Sorot Merah Putih, Indragiri Hulu – Seekor sapi berjenis simental cross bernama Remon yang dirawat penuh kasih sayang oleh Brigadir Toni Kisnavan, anggota Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Petala Bumi, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto dalam perayaan Idul Adha 2025.
Remon bukan sembarang sapi, dengan bobot mencapai 900 kilogram dan usia 4,5 tahun, sapi ini menjadi simbol ketekunan, dedikasi, dan kolaborasi antara aparat negara dan masyarakat dalam pengembangan peternakan rakyat.
“Alhamdulillah, saya bersyukur dan merasa sangat senang sapi kami terpilih menjadi hewan kurban Presiden. Terima kasih kepada Dinas Peternakan Inhu yang telah memfasilitasi hingga akhirnya terpilih menjadi kurban Pak Presiden,” ujar Brigadir Toni, Rabu (4/6/2025).
Brigadir Toni mengaku mulai menekuni usaha ternak sejak empat tahun lalu sebagai kegiatan sampingan di luar tugas dinas. Bersama kelompok tani lokal, ia kini memiliki 7 ekor sapi simental cross dan 6 sapi Bali yang dirawat secara kolektif.
Remon sendiri dibeli saat berusia 3,5 tahun, lalu dirawat secara intensif. Pakan yang diberikan pun terbilang istimewa, mulai dari ampas tahu, konsentrat, ampas singkong dari Lampung, hingga rumput segar pilihan.
Tak hanya itu, sapi ini juga rutin dimandikan dua kali sehari dan diberi jamu tradisional untuk menjaga vitalitasnya.
“Kalau ada tanda-tanda tidak sehat, kami langsung panggil dokter hewan. Kebersihan dan kesehatan adalah prioritas. Kami sangat berhati-hati agar sapi tidak terkena penyakit seperti PMK,” jelas Toni.
Sapi Remon akhirnya dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto seharga Rp 73 juta. Dana hasil penjualan ini akan digunakan untuk memperluas usaha peternakan yang dirintis Toni dan kelompoknya.
“Rencananya kami akan bangun kandang baru dan memperluas kerja sama dengan petani lain. Ke depan, kami juga ingin mengembangkan ternak sapi Bali yang lebih ekonomis,” ungkapnya.
Selain Remon, Presiden Prabowo juga memberikan total 13 ekor sapi kurban untuk masyarakat Riau. Sebanyak 12 ekor disalurkan ke setiap kabupaten/kota di provinsi tersebut, sementara satu ekor khusus diserahkan ke tingkat provinsi.
Kisah Toni dan Remon menjadi bukti bahwa semangat kerja keras dan kolaborasi bisa membawa manfaat besar, bahkan hingga ke lingkup nasional.
Ia berharap pengalamannya dapat menjadi inspirasi bagi para petani dan peternak lain untuk terus maju dan berkembang.
“Semoga usaha kami bisa semakin berkembang dan memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar. Terpilihnya Remon sebagai kurban Presiden adalah berkah besar yang ingin kami bagi bersama,” pungkas Toni.*
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini
















