• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Kamis, Juli 23, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Nasional

Lonjakan Penderita Diabetes, Indonesia dalam Keadaan Darurat?

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
16 Januari 2025
di Nasional
Waktu membaca: 4 menit lebih
A A
0

Sorot Merah Putih, Bekasi – Angka penderita diabetes terus meningkat secara signifikan, baik di tingkat global maupun nasional. Berdasarkan laporan International Diabetes Federation (IDF) 2023, jumlah penderita diabetes di dunia mencapai 537 juta orang dewasa, dengan proyeksi lonjakan menjadi 783 juta pada tahun 2045.

Indonesia, yang kini menempati posisi ke-7 sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi di dunia, menyumbang sekitar 19,5 juta kasus diabetes dewasa. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi sistem kesehatan nasional.

BacaLainnya

Selamat Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026

1 Juli 2026
Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin

SIAGA 98 Dorong DPR hingga Setneg Kawal Ketat Implementasi Ketentuan Peralihan UU Polri Nomor 5 Tahun 2026

29 Juni 2026

Letkol Teddy Indra Wijaya Raih Penghargaan Taskap Terbaik pada Dikreg LXVII Seskoad 2026

4 Juni 2026

“Kenaikan jumlah penderita diabetes ini mencerminkan gaya hidup masyarakat yang semakin tidak sehat, ditambah rendahnya kesadaran untuk melakukan deteksi dini,” ujar Ns. Padri Setiawan, S.Kep., Founder Epitel Indonesia, saat ditemui di kantornya pada Kamis (16/01/2025).

Menurut Padri, urbanisasi dan perubahan pola hidup masyarakat menjadi salah satu pemicu utama.

“Orang-orang lebih banyak mengonsumsi makanan olahan dan manis, sementara aktivitas fisik semakin minim. Ini menjadi kombinasi yang berbahaya,” tambahnya.

Kasus di Indonesia Semakin Mengkhawatirkan

Selain angka penderita yang tinggi, banyak kasus diabetes di Indonesia tidak terdiagnosis hingga tahap komplikasi.

Hal ini disampaikan oleh Asrul, Amd. Kep., Co-Founder Epitel Indonesia, yang juga aktif memberikan edukasi terkait pencegahan dan pengelolaan diabetes.

“Banyak pasien baru datang ke fasilitas kesehatan ketika sudah mengalami komplikasi, seperti luka diabetes yang sulit sembuh, penyakit jantung, atau gagal ginjal. Padahal, deteksi dini bisa mencegah kondisi memburuk,” ujar Asrul.

Baca Juga  Badan Pangan Nasional Gelar Sosialisasi Survei Penilaian Integritas KPK Tahun 2025, Ini Jadwalnya

Ia menambahkan, salah satu tantangan utama adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang gejala awal diabetes.

“Gejala seperti sering haus, sering buang air kecil, dan luka yang sulit sembuh sering dianggap remeh. Ketika pasien menyadari, penyakitnya sudah dalam tahap lanjut,” jelasnya.

Tren Meningkatnya Diabetes pada Anak dan Remaja

Yang lebih memprihatinkan, tren diabetes kini juga meningkat pada anak-anak dan remaja. Asrul menjelaskan bahwa diabetes tipe 2, yang sebelumnya dianggap penyakit orang dewasa, kini mulai banyak ditemukan pada usia muda.

“Anak-anak sekarang banyak mengonsumsi makanan cepat saji, minuman manis, dan jarang bergerak. Ini membuat mereka lebih rentan terkena diabetes di usia muda,” katanya.

Ia menegaskan bahwa edukasi sejak dini menjadi kunci untuk mencegah generasi muda terjebak dalam lingkaran diabetes.

Dari sisi ekonomi, diabetes memberikan beban besar pada sistem kesehatan nasional.

“Pengobatan diabetes membutuhkan biaya yang sangat besar, terutama jika sudah masuk tahap komplikasi seperti amputasi atau gagal ginjal,” ujar Padri.

Ia menjelaskan bahwa biaya perawatan diabetes tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada keluarga dan produktivitas masyarakat.

“Orang yang menderita diabetes sering kehilangan kemampuan untuk bekerja karena kondisi kesehatan mereka. Ini tidak hanya mengganggu ekonomi keluarga tetapi juga negara,” tambahnya.

Sebagai penyedia layanan kesehatan modern khusus perawatan luka diabetes, Epitel Indonesia memiliki peran penting dalam memberikan solusi untuk masalah ini. Baik Padri maupun Asrul sepakat bahwa langkah pencegahan adalah kunci utama.

“Pencegahan diabetes harus dimulai dari edukasi dan perubahan pola hidup. Masyarakat perlu memahami bahwa diabetes bukan hanya soal gula darah, tetapi juga soal gaya hidup secara keseluruhan,” kata Padri.

Asrul menambahkan bahwa layanan kesehatan harus lebih fokus pada deteksi dini dan manajemen kasus.

Baca Juga  PPATK Buka Blokir Rekening Dormant, Jumhur Hidayat: Terima Kasih Presiden Prabowo

“Kami di Epitel Indonesia tidak hanya fokus pada perawatan luka diabetes, tetapi juga pada edukasi pasien untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Ini mencakup pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pengelolaan stres,” ujarnya.

Diakhir wawancara, Padri dan Asrul memberikan pesan penting untuk masyarakat.

“Diabetes adalah penyakit yang bisa dikelola. Jangan tunggu sampai komplikasi datang untuk peduli terhadap kesehatan Anda. Mulailah dengan pola makan sehat, olahraga rutin, dan periksa kesehatan secara berkala,” kata Padri.

Asrul menambahkan, “Kami di Epitel Indonesia siap membantu masyarakat, baik dalam perawatan luka diabetes maupun memberikan edukasi. Kesehatan adalah investasi, dan mencegah selalu lebih baik daripada mengobati”.

Dengan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan penyedia layanan kesehatan seperti Epitel Indonesia, diharapkan angka penderita diabetes dapat ditekan, dan masyarakat Indonesia dapat hidup lebih sehat serta produktif.

Fakta Diabetes di Indonesia (2023):
• Jumlah Kasus: 19,5 juta orang dewasa.
• Komplikasi Utama: Luka diabetes, gagal ginjal, penyakit jantung.
• Faktor Risiko: Gaya hidup tidak sehat, obesitas, kurang aktivitas fisik.

“Jangan tunggu gula darah merusak tubuh Anda. Mulailah hidup sehat hari ini,” menutup.*(sorotmerahputih)

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Founder Epitel IndonesiaLonjakan Penderita DiabetesTren Meningkatnya Diabetes
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung dan Jajaran Bahas Pemberantasan Korupsi dan Penanganan Perizinan Ilegal

Posting Selanjutnya

Hari Jadi Museum RAA Adiwijaya: 26 Sekolah di Garut Ikuti LCC Permuseuman

Related Posts

Selamat Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026

1 Juli 2026
Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin

SIAGA 98 Dorong DPR hingga Setneg Kawal Ketat Implementasi Ketentuan Peralihan UU Polri Nomor 5 Tahun 2026

29 Juni 2026

Letkol Teddy Indra Wijaya Raih Penghargaan Taskap Terbaik pada Dikreg LXVII Seskoad 2026

4 Juni 2026

Menko Polkam Apresiasi Komjak, Dorong Insan Adhyaksa Terus Berprestasi dan Menjaga Integritas

30 Mei 2026

Menag Nasaruddin Umar Umumkan Hasil Sidang Isbat: 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

18 Mei 2026

Beredar Undangan Catut Nama BGN, Bimtek SPPG Nasional 2026 Dipastikan Palsu

10 Mei 2026
Posting Selanjutnya
Pelaksanaan pembukaan LCC Permuseuman "Murdi Nomor Wahid" Hari Jadi Museum RAA Adiwijaya Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Art Center, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (16/01/2025)

Hari Jadi Museum RAA Adiwijaya: 26 Sekolah di Garut Ikuti LCC Permuseuman

Audiensi KPK dengan Kemenkopolkam pada Kamis (16/01/2025)

KPK - Kemenpolkam Perkuat Sinergi Optimalkan Pencegahan dan Penindakan Korupsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Presiden Prabowo Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia di Istana Negara

22 Juli 2026

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

22 Juli 2026

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya di Malang, Tekankan Pengabdian TNI dan Polri untuk Rakyat

18 Juli 2026

Selamat Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026

1 Juli 2026
Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin

SIAGA 98 Dorong DPR hingga Setneg Kawal Ketat Implementasi Ketentuan Peralihan UU Polri Nomor 5 Tahun 2026

29 Juni 2026
MBG Watch memasang garis kuning-hitam atau menyegel secara simbolis area depan kantor BGN

Kenaikan BBM, Skandal Tata Kelola MBG dan Mega Koruptor: Kombinasi Yang Perlu Diwaspadai

12 Juni 2026

Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

8 Juni 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alasan DPR Tak Dukung Alimin Ribut Sujono, Hakim Vonis Mati Ferdy Sambo yang Gagal Jadi Hakim Agung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lawatan Diplomatik Presiden Prabowo: Hadiri Sidang Umum PBB, Kunjungi Kanada hingga Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mendagri: Moratorium Pemekaran Daerah Otonomi Baru Tidak Berlaku untuk Usulan Daerah Istimewa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Meme Berujung Tersangka, Ketua Komisi III Minta Penangguhan Penahanan Mahasiswi ITB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia di Istana Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com | djituberita.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio