• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Selasa, Februari 10, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Sorot Daerah

Pariwisata Parapat, Bangkit Kembali?

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
8 Juni 2025
di Sorot Daerah
Waktu membaca: 5 menit lebih
A A
0

oleh :
Yerikho Manurung
Putera Parapat,

Kandidat Magister Mukum

Sorot Merah Putih – Parapat masuk dalam Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, salah satu kecamatan yang berada dalam wilayah Kabupaten Simalungun. Pada masa penjajahan Belanda, Girsang dan Sipangan Bolon merupakan wilayah dari Kerajaan Tanah Jawa yang dinamai Landschap Tanah Jawa, sedangkan Parapat merupakan kawasan Tuan Dolok Panribuan yang dinamai distrik Dolok Panribuan.

BacaLainnya

BNPB ungkap respons Presiden Prabowo atas banjir maut di Sumatra Utara. Korban terus bertambah, akses terputus(foto:Istimewa)

Presiden Prabowo Perintahkan BNPB Respons Cepat Banjir Maut di Sumatra Utara

27 November 2025
Usai reshuffle, Budi Arie temui Jokowi dalam pertemuan tertutup selama 1 jam untuk membahas Kongres Projo dan arahan politik (Foto:Istimewa)

Usai Reshuffle, Budi Arie Bertemu Jokowi, Begini Isi Percakapan Tertutupnya

24 Oktober 2025
Prof Dr KH Achmad Tjachja Nugraha bersama Ikatan Keluarga Juru Kunci Makam Godog acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Makam Godog Garut Dipadati Jamaah Saat Maulid Nabi, Prof Achmad Tjachja Sampaikan Pesan Keteladanan Rasul

7 September 2025

Setelah Indonesia merdeka, Girsang, Sipangan Bolon, Parapat, Tigaraja dan Sibaganding sekitarnya dibentuk menjadi satu kecamatan yang dinamai Kecamatan Parapat yang terdiri dari tiga puluh satu kepala kampung, karena pada waktu itu ada peraturan khusus yang mengatakan bahwa setiap dua puluh lima rumah tangga dapat dibentuk menjadi satu kepala kampung.

Pada tahun 1960 nama Kecamatan Parapat diubah namanya menjadi Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, berdasarkan sejarah yaitu wilayah Girsang Sipangan Bolon adalah Landschap Tanah Jawa, sedangkan Parapat adalah distrik Dolok Panribuan, dimana Landschap lebih besar dari Distrlk.

Pada tahun 1980 untuk meningkatkan kinerja pemerintahan, tiga nagori (desa) di wilayah Kecamatan Girsang Sipangan Bolon diangkat statusnya menjadi kelurahan, adapun ketiga kelurahan tersebut adalah: Tigaraja, Parapat, dan Girsang.

SWISS Kecil

Berjarak 175 Km dari Medan, Ibukota Propinsi Sumatera Utara, Parapat persis berada di bibir Pantai Danau Toba.

Jaman Kolonial Belanda, khususnya era Tanam Paksa dibawah Gubernur Jenderal Van Mook, Parapat adalah pusat plesiran bangsawan Eropah. Udara sejuk, nyaman menjadi pilihan bagi kaum pemodal Eropa.

Baca Juga  Pemkab Garut Dukung Uniga Dorong Peran Generasi Muda dalam Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Hotel Parapat dibangun pada tahun 1921 oleh Belanda yang bukan saja menjadi tempat penginapan para pebisnis juga misionaris yang melakukan misi penyebaran agama di kawasan seputar Danau Toba.

Dua bangunan dibawah ini menjadi sejarah bahwa Kota Parapat juga kota pahlawan. Tak heran oleh kolonial dinamai “ Swiss Kecil”.

Sampai pada tahun 1997, Parapat adalah salah satu daerah tujuan wisata (DTW) Danau Toba selain Brastagi yang masuk Kabupaten Karo.

Kota yang memiliki luas 126.00 Km2 dengan jumlah penduduk 18.915 jiwa ini sepanjang sejarahnya pernah memiliki event nasional yakni Pesta Danau Toba yang saat itu mampu mendatangkan kunjungan wisatawan yang sangat signifikan.

Faktor ini juga yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkolerasi dengan kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Simalungun.

Jika kita telisik lebih dalam, masa kejayaan Parapat menjadi salah satu ikon parawisata Sumatera Utara terjadi dimasa era 1980-an sampai dengan era 1990-an atau sebelum krisis moneter 1997 yang memukul dunia parawisata.

Artinya, hanya dalam satu dekade namun mampu menghasilkan peningkatan pertumbuhan ekonomi termasuk produk turunan parawisata berupa cindera mata dari kerajinan lokal penduduk sekitar Parapat baik Tomok, Tuktuk, Muara atau daerah pinggir Danau Toba lainnya.

Sarana dan prasarana yang telah ada di Parapat memiliki korelasi yang sangat signifikan dengan adanya kalender event yang permanen. Saat ini hal tersebut tidak ada lagi.

Hal yang sama juga merupakan saran yang disampaikan Biro Pusat Statistik Kabupaten Simalungun yang mencatat minimnya event-event kebudayaan di Parapat.

Akibatnya, meski terjadi peningkatan jumlah kunjungan namun bersifat sementara dalam pengertian tidak lebih dari sehari.

Bahkan, kalimat sinisme muncul yang menyebutkan bahwa Parapat “hanya perlintasan” sebelum menuju Samosir atau Toba. Bertolak belakang dengan masa Pesta Danau Toba digelar dahulu yang mampu membuat pengunjung long stay.

Baca Juga  Polemik Seleksi Direksi PDAM Garut: Minim Keterbukaan, Publik Dipinggirkan

Dalam Peraturan Presiden Nomor 89 Tahun 2024 Tentang Rencana Induk Destinasi Parawisata Nasional Danau Toba Tahun 2024-2044, Parapat menjadi Key Tourism Area (KTA) meliputi Parapat, Ajibata, Sibaganding & Sibisa, meski Ajibata & Sibisa masuk wilayah Kabupaten Toba namun kultural & geografis berdekatan dengan Parapat.

Arah pengembangan DPN Danau Toba tahun 2024-2044 akan dilaksanakan dalam 5 (lima) tahap, dan TAHAP PERTAMA: KEBANGKITAN (Tahun 2024).

Pada tahap ini pengembangan DPN Danau Toba difokuskan untuk mengembalikan tren kunjungan wisatawan mancanegara yang berfluktuasi ke arah pertumbuhan yang positif.

Pelaksanaannya akan menekankan pada perubahan pola pikir untuk memperbaiki komitmen dan kontribusi Pemangku Kepentingan dalam rangka penyehatan kondisi lingkungan strategis.

Inisiatif besar yang akan menjadi pengungkit mencakup peningkatan infrastruktur dan kualitas layanan pariwisata sesuai dengan standar pelayanan minimal, serta dilengkapi dengan perluasan pasar.

Rencana Pengembangan KTA Parapat Pengembangan akan difokuskan pada tema Meeting Incentiue, Conference, and Exhibition (MICE) serta rekreasi.

Pengembangan dilakukan melalui penataan kawasan wisata seperti Pantai Bebas, Hotel Inna Parapat, Alun-alun Parapat, Rumah Pengasingan Bung Karno, Kampung (Nelayan) Tiga Raja, Pelabuhan Ajibata, Long Beach Ajibata, seberang Hotel Atsari, serta kawasan perdagangan dan jasa lainnya.

Keberadaan Pantai Bebas, wisata, serta koridor yang ramah terhadap pejalan kaki berpotensi menjadi ikon pusat KTA. Rumah Pengasingan Bung Karno dapat diperbaiki untuk kelestariannya.

Pengendalian pembangunan fisik juga dilakukan untuk menjaga kualitas lingkungan. Pemberdayaan ekonomi lokal desa wisata dan kawasan wisata, salah satunya melalui pembangunan sarana dan prasarana perdagangan dan jasa serta pemukiman dilakukan sesuai rencana pola ruang, tidak melanggar ketentuan, serta tidak merusak aset alam seperti pemandangan.

Sub KTA Sibaganding direncanakan akan dikembangkan sebagai kawasan wisata serta kawasan perdagangan dan jasa. Layanan komersial lainnya di kawasan ini akan dibangun secara harmonis dengan lingkungan alam dan permukiman tradisional.

Baca Juga  Wujudkan Generasi Indonesia Emas, PTPN IV PalmCo Usung Makan Bergizi Gratis di Sumatera dan Kalimantan

Ruang-ruang alam terbuka dijaga dan dipastikan ramah pejalan kaki, serta dapat digunakan sebagai area berkemah.

Tidak kalah pentingnya partisipasi publik dalam proses ini. Meski kritik tajam kerap dialamatkan kepada masyarakat akibat kurangnya pelayanan kepada wisatawan, namun mengabaikan partisipan masyarakat tidak boleh terjadi, penanganan, pendekatan dan penyadaran harus terus menerus dilakukan dan dievaluasi secara periodik.

Kita tunggu.*

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: daerah tujuan wisataDPN Danau TobaKandidat Magister MukumPariwisata ParatatRencana Induk Destinasi Parawisata NasionalSWISS Kecil
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Fadli Zon: Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Rampung Agustus 2025, Siap Uji Publik

Posting Selanjutnya

Butuh 25 Tahun BUMN Mengumpulkan Uang untuk Bayar Utang Segunung

Related Posts

BNPB ungkap respons Presiden Prabowo atas banjir maut di Sumatra Utara. Korban terus bertambah, akses terputus(foto:Istimewa)

Presiden Prabowo Perintahkan BNPB Respons Cepat Banjir Maut di Sumatra Utara

27 November 2025
Usai reshuffle, Budi Arie temui Jokowi dalam pertemuan tertutup selama 1 jam untuk membahas Kongres Projo dan arahan politik (Foto:Istimewa)

Usai Reshuffle, Budi Arie Bertemu Jokowi, Begini Isi Percakapan Tertutupnya

24 Oktober 2025
Prof Dr KH Achmad Tjachja Nugraha bersama Ikatan Keluarga Juru Kunci Makam Godog acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Makam Godog Garut Dipadati Jamaah Saat Maulid Nabi, Prof Achmad Tjachja Sampaikan Pesan Keteladanan Rasul

7 September 2025
aksi mahasiswa d bandung, 2 Agustus 2025

Kapolda Jabar Pilih Pendekatan Persuasif, Mahasiswa Terlibat Kerusuhan Dibebaskan

7 September 2025
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., pekikan "Hidup Mahasiswa" dalam Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Cipayung Plus bersama BEM dan OKP di Kota Kupang, Senin (1/9/2025).

Kapolda NTT Serukan “Hidup Mahasiswa!” dalam Aksi Damai Kupang, Janji Transparansi Kasus Affan

1 September 2025
Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto

Tegaskan Disiplin dan Humanis, Kapolda Banten Irjen Suyudi: Jadikan Kator Polisi Tempat Nyaman bagi Masyarakat

21 Agustus 2025
Posting Selanjutnya

Butuh 25 Tahun BUMN Mengumpulkan Uang untuk Bayar Utang Segunung

Media Briefing Kementerian LH/BPLH bertajuk “Langkah Penanganan Pertambangan di Kabupaten Raja Ampat”

Tegaskan Komitmen KLH/BPLH: Lindungi Raja Ampat dari Dampak Penambangan Nikel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Presiden Prabowo Terima Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer, Bahas Teknologi dan Masa Depan Aviasi Indonesia

3 Februari 2026
Penutupan Retret PWI 2026 acara “Api Semangat Bela Negara” (ASBN) di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Retret PWI 2026 di Kemhan Resmi Ditutup, 160 Perwakilan PWI Dikukuhkan sebagai Kader Bela Negara

3 Februari 2026

Presiden Instruksikan Percepatan Reformasi Pasar Modal, Transparansi Beneficial Ownership Diperketat

1 Februari 2026
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani Board of Peace (BoP) Charter pada Kamis, 22 Januari 2026 di Davos, Swiss

Board of Peace: Langkah Prabowo yang Dibenci Kaum Penonton Tapi Diperlukan oleh Bangsa Besar

31 Januari 2026
Presiden Prabowo usai melantik keanggotaan Komisi Percepatan Reformasi Polri

Catatan SIAGA 98: Ingat Fakta Polri Bisa Abaikan Presiden

31 Januari 2026

Tutup Celah Korupsi Lintas Negara, KPK-CAC Timor Leste Teken MoU

17 Januari 2026

Buka Career Day MGBK DKI, Kepala BNN RI: Generasi Bebas Narkoba Penentu Indonesia Emas

14 Januari 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Sjafrie Sjamsoeddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lulusan Terbaik SEPA 93, Komjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho “Kuda Hitam” Calon Kapolri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Board of Peace: Langkah Prabowo yang Dibenci Kaum Penonton Tapi Diperlukan oleh Bangsa Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramai Dituding Cuma 30 Persen Susu, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Susu Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio