Sorot Merah Putih, Jakarta – Lesunya perekonomian nasional saat ini kian terasa, terutama di sektor industri yang menghadapi tantangan berat akibat melemahnya daya beli masyarakat dan ketidakpastian pasar global.
Situasi diperparah dengan pengenaan tarif masuk barang oleh Amerika Serikat yang mencapai 32% atau bahkan lebih, memicu kekhawatiran terhadap kelangsungan ekspor nasional.
Hal ini disampaikan Ketua Umum DPP Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat, dalam sambutannya pada acara Musyawarah Unit Serikat Pekerja PT Astra Daihatsu Motor, baru-baru ini.
Menurut Jumhur, salah satu solusi krusial yang perlu segera diambil pemerintah adalah menaikkan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) hingga Rp10 juta per bulan.
Ia menilai kebijakan fiskal yang berpihak kepada rakyat berpenghasilan rendah akan menjadi kunci menggerakkan kembali roda perekonomian.
“Naikkan PTKP untuk penghasilan dibawah Rp10 juta per bulan. Dengan penghasilan kecil, jika tidak dikenai pajak, itu cukup membantu meningkatkan uang beredar di masyarakat,” ujar Jumhur, dikutip Selasa (15/7/2025).
Ia menambahkan, rendahnya daya beli masyarakat dapat menimbulkan persoalan ekonomi serius dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, berbagai kebijakan yang dapat meningkatkan pendapatan rakyat harus segera dikedepankan.
Jumhur juga mengapresiasi penetapan harga gabah di angka Rp6.500 per kilogram, namun mengingatkan pentingnya pengawasan agar kebijakan tersebut benar-benar terealisasi di lapangan.
“Bila petani di desa memiliki uang, maka akan muncul permintaan pasar terhadap barang-barang produksi. Industri pun akan tumbuh,” tegasnya.
Lebih jauh, Jumhur mengajak seluruh kaum buruh Indonesia untuk aktif dalam upaya pemberantasan korupsi, tidak hanya terbatas pada penyalahgunaan anggaran, tetapi juga pada korupsi kebijakan yang selama ini dinilai menghambat pemasukan negara dan menciptakan ketimpangan distribusi kekayaan.
“Korupsi-korupsi seperti itulah yang menyebabkan rakyat semakin miskin dan menderita,” pungkasnya.*
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini
















