• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Minggu, Maret 8, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Nasional

Kongres VII Ikatan Alumni UKI: “Menjadi Terang dan Garam Bagi Bangsa dan Negara”

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
1 Februari 2025
di Nasional
Waktu membaca: 3 menit lebih
A A
0

oleh :
Mitha Layuk (Tata)
Humas Kongres VII IKA UKI

_Memaknai Kembali Pemikiran-Pemikiran Para Pendiri Universitas Kristen Indonesia (UKI)_

BacaLainnya

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

26 Februari 2026

PRIMA Apresiasi Stimulus Pemerintah: Jaga Stabilitas Sosial Jelang Ramadhan

13 Februari 2026
Presiden Prabowo usai melantik keanggotaan Komisi Percepatan Reformasi Polri

Catatan SIAGA 98: Ingat Fakta Polri Bisa Abaikan Presiden

31 Januari 2026

Sorot Merah Putih, Jakarta – Peran umat Kristiani dalam mengisi kemerdekaan 17 Agustus 1945 adalah salah satu pokok pemikiran yang muncul pada Sidang Raya Dewan Gereja-Gereja Indonesia di Tomohon, Sulawesi Utara pada tahun 1950.

Rekomendasi ini kemudian ditindak lanjuti dengan pembentuan panitia yang mengkaji tentang hal tersebut. Sejak awal benang merah antara kelahiran republik yang baru merdeka dengan sejarah lahirnya UKI telah tercipta.

Delapan tahun paska Republik Indonesia di proklamirkan, 15 Oktober 1953 UKI berdiri. Meski terpaut delapan tahun, perjalanan bangsa dan negara ini selalu beriringan dan beririsan dengan perjalanan UKI.

Pada permulan hanya dua fakultas, yakni, Pertama, Fakultas Sastra Filsafat dengan 2 tujuan atau Sub Fakultas yakni Pendidikan & Bahasa Inggris.

Kedua, Fakultas Ekonomi. Melahirkan para tenaga pengajar atau pendidik sebagai kontribusi bagi bangsa dan negara di bidang pendidikan & pengetahuan ekonomi.

Sejalan dengan Tridarma Perguruan Tinggi, Motto UKI “Melayani Bukan Dilayani” menjadi landasaan historis dan filosofis yang kemudian menjelaskan bagaimana perhatian dan kecintaan UKI akan Indonesia.

Sepanjang sejarah perjalanan bangsa, UKI mengambil peran penting. Universitas Kristen Indonesia melakukan dua pekerjaan sekaligus, basis intelektual dan penjaga moral (Guardian of Value).

Gelombang protes mahasiswa 1966, 1974, 1978, 1980-an dan masa Reformasi 1998, Kampus UKI Cawang menjadi basis utama.

Baca Juga  Memaknai Reformasi 98

Bukan semata-mata protes juga memberikan pikiran-pikiran untuk bangsa dan negara. Ribuan alumni telah dihasilkan, puluhan alumni mengambil posisi dan dipercaya untuk menduduki posisi penting baik di pemerintahan, parlemen maupun swasta.

Ikatan Alumni UKI yang dibentuk pada Kongres I IKA UKI 2003 juga mengambil peran signifikan dalam pertumbuhan UKI.

Saat ini, tercatat kurang lebih 40.000 alumnus UKI yang tersebar di seluruh Indonesia juga manca negara.

Sebuah modal yang sangat potensial. Pemikiran-pemikiran para pendiri UKI harus di maknai sesuai dengan kondisi obyektif dan subyektif saat ini. Apalagi saat ini kemajuan ilmu dan teknologi sangat cepat.

Perkembangan global, regional dan nasional juga mengalami perkembangan. Era Revolusi 4.0 ditandai dengan kemajuan ilmu dan teknologi.

Sebagai bagian dari anak bangsa, IKA UKI juga sadar akan tugas dan tanggung memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

Sepanjang delapan belas tahun sejak berdiri berbagai bentuk pemikiran dan upaya-upaya partisipatif telah banyak diberikan kepada bangsa dan negara.

Sudah barang tentu hal tersebut akan terus dilakukan secara berkesinambungan.

Kongres VII ini akan dilakukan pada bulan Februari 2025, dengan rangkaian sebagai berikut :

I. Seminar Pra Kongres, dengan mengundang salah satu pejabat publik dan narasumber akan diisi oleh para alumnus UKI dari berbagai angkatan dan latar belakang pendidikan. Di laksanakan pada Hari, Jumat 14 Februari 2025,

II. Kongres VII akan di laksanakan pada Hari, Sabtu 22 Februari 2025 yang akan di akan diikuti ratusan urusan alumni dari berbagai wilayah di Indonesia. Juga akan diisi Pemandangan Umum oleh salah satu menteri.

III. Tempat Pelaksanaan Seminar Pra & Kongres VII, Graha William Soeryadjaya (GWS) Lt. 1, Kampus UKI Cawang Jl. Mayjen Soetoyo-Cawang, Jakarta Timur.*(sorotmerahputih)

Baca Juga  Momen Bersejarah: Pelantikan Serentak Kepala Daerah Pertama Kali di Indonesia

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Kongres VII Ikatan Alumni UKIMenjadi Terang dan Garam Bagi Bangsa dan NegaraReformasi 1998UKI “Melayani Bukan Dilayani”Universitas Kristen Indonesia
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Pelantikan Kepala Daerah Batal 6 Februari, Mendagri: Segera Setelah Putusan MK

Posting Selanjutnya

Penembakan WNI di Malaysia, Presiden Prabowo Percaya Investigasi akan Transparan

Related Posts

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

26 Februari 2026

PRIMA Apresiasi Stimulus Pemerintah: Jaga Stabilitas Sosial Jelang Ramadhan

13 Februari 2026
Presiden Prabowo usai melantik keanggotaan Komisi Percepatan Reformasi Polri

Catatan SIAGA 98: Ingat Fakta Polri Bisa Abaikan Presiden

31 Januari 2026

Reuni Akpol 91 Bhara Daksa, Komjen Moh. Iqbal Tekankan Nilai Loyalitas dan Kebersamaan

22 Desember 2025
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono sebelumnya melepas bantuan kemanusiaan dalam program solidaritas “Diplomat Peduli” pada Kamis (5/12) di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI

Diplomat Peduli, Menlu Sugiono Kirim Drone Kargo Raksasa untuk Bantu Wilayah Terisolasi Aceh

7 Desember 2025

Poros Jakarta Raya: Hentikan Serakahnomic dan Wujudkan Ekonomi yang Berkeadilan

6 Desember 2025
Posting Selanjutnya
Presiden menyampaikan keterangan kepada awak media usai memberikan pengarahan pada acara Rapim TNI/Polri Tahun 2025 di The Tribrata, Jakarta. (dok BPMI Setpres)

Penembakan WNI di Malaysia, Presiden Prabowo Percaya Investigasi akan Transparan

KPID DKI Ketua Jakarta Puji Hartoyo Memaparkan Laporan Pengawasan Selama 2024

KPID Rilis Laporan Pengawasan Selama 2024: Hasilnya Ditemukan Ribuan Pelanggaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Fekon UNIGA Ajak Pelaku UMKM Eduwisata Gunung Guntur: Bangun Branding Lewat Cerita Lokal

7 Maret 2026

Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

4 Maret 2026

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

26 Februari 2026
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan bersejarah di Washington, D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/02/2026)

Agreement on Reciprocal Trade 19/02/2026: Preseden Buruk Diplomasi Indonesia

26 Februari 2026

PRIMA Apresiasi Stimulus Pemerintah: Jaga Stabilitas Sosial Jelang Ramadhan

13 Februari 2026

Presiden Prabowo Terima Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer, Bahas Teknologi dan Masa Depan Aviasi Indonesia

3 Februari 2026
Penutupan Retret PWI 2026 acara “Api Semangat Bela Negara” (ASBN) di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Retret PWI 2026 di Kemhan Resmi Ditutup, 160 Perwakilan PWI Dikukuhkan sebagai Kader Bela Negara

3 Februari 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-Puisi Pulo Lasman Simanjuntak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramai Dituding Cuma 30 Persen Susu, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Susu Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Sjafrie Sjamsoeddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio