Negara

9 April 2026

Presiden Prabowo Tiba di Seoul, Disambut Hangat Diaspora Indonesia

1 April 2026

“Tidak pernah ada pendahulu berani melawan mafia migas. Tidak pernah ada pendahulu berani membongkar mafia Riza Chalid dan anak-anak serta kroni-kroninya. Bahkan mereka bersama orang-orang itu mencuri kekayaan negara,” tulis Trenggono di akun Instagram pribadinya, dikutip Selasa (2/9/2025).

Trenggono juga mengapresiasi langkah Prabowo membuka dugaan praktik kotor di BUMN, termasuk terkait tantiem bernilai triliunan rupiah. “Kenapa di saat semua itu Bapak buka dan mulai bersih-bersih, semakin Bapak yang diserang,” tulisnya lagi.

Nada dukungan senada juga datang dari Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding. Ia menilai serangan terhadap Prabowo justru semakin deras ketika upaya bersih-bersih dimulai.

“Hari ini, ketika Bapak Prabowo mulai membuka, menerbitkan, dan membersihkan, justru serangan semakin deras datang kepada beliau. Karena setiap upaya pemberantasan selalu melahirkan perlawanan dari pihak-pihak yang selama ini diuntungkan,” ujar Karding.

“Sebagai menteri, saya berdiri bersama Presiden Republik Indonesia. Tugas kami adalah memastikan agenda bersih-bersih ini terus berjalan, bukan mundur karena tekanan,” lanjutnya.

Kejagung Masukkan Riza Chalid dalam DPO

Di tengah sorotan publik, Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi memasukkan nama Riza Chalid ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca Juga  Presiden Prabowo dan Jokowi Bertemu di Surakarta: Bahas Konsistensi Diplomasi Indonesia

“Sudah (DPO) per 19 Agustus 2025,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, Senin (1/9/2025).

Penetapan itu dilakukan setelah Riza mangkir dari panggilan pemeriksaan lebih dari tiga kali. Padahal sejak 10 Juli 2025, ia sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero) serta kontraktor kerja sama (KKKS) periode 2018–2023.

Meski sempat dikabarkan berada di Singapura, Kementerian Luar Negeri Singapura membantah keberadaannya di negara tersebut. “Catatan imigrasi kami menunjukkan Muhammad Riza Chalid tidak berada di Singapura dan sudah lama tidak memasuki wilayah Singapura,” demikian pernyataan resmi Kemenlu Singapura.

Kejagung memastikan bakal bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI untuk menelusuri keberadaan Riza di negara lain.

Dugaan Korupsi Capai Ratusan Triliun

Riza Chalid yang merupakan pemilik PT Orbit Terminal Merak (OTM) diduga melakukan intervensi terhadap kebijakan tata kelola Pertamina. Salah satunya terkait kontrak penyewaan Terminal BBM Merak yang disebut merugikan negara.

Direktur Penyidikan Kejagung, Abdul Qohar, menjelaskan bahwa dalam kontrak tersebut, klausul mengenai alih kepemilikan aset ke Pertamina setelah 10 tahun kerja sama dihapus. Padahal klausul itu menjadi bagian penting dalam perjanjian.

“Kontrak itu berlaku 10 tahun. Seharusnya aset menjadi milik PT Pertamina Patra Niaga, tapi klausul itu dihilangkan,” kata Qohar.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat kerugian dari kasus OTM mencapai Rp 2,9 triliun. Sementara total kerugian negara akibat dugaan korupsi tata kelola minyak periode 2018–2023 ditaksir hingga Rp 285 triliun lebih.

“Kami terus mengambil langkah untuk menemukan dan mendatangkan Riza Chalid ke Indonesia,” kata Qohar.(Van)

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Jejak Mafia di Balik Kerusuhan? SIAGA 98: Panggil Para Menteri untuk Klarifikasi

Posting Selanjutnya

Sikapi Gelombang Unjuk Rasa, Cak Farhan: Saatnya DPR Berbenah dan Kembali ke Jalan Reformasi

Related Posts

Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026

Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Rp116 Triliun di Cilacap

30 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Konsensus Kebangsaan Jadi Fondasi Utama Negara

9 April 2026

Presiden Prabowo Tiba di Seoul, Disambut Hangat Diaspora Indonesia

1 April 2026

Sambutan Taruna NDA di Negeri Sakura untuk Prabowo, Simbol Kebanggaan dan Dedikasi untuk Bangsa

31 Maret 2026

Strategi Prabowo: MBG dan Koperasi Merah Putih Jadi “Booster” Pertumbuhan Ekonomi 8%

26 Maret 2026

Presiden Prabowo Terima Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer, Bahas Teknologi dan Masa Depan Aviasi Indonesia

3 Februari 2026
Posting Selanjutnya
aksi unjuk rasa di depan gedung DPR (25/8/2025)

Sikapi Gelombang Unjuk Rasa, Cak Farhan: Saatnya DPR Berbenah dan Kembali ke Jalan Reformasi

Zetro Leonardo Purba, pegawai KBRI Lima, tewas ditembak saat bersepeda. Pemerintah RI mendesak Peru usut tuntas kasus ini.(Foto: Istimewa)

Mengenal Zetro Leonardo Purba, Pegawai Kanselerai KBRI yang Jadi Korban Penembakan di Peru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

SIAGA 98: Pernyataan Amien Rais Hoaks, ‘Black Campaign’ Cederai Etika Demokrasi

3 Mei 2026
Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026

Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Rp116 Triliun di Cilacap

30 April 2026

ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

29 April 2026

KPK Dorong Reformasi Tata Kelola Parpol untuk Cegah Korupsi Politik Sejak Hulu

27 April 2026

Rocky Gerung Hadiri Pelantikan Jumhur Hidayat, Soroti Isu Lingkungan Jadi Penentu Politik Gen Z

27 April 2026

KPK-Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin Berintegritas di Tengah Ancaman Konflik Kepentingan

24 April 2026
dok KAI

COO Danantara Dony Oskaria Pacu Modernisasi KAI untuk Transportasi Massal Terintegrasi Berkelanjutan

23 April 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Rp116 Triliun di Cilacap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98: Pernyataan Amien Rais Hoaks, ‘Black Campaign’ Cederai Etika Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Logo Baru, Semangat Baru: Pindad Tegaskan Komitmen Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belajar Makna Aktivis Pergerakan dari Hariman Siregar dan Bursah Zarnubi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio