SAJAKKU TERKAPAR DI TELAPAK KAKI KIRI
1//
sajakku terkapar di telapak kaki kiri
sejak kudaki tubuh laut
kian tua
tanpa ombak
tanpa ikan
saling terbang
di dermaga sudut kotamu
lalu mendarat dengan duka cita
di seberang pulau kecil
diasingkan
di atas mercusuar
tegak berdiri
dengan kidung batu hitam
ditulis ribuan tahun
jadi keterasingan diri
menyatu dengan syair-syair
milik pujangga tua
muncul dari bawah
semenanjung tanah adat
bangsa melayu
2//
sajakku terkapar di telapak kaki kiri
di atas bebukitan dingin membeku
nyaris ditiup angin
musim cuaca terbakar
digelar kemah
pembantaian darah domba
tanpa suara
usai ibadah
dengan doa syafaat
yang bercampur dengan asap dapur
kenikmatan hari perhentian
gempa bumi di negeri sendiri
diselesaikan terburu-buru
dengan baca sepenggal
kitab suci
nyanyian harmonika tua
dari sepasang lelaki
yang lahir dari rahim permukiman hewan-hewan liar
mabuk tiap dinihari
3//
sajakku terkapar di telapak kaki kiri
membawa satu tekad
kesembuhan abadi
dengan terapi
tulang-tulang ultrason
tanpa bersalin
napsu birahi liar
hanya jari-jari tangan
menari-nari di tubuh sajakku
aku berteriak kesakitan
sebab masa mendatang
tanpa pengharapan
hanya iman makin melelahkan
berakar dan berbuah
di rumah ibadah
selalu tersembunyi
dalam roh
hati ini
4//sajakku terkapar di telapak kaki kiri
ingin menjemput maut bersinar
tanpa airmata
atau suara persungutan
di padang pasir bangsa kafir
lalu segera berenang
dengan nyanyian ramah
di sebuah kolam kekeringan
kedua kaki memanjang
dihitung delapan kali pertemuan
entah sampai kapan
Jakarta, Minggu 10 Nov 2024
*Pulo Lasman Simanjuntak, dilahirkan di Surabaya 20 Juni 1961. Menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Publisistik (STP/IISIP-Jakarta). Ratusan karya puisinya telah diterbitkan dalam 7 buku antologi puisi tunggal, dan 35 buku antologi puisi bersama para penyair di seluruh Indonesia.Karya puisinya sejak tahun 1980- 2024 telah dimuat di 23 media cetak (koran, suratkabar mingguan, dan majalah) serta dipublish (tayang) pada 223 media online (website) dan majalah digital. Puisinya juga telah dipublikasikan sampai ke negara mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Republik Demokratik Timor Leste, Bangladesh, dan India.Sering diundang membaca puisi di Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, dan sejumlah tempat komunitas sastra lainnya.
Bekerja sebagai wartawan dan bermukim di Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini
















