• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Senin, Juni 8, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Nasional

Aktivis Reformasi 1998 Menolak Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
10 November 2025
di Nasional
Waktu membaca: 3 menit lebih
A A
0

Sorot Merah Putih, Jakarta – Sejumlah aktivis reformasi 1998 menyatakan penolakan atas keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menetapkan Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional. Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima Sorot Merah Putih, Senin (10/11/2025).

Kelompok Aktivis 98 dikenal sebagai gerakan mahasiswa, pemuda, dan masyarakat sipil yang berperan dalam menggugat kekuasaan Orde Baru hingga melahirkan Reformasi 1998. Mereka menyebut keputusan pemerintah tersebut berpotensi mengaburkan ingatan sejarah bangsa.

BacaLainnya

Letkol Teddy Indra Wijaya Raih Penghargaan Taskap Terbaik pada Dikreg LXVII Seskoad 2026

4 Juni 2026

Menko Polkam Apresiasi Komjak, Dorong Insan Adhyaksa Terus Berprestasi dan Menjaga Integritas

30 Mei 2026

Menag Nasaruddin Umar Umumkan Hasil Sidang Isbat: 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

18 Mei 2026

“Kami tak menolak mengakui jasa siapapun terhadap Republik ini, termasuk Soeharto. Tetapi kepahlawanan adalah hal yang jauh lebih besar dan penting dari sekadar menghargai jasa seseorang,” demikian bunyi pernyataan mereka.

Menurut para aktivis, menjadikan klaim jasa sebagai alasan untuk mengangkat Soeharto ke posisi pahlawan dapat berakibat pada penyingkiran fakta sejarah mengenai pelanggaran hak asasi manusia, pembatasan kebebasan sipil, hingga represi politik selama masa Orde Baru.

Mereka menilai, hal tersebut sama saja dengan memberikan “bius amnesia sejarah” kepada bangsa.

“Kepahlawanan seharusnya menjadi mekanisme moral kolektif yang membantu bangsa membedakan mana yang benar dan yang salah dalam sejarah. Ia tidak boleh dikosongkan maknanya menjadi sekadar kemegahan personal,” lanjut pernyataan itu.

Soroti Inkonsistensi Negara dalam Penulisan Sejarah

Dalam pernyataannya, Aktivis 98 turut menyinggung pentingnya konsistensi negara dalam menghargai semua pihak yang berjasa bagi Indonesia.

Baca Juga  Jika Soeharto Jadi Pahlawan, Lalu Kami Ini Siapa?

Bila rekonsiliasi dijadikan alasan utama penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, mereka menilai pemerintah juga seharusnya berani mengakui kontribusi tokoh-tokoh kiri yang selama ini dihapus dalam penulisan sejarah resmi.

“Kami bertanya: Apakah bangsa ini telah kehilangan keberanian untuk mengakui sejarahnya sendiri? Apakah nilai-nilai yang hendak diajarkan kepada generasi kita dari sikap inkonsisten dan mau menang sendiri tersebut?” tulis mereka mempertanyakan.

Para aktivis juga menyoroti implikasi moral dari keputusan tersebut terhadap generasi muda. Mereka khawatir keputusan itu akan mengirim pesan bahwa kekuasaan dapat membenarkan tindakan apa pun, termasuk pelanggaran kemanusiaan, demi stabilitas politik.

“Jika itu pelajaran moral yang akan diwariskan kepada generasi muda, maka bangsa ini bukan sedang membangun masa depan, tetapi sedang memperpanjang bayang-bayang masa lalu. Terhadap kemungkinan itu, kami menyatakan tidak setuju,” tegas mereka.

Berikut aktivis reformasi 1998 menyatakan penolakan atas keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menetapkan Presiden ke-2 RI, Soeharto sebagai Pahlawan nasional, menyatakan tidak setuju:

1. Andi Arief
2. Rachland Nashidik
3. ⁠Hery Sebayang
4. ⁠Jemmy Setiawan
5. ⁠Aam Sapulete
6. ⁠Robertus Robet
7. ⁠Syahrial Nasution
8. ⁠Rocky Gerung
9. Yopie Hidayat
10. ⁠Bivitri Susanti
11. ⁠Abdullah Rasyid
12. ⁠Ulin Yusron
13. ⁠Iwan D. Laksono
14. ⁠Beathor Suryadi
15. ⁠Affan Afandi
16. ⁠Zeng Wei Zian
17. ⁠Umar Hasibuan
18. ⁠Hendardi
19. Syahganda Nainggolan
20. Hardi R Hermawan
21. ⁠Denny Indrayana
22. Khalid Zabidi.
23. Wawan Leak
24. Asfin Situmorang
25. Joni Sujarman
26. Kaka Sumijta
27. Anton Aritonang
28. Ign Tricahyo
29. Firdaus Dermawan
30. Bambang Sri Pujo Sukarno Sakti
31. Jove Manukoa
32. Standarkiaa Latief
33. Bob R
34. Teddy Wibisana
35. Gde Siriana
36. Lukman Nurhakim.

Baca Juga  Kapolri Rotasi Sejumlah Pati dan Pamen, Irjen Rudi Setiawan Ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Barat

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Aktivis Reformasi 1998Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Pemberian Gelar Pahlawan 2025 : Ada Dorongan Kuat dalam diri Presiden Prabowo untuk Rekonsiliasi Total

Posting Selanjutnya

Ketum BMI Gus Farkhan: Kepahlawanan adalah Kompas Moral Bangsa, Bukan Sekadar Kemegahan Personal

Related Posts

Letkol Teddy Indra Wijaya Raih Penghargaan Taskap Terbaik pada Dikreg LXVII Seskoad 2026

4 Juni 2026

Menko Polkam Apresiasi Komjak, Dorong Insan Adhyaksa Terus Berprestasi dan Menjaga Integritas

30 Mei 2026

Menag Nasaruddin Umar Umumkan Hasil Sidang Isbat: 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

18 Mei 2026

Beredar Undangan Catut Nama BGN, Bimtek SPPG Nasional 2026 Dipastikan Palsu

10 Mei 2026

SIAGA 98: Pernyataan Amien Rais Hoaks, ‘Black Campaign’ Cederai Etika Demokrasi

3 Mei 2026

ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

29 April 2026
Posting Selanjutnya

Ketum BMI Gus Farkhan: Kepahlawanan adalah Kompas Moral Bangsa, Bukan Sekadar Kemegahan Personal

Kemenko Polhukam dorong harmonisasi kewenangan pusat dan daerah untuk perkuat tata kelola pemerintahan.(Foto:doc. Polkam)

Kemenko Polhukam Dorong Revisi UU Pemda untuk Perkuat Sinergi dan Harmonisasi Pusat-Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

8 Juni 2026

Malaikat Pelindung Silmy Karim

7 Juni 2026

SIAGA 98 Dukung Kejagung Usut Tuntas Korupsi BGN, Minta Permohonan JC Soni Sonjaya Ditolak

6 Juni 2026

Presiden Prabowo Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Tekankan Dedikasi Pelaksana untuk Generasi Emas 2045

5 Juni 2026

Letkol Teddy Indra Wijaya Raih Penghargaan Taskap Terbaik pada Dikreg LXVII Seskoad 2026

4 Juni 2026

Tantangan Nanik S. Deyang: Menata Ulang Arah dan Integritas Program MBG

4 Juni 2026

KPK Maknai Pancasila sebagai Fondasi Moral untuk Mewujudkan Indonesia Bebas Korupsi

2 Juni 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Dukung Kejagung Usut Tuntas Korupsi BGN, Minta Permohonan JC Soni Sonjaya Ditolak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Maknai Pancasila sebagai Fondasi Moral untuk Mewujudkan Indonesia Bebas Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Tekankan Dedikasi Pelaksana untuk Generasi Emas 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malaikat Pelindung Silmy Karim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio