• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Sabtu, Mei 2, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Opini

Perang Iran-Israel adalah Keniscayaan

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
22 Juni 2025
di Opini
Waktu membaca: 5 menit lebih
A A
0

oleh :
Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Sorot Merah Putih, Jakarta – Sebagaimana diprediksi sebelumnya, perang Iran-Israel hanya tunggu waktu. Tak bisa dihindari.

BacaLainnya

MBG yang Bersih, Dampak yang Berlipat: Dari Gizi Siswa hingga Penggerak Ekonomi Lokal

22 April 2026

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026

Akhirnya, perang itu pun tiba. Tanggal 14 Juni 2025 dini hari, Israel mengerahkan dua ratus pesawat tempur. Israel menyerang Iran dalam skala besar.

Iran pun membalasnya dengan ratusan rudal hypersonic yang berhasil menembus Iron Dome, sistem pertahanan udara Israel. Serangan kedua belah pihak, sebagaimana perang pada umumnya, menewaskan dan melukai ratusan hingga ribuan warga.

Perang terus berlanjut, luka dan kematian terus bertambah. Sejumlah gedung pun hancur berantakan.

Ini bukan soal pengayaan uranium atau bom nuklir. Isu klasik yang selalu dijadikan alasan untuk menekan Iran. Tapi, ini soal daerah kekuasaan. Ini soal bagaimana menguasai kawasan dan sumber daya alamnya.

Perang Iran-Israel besar kemungkinan akan terus berlanjut, dan membesar eskalasinya. Terutama dengan keterlibatan Amerika. Amerika tidak akan membiarkan Israel menghadapi Iran sendirian.

Amerika tahu, Israel kerepotan jika menghadapi Iran sendirian. Israel kalah di teknologi persenjatan dan jumlah personil. Belum lagi adanya sekutu Iran di berbagai wilayah yang selama ini cukup merepotkan Israel.

Iran punya sekutu Houthi di Yaman, Hisbullah di Lebanon dan Hammas di Palestina. Sekutu-sekutu Iran ini, dalam kondisi tertentu, akan membantu perang melawan Israel.

Kekalahan Israel akan menjadi awal hilangnya dominasi Amerika di Timur Tengah, kawasan yang kaya akan minyak dan gas. Karena itu, tak ada pilihan bagi Amerika kecuali mendukung penuh Israel, termasuk pengerahan militer, apapun taruhannya.

Baca Juga  Kenang Mendiang Effendi Saman: Sosok Pengacara-Aktivis yang Mengabadikan Diri untuk Kaum Tertindas

Betapapun retorika yang dipublish Amerika saat ini, tak akan sedikitpun mengubah rencana dukungan militer Amerika di belakang Israel.

Israel sadar bahwa kepentingan Amerika di Timur Tengah hanya akan sangat efektif jika masih berdiri negara Israel. Tantangan yang belum terselesaikan dan terus ada dalam bayang-bayang kediktatoran Israel adalah Iran.

Negara yang dihuni bangsa yang sangat tua bernama Persia ini memiliki jaringan kekuatan yang menyebar di Timur Tengah, dan selama ini menjadi pengganggu dominasi Israel.

Selama ini, Israel intens berhadapan dengan Houthi Yaman, Hizbullah Lebanon dan Hammas Palestina yang notabene menjadi sekutu bagi Iran.

Memasukkan Hamas sebegai “sekutu” Iran, mungkin debatable. Ini karena paradigma banyak orang yang masih berada dalam posisi biner suni-syiah.

Politik dan perang kadang melampaui batas posisi biner itu.

Iran dan semua sekutunya menginginkan Israel hengkang dari Timur Tengah, karena dianggap menjadi sumber masalah kawasan.

Jika Israel menguasai jalur Gaza, hingga akhirnya tanah Palestina secara keseluruhan, maka Israel tidak menutup kemungkinan akan menjadi negara adidaya di TengahTengah.

Layaknya Konstantinopel di Turkey saat itu. Dengan dominasi Israel di Timur Tengah, Amerika yang menjadi musuh bebuyutan Iran akan semakin efektif dominasinya di Timteng.

Sulit mengesampingkan prediksi atas keitutsertaan Amerika dalam perang Iran-Israel.

Kepentingan ini tidak bisa dihindari. Yaitu kepentingan politik dan ekonomi untuk kewasan Timur Tengah yang memaksa Amerika “tidak bisa tidak” akan ikut memberi dukungan kepada Israel.

Dengan keterlibatan Amerika, maka akan ada beberapa kemungkinan. Pertama, perang akan berkepanjangan.

Eskalasi perang yang panjang ini otomatis akan berdampak pada ekonomi global.

Dunia terancam krisis energi, dan bisa berlanjut ke krisis ekonomi. Harga minyak naik dan akan diikuti oleh barang komoditas lainnya.

Baca Juga  Urgensitas Keberadaan Hakim Komisaris dalam Penegakan Hukum KUHP 2023

Kedua, hasil akhir dari perang akan mengubah konstalasi politik di Timur Tengah.

Jika Iran menang, maka dominasi Israel-Amerika akan mengecil di Timur Tengah. Terutama jika kemenangan Iran atas dukungan China dan Rusia, maka dominasi Amerika akan semakin kecil.

Sebaliknya, jika Israel-Amerika, dan mungkin juga para sekutunya yang menang, maka dominasi Israel dan Amerika di Timur Tengah akan semakin kuat dan kokoh.

Ketiga, jika Rusia dan China terseret dalam perang Iran-Israel, ini sama artinya dengan perang dunia ketiga.

Konsekuensinya: dunia akan tertata ulang. Dekonstruksi global akan terjadi setelah radiasi nuklir meluas penyebarannya akibat perang Iran-Israel yang menyeret Amerika dan Rusia-China.

Tatanan politik, ekonomi hingga peradaban akan mengalami restrukturisasi.

Perang Iran-Israel tidak bisa dihindari. Israel tidak akan membiarkan Iran mengganggu rencana dominasinya di kawasan Timur Tengah dengan menguasai Palestina lebih dulu.

Begitu juga sebaliknya, Iran tidak akan membiarkan Israel menjadi landasan bagi Negara Barat untuk mendominasi dan bahkan menguasai Timur Tengah.

Iran dengan mental Persia-nya, terus membangun kekuatan melalui pegembangan alutsista dan membangun sekutu-sekutu di kawasan.

Bagi Iran dan Israel, upaya saling melenyapkan adalah harga mati. Bagi Iran, Israel adalah ancaman bagi Timur Tengah.

Bagi Israel, Iran adalah satu-satunya penghalang atas rencana Israel. Dari sini, keduanya dipaksa oleh kepentingan yang berseberangan untuk saling berhadapan.

Karena itu, perang adalah pilihan satu-satunya yang tidak bisa dihindari. Penentuan waktu dan eskalasi tak lebih hanya pilihan strategi.

Jika eskalasi tinggi, maka Amerika tidak bisa menghindari untuk terlibat, dan perang akan butuh waktu lama.

Dalam kondisi yang merepotkan Israel plus Amerika, diantara opsi strategis dan prioritas yang dipilih Israel dan Amerika diantaranya adalah “membunuh” Ayatullah Khumaini. Ini cara paling murah.

Baca Juga  Analisis Gaya Bahasa Politik Prabowo: Dibedah dari Linguistik

Dengan terbunuhnya Ayatullah Khumaini, Israel dan Amerika menganggap perang akan bisa diperpendek, disederhanakan dan diakhiri tanpa harus mengeluarkan cost besar yang berisiko dan resisten terhadap hubungan bilateral dengan negara-negara Timur Tengah.

Ini juga untuk menghindari terseretnya negara-negara lain dalam perang Iran-Israel, khususnya negara-negara yang selama ini jadi musuh Amerika.*

Jakarta, 21 Juni 2025

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Hammas di PalestinaHisbullah di LebanonPerang Iran-Israelsekutu Houthi di Yaman
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

KPK Ingatkan Pentingnya Integritas dan Efisiensi Anggaran

Posting Selanjutnya

Pemkab Garut Dukung Uniga Dorong Peran Generasi Muda dalam Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Related Posts

MBG yang Bersih, Dampak yang Berlipat: Dari Gizi Siswa hingga Penggerak Ekonomi Lokal

22 April 2026

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026
ilustrasi

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

28 Maret 2026
ilustrasi

MBG (Makanan Bergizi Gratis): Antara Proyek Ambisius dan Kegagalan Komunikasi Politik

26 Maret 2026

Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

4 Maret 2026
Posting Selanjutnya

Pemkab Garut Dukung Uniga Dorong Peran Generasi Muda dalam Ketahanan Pangan Berkelanjutan

STN Apresiasi dan Dukung Kejagung Sita Rp11,8 Triliun dari 5 Korporasi Kasus Korupsi Minyak Goreng

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026

Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Rp116 Triliun di Cilacap

30 April 2026

ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

29 April 2026

KPK Dorong Reformasi Tata Kelola Parpol untuk Cegah Korupsi Politik Sejak Hulu

27 April 2026

Rocky Gerung Hadiri Pelantikan Jumhur Hidayat, Soroti Isu Lingkungan Jadi Penentu Politik Gen Z

27 April 2026

KPK-Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin Berintegritas di Tengah Ancaman Konflik Kepentingan

24 April 2026
dok KAI

COO Danantara Dony Oskaria Pacu Modernisasi KAI untuk Transportasi Massal Terintegrasi Berkelanjutan

23 April 2026

Minimnya Anggaran KPK dan Dampaknya Terhadap Efektivitas Pemberantasan Korupsi di Indonesia

23 April 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rocky Gerung Hadiri Pelantikan Jumhur Hidayat, Soroti Isu Lingkungan Jadi Penentu Politik Gen Z

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Rp116 Triliun di Cilacap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Logo Baru, Semangat Baru: Pindad Tegaskan Komitmen Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio