Sorot Merah Putih, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia dalam insiden saat demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.
Kepala Negara hadir di rumah duka yang berlokasi di kawasan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (29/8/2025) malam sekira pukul 21.40 WIB. Presiden datang mengenakan baju safari cokelat muda dan peci hitam.

Sesampainya di rumah duka, Presiden Prabowo langsung menyalami serta memeluk kedua orang tua almarhum. Suasana haru menyelimuti ruangan ketika orang tua Affan menitikkan air mata saat memeluk Presiden.
Presiden berbincang selama kurang lebih 20 menit, memberikan dukungan moril dan memastikan perhatian penuh pemerintah kepada keluarga korban.
“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Republik Indonesia mengucapkan turut berdukacita sedalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sedih peristiwa ini terjadi,” ujar Prabowo dalam pernyataan resminya sebelumnya, Jumat siang (29/8/2025).
Turut mendampingi Presiden, Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Tragedi yang Mengguncang Publik
Kematian Affan Kurniawan (21) menuai gelombang duka dan kemarahan publik. Affan tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat kericuhan demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Menurut keterangan warga, Affan adalah tulang punggung keluarga. Ia tinggal di kontrakan sempit ukuran 3×11 meter bersama tujuh anggota keluarga lainnya. Ayahnya bekerja serabutan, kakak laki-lakinya juga pengemudi ojol, dan adik perempuannya masih duduk di bangku SMP.
“Dia tulang punggung keluarga, diandalkan ibunya banget,” kata Muri, pemilik kontrakan.
Kamis sore itu, usai mengantar pesanan makanan di Bendungan Hilir, Affan terjebak di tengah kericuhan. Rantis Brimob yang melaju kencang menabraknya. Ia sempat dilarikan ke RSCM, namun nyawanya tak tertolong.
#AffanKurniawanMartirDemokrasi
Sejumlah pengamat menilai, tragedi ini berpotensi menjadi katalis aksi massa lebih besar, mengingat ketidakpuasan publik terhadap isu demokrasi, ekonomi, dan penanganan aksi oleh aparat.
Tagar #AffanKurniawanMartirDemokrasi ramai di media sosial, dengan banyak tokoh politik, akademisi, dan masyarakat menyebutnya sebagai “martir demokrasi”.
Presiden Prabowo memastikan pemerintah akan menanggung kehidupan seluruh anggota keluarga almarhum.
“”Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarga almarhum dan akan memberi perhatian khusus kepada orang tuanya dan adik-adik dan kakak-kakaknya,” pungkas Presiden.***
Baca juga :
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini














