• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Selasa, Februari 10, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Sorot Prabowo

Strategi Prabowo Memerdekakan Palestina

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
31 Mei 2025
di Sorot Prabowo
Waktu membaca: 4 menit lebih
A A
0

oleh: Arvindo Noviar

Sorot Merah Putih – Dunia telah terlalu lama mengunyah kata “damai” sambil meneguk darah dari tanah yang dijajah. Palestina, negeri kecil yang tubuhnya dipetakan ulang oleh imperium, hari ini menjadi luka terbuka di jantung umat manusia.

BacaLainnya

Presiden Prabowo Terima Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer, Bahas Teknologi dan Masa Depan Aviasi Indonesia

3 Februari 2026
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi (Foto:BPMI)

Presiden Prabowo Resmikan Program Sekolah Rakyat Strategi Pengentasan Kemiskinan

12 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan laporan capaian hasil Satgas PKH dan penyelamatan keuangan negara tahun 2025 di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (24/12/2025)

Presiden Prabowo: Jangan Mau Dilobi, Penyelamatan Rp6,6 Triliun Baru Permulaan

26 Desember 2025

Sementara langit Gaza penuh oleh arwah anak-anak yang tak sempat dewasa, konferensi-konferensi internasional sibuk menjual perdamaian dalam kemasan keuntungan.

Tapi dari Timur dunia, dari negeri yang pernah dijajah dan tahu betul rasanya kehilangan tanah dan nama, muncul suara yang tidak keras tapi mengakar, Indonesia.

Dan dalam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, suara itu menjelma strategi.

Bukan strategi diam. Tapi langkah terencana, sadar, dan berani. Di hadapan pertanyaan besar dunia: “Kapan Indonesia akan membuka hubungan dengan Israel?”, Presiden Prabowo menjawab dengan syarat yang tidak bisa ditawar: “Setelah Palestina merdeka”.

Ini bukan retorika. Ini adalah batas moral yang ditarik dengan terang. Sebuah pagar nilai yang melindungi kehormatan bangsa dan memperkuat posisi Indonesia dalam geopolitik global.

Langkah ini tidak lahir dari kekosongan. Dunia hari ini sedang bergerak cepat, tidak hanya oleh perang senjata, tetapi juga oleh perang posisi, opini, dan dominasi ekonomi.

Amerika Serikat kehilangan cengkeraman, Cina membangun pengaruh senyap melalui jalur sutra baru, dan Rusia menggoyang ulang peta kekuasaan lewat Ukraina. Di tengah ini, Timur Tengah, tanah tiga agama, terus berkecamuk dalam percaturan antara martabat dan kompromi.

Baca Juga  Presiden Prabowo Disambut di Brussel, Lawatan Diplomatik Perkuat Kemitraan RI - Uni Eropa

Banyak negara Muslim mulai menjalin hubungan dengan Israel demi stabilitas semu dan kalkulasi ekonomi.

Namun Indonesia, melalui Prabowo, memilih tidak tenggelam dalam arus tersebut.

Ia bukan menutup pintu diplomasi, ia menunda pembukaan dengan syarat yang agung: kemerdekaan Palestina.

Karena Prabowo paham, hubungan internasional bukan sekadar transaksi, tapi pernyataan.

Dan Indonesia, yang konstitusinya menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, tidak bisa mengkhianati sejarah dan dirinya sendiri hanya demi kecepatan investasi atau pujian dari blok besar dunia.

Strategi ini bukan pasif. Ini adalah cara aktif untuk menjaga posisi tawar Palestina di mata dunia. Prabowo tahu, selama Indonesia belum membuka hubungan, ada tekanan moral yang tetap hidup.

Dunia tidak bisa mengklaim bahwa isu Palestina sudah selesai jika negara sebesar Indonesia belum menyerah.

Dengan itu, Prabowo menjadikan Indonesia semacam jangkar perlawanan yang sah, kredibel, dan tidak mudah diabaikan.

Lebih dari itu, ia sedang membangun pijakan agar ketika Palestina merdeka, dan hari itu akan datang, Indonesia bisa langsung hadir sebagai mitra sejajar. Bukan sebagai simpatisan belaka, tetapi sebagai negara besar yang menolak tunduk pada peta ketidakadilan.

Dan ketika Palestina sudah menjadi negara merdeka yang berdaulat, dengan kursi di forum internasional, dengan bendera yang tidak lagi robek di antara puing, saat itulah hubungan dengan Israel bisa dibuka. Bukan sebagai bentuk pengkhianatan, tapi sebagai strategi panjang yang berhasil: Palestina yang telah berdiri tegak sebagai bangsa.

Dalam strategi ini pula, Prabowo menjaga agar Indonesia tetap menjadi suara penting di dunia Islam, sekaligus kekuatan nonblok yang dapat dipercaya.

Ia tidak sedang memuaskan telinga massa, tapi sedang merancang peta jalan yang realistis, jangka panjang, dan menyelamatkan kehormatan.

Baca Juga  Pengamat Ungkap Pengurangan Tarif Impor AS Bukti Diplomasi Ekonomi Prabowo Berbuah Nyata

Inilah strategi yang tidak menjual heroisme, tapi menumbuhkan harapan yang kokoh. Seperti para petani yang menanam padi bukan untuk dimakan esok hari, tapi demi panen besar di musim mendatang.

Palestina bukan sekadar tempat. Ia adalah simbol dari apa yang salah dalam peradaban modern. Dan selama bangsa itu belum merdeka, maka dunia belum pantas menyebut dirinya maju.

Indonesia, melalui Prabowo, memahami hal itu. Karena Indonesia sendiri pernah direbut dan dijajah. Maka dari tanah yang pernah dirampas, lahir pemimpin yang tahu bagaimana memperjuangkan yang dirampas.

Strategi Prabowo bukan suara sunyi, tapi pukulan pelan yang bergema lama. Ia bukan diplomasi basa-basi, tapi arah kebijakan yang membawa nyawa: bahwa kemerdekaan bukan hadiah, melainkan harga diri. Dan harga diri tidak pernah bisa dibeli dengan hubungan dagang atau pengakuan sesaat.

Ketika fajar kemerdekaan Palestina datang, dunia akan mencatat siapa yang berdiri dan siapa yang berpaling.

Dan Indonesia, dalam langkah tegas Prabowo, akan berdiri di barisan terdepan, bukan sebagai penonton sejarah, tapi sebagai bagian dari mereka yang menulisnya.*

Jakarta, 31 Mei 2025

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Israelkonferensi internasionalmerdekakan PalestinaPresiden Prabowo Subianto
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Aktifis 98 Bicara: Refleksi 27 Tahun Reformasi, Pemerintahan Bebas KKN Bukan Mimpi Tapi Gagal

Posting Selanjutnya

Urgensi Pemberlakuan KUHAP Baru, Berikut Penjelasan Wamenkum Eddy

Related Posts

Presiden Prabowo Terima Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer, Bahas Teknologi dan Masa Depan Aviasi Indonesia

3 Februari 2026
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi (Foto:BPMI)

Presiden Prabowo Resmikan Program Sekolah Rakyat Strategi Pengentasan Kemiskinan

12 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan laporan capaian hasil Satgas PKH dan penyelamatan keuangan negara tahun 2025 di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (24/12/2025)

Presiden Prabowo: Jangan Mau Dilobi, Penyelamatan Rp6,6 Triliun Baru Permulaan

26 Desember 2025

Presiden Prabowo Pastikan Pemulihan Aceh Tamiang Dipercepat, Ingatkan Pentingnya Jaga Lingkungan

13 Desember 2025

Presiden Prabowo Terima Anugerah Kehormatan Bintang Tertinggi “Nishan-e-Pakistan” dari Pemerintah Pakistan

10 Desember 2025
Presiden Prabowo Subianto meninjau posko pengungsian korban banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025), untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal. (doc.Setpres)

Presiden Prabowo Setujui Bantuan Rp60 Juta untuk Perbaikan Rumah Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

9 Desember 2025
Posting Selanjutnya
Wakil Menteri Hukum, Edward O.S. Hiariej dalam acara Webinar Sosialisasi RUU KUHAP

Urgensi Pemberlakuan KUHAP Baru, Berikut Penjelasan Wamenkum Eddy

Jamuan santap malam kenegaraan dalam rangka kunjungan kenegaraan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 28 Mei 2025

Luruskan Isu, Seskab Teddy Pastikan Tak Ada Alkohol di Jamuan Kenegaraan Presiden Macron

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Presiden Prabowo Terima Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer, Bahas Teknologi dan Masa Depan Aviasi Indonesia

3 Februari 2026
Penutupan Retret PWI 2026 acara “Api Semangat Bela Negara” (ASBN) di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Retret PWI 2026 di Kemhan Resmi Ditutup, 160 Perwakilan PWI Dikukuhkan sebagai Kader Bela Negara

3 Februari 2026

Presiden Instruksikan Percepatan Reformasi Pasar Modal, Transparansi Beneficial Ownership Diperketat

1 Februari 2026
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani Board of Peace (BoP) Charter pada Kamis, 22 Januari 2026 di Davos, Swiss

Board of Peace: Langkah Prabowo yang Dibenci Kaum Penonton Tapi Diperlukan oleh Bangsa Besar

31 Januari 2026
Presiden Prabowo usai melantik keanggotaan Komisi Percepatan Reformasi Polri

Catatan SIAGA 98: Ingat Fakta Polri Bisa Abaikan Presiden

31 Januari 2026

Tutup Celah Korupsi Lintas Negara, KPK-CAC Timor Leste Teken MoU

17 Januari 2026

Buka Career Day MGBK DKI, Kepala BNN RI: Generasi Bebas Narkoba Penentu Indonesia Emas

14 Januari 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Sjafrie Sjamsoeddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lulusan Terbaik SEPA 93, Komjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho “Kuda Hitam” Calon Kapolri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Board of Peace: Langkah Prabowo yang Dibenci Kaum Penonton Tapi Diperlukan oleh Bangsa Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramai Dituding Cuma 30 Persen Susu, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Susu Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio