• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Senin, Juni 8, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Sorot Dwi Warna

KPK Sisir Gudang Meubelair Sekolah di Jakarta, Antisipasi Celah Korupsi dari Hulu

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
7 Juni 2025
di Sorot Dwi Warna
Waktu membaca: 4 menit lebih
A A
0
Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK tinjau Gedung UPT Pusat Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan di Jakarta Selatan serta Gedung UPT Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat di Jakarta Barat

Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK tinjau Gedung UPT Pusat Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan di Jakarta Selatan serta Gedung UPT Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat di Jakarta Barat (dok KPK)

Sorot Merah Putih, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan komitmen serius pada sektor pendidikan. Kali ini dengan menyisir potensi celah korupsi dari sisi pengadaan sarana prasarana sekolah.

Pada Kamis, 5 Juni 2025, tim KPK melakukan peninjauan ke dua gudang penyimpanan sementara milik Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

BacaLainnya

KPK Maknai Pancasila sebagai Fondasi Moral untuk Mewujudkan Indonesia Bebas Korupsi

2 Juni 2026

KPK Dorong Reformasi Tata Kelola Parpol untuk Cegah Korupsi Politik Sejak Hulu

27 April 2026

KPK-Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin Berintegritas di Tengah Ancaman Konflik Kepentingan

24 April 2026

Dua lokasi yang dikunjungi adalah Gedung UPT Pusat Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan di Jakarta Selatan serta Gedung UPT Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat di Jakarta Barat.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan KPK terhadap keberlangsungan proyek pembangunan sekolah yang sempat tertunda.

Dwi Aprilia Linda Astuti, Kepala Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK telah melakukan kunjungan lapangan di gudang penyimpanan Dinas Pendidikan, terutama di daerah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

“Direktorat II Korsup mengecek keberadaan meja, kursi, lemari, atau meubelair yang akan digunakan untuk SD Cikini 1, SD Cikini 2, dan beberapa SD lain yang masih dalam proses pembangunan,” ujar Linda Astuti.

Linda menegaskan, fokus kunjungan ini adalah memastikan sarana pendidikan telah siap sebelum sekolah mulai beroperasi.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika SD ini sudah beroperasi, maka meubelairnya semua sudah tersedia, anak-anak sudah bisa bersekolah,” tambahnya.

Pembangunan SD Cikini 1 dan 2 yang semestinya rampung pada 2024 ternyata masih berlanjut hingga 2025.

Keterlambatan ini menjadi sinyal peringatan bagi KPK untuk memperkuat fungsi pencegahan dari hulu.

Baca Juga  Hingga Maret 2025, KPK Kembalikan Rp53 Miliar ke Kas Negara Lewat Lelang Barang Rampasan

“Melakukan pencegahan tidak hanya melalui rapat, tapi kita pastikan di lapangan bahwa semua target bisa tercapai,” tegas Linda.

Dalam kegiatan tersebut, KPK juga berdiskusi dengan jajaran Dinas Pendidikan, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), guna menggali potensi risiko korupsi.

Salah satu aspek krusial yang menjadi sorotan adalah kejelasan satuan harga dalam kontrak pengadaan meubelair tahun 2024.

“Untuk pengadaan meubel, ternyata memang di tahun 2024 kami tadi masih mempelajari dan masih minta kontraknya. Terutama kami akan mencermati satuan harga, karena satuan harga ini bahasa kami adalah gelondongan, tidak kemudian satuan harganya berapa,” jelas Linda.

KPK masih menunggu dokumen pelengkap dari Dinas Pendidikan untuk menelaah lebih jauh dan menutup potensi celah kerugian negara.

“Harapan terbesarnya adalah semua bersama-sama kami dengan Pemprov DKI Jakarta dalam pencegahan korupsi. Jadi kita sisir bersama-sama, sehingga tidak terjadi dan kita menutup potensi kerugian keuangan negara,” pungkas Linda.

Meubelair untuk 80 Sekolah, 12 Belum Didistribusikan

Pengadaan meubelair tahun 2024 ditujukan untuk 80 sekolah di DKI Jakarta berdasarkan permintaan dari masing-masing satuan pendidikan, dengan rincian:

-18 sekolah direhabilitasi total pada 2023;
-23 sekolah direhabilitasi total pada 2024;
-32 sekolah direhabilitasi berat pada 2023; dan
-7 sekolah tidak direhabilitasi, namun mengajukan permohonan meubelair

Dari seluruh sekolah tersebut, hanya 12 sekolah yang belum menerima meubelair karena masih dalam proses rehabilitasi.

Proses Pengadaan dan Tantangan di Lapangan

PPTK Pengadaan Meubel Sekolah Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Boris Sembiring, menjelaskan bahwa pengadaan meubel dilakukan dengan pendekatan berbasis kebutuhan.

“Sesuai alurnya, yang pertama itu identifikasi pun bergaris lurus dengan kebutuhan rehab. Di mana kebutuhan rehab itu berdasarkan permintaan sekolah dan mana yang direkomendasikan teknis,” ujar Boris.

Baca Juga  Aksi Protes Meluas, SIAGA 98: Polri Harus Solid dan Perkuat Intelkam!

Setelah kebutuhan terpetakan, pengadaan dilakukan melalui e-purchasing via katalog nasional, dilanjutkan dengan seleksi penyedia dan pengecekan administrasi.

Namun, kendala muncul ketika proyek rehabilitasi fisik belum selesai, sehingga barang tidak bisa dikirim langsung ke sekolah.

“Bila terkendala dalam proses rehab, kondisinya sudah berkontrak. Lalu apabila rehab terkendala, maka tidak dapat dikirimkan,” jelasnya.

Dalam kondisi tersebut, penyedia barang diminta menitipkan sementara di gudang milik Dinas. Setelah rehabilitasi rampung, barulah meubelair dikirim dan dirakit langsung di sekolah.

“Contohnya seperti Cikini. Kepala sekolah mengirim surat, lalu barang yang saat ini di gudang dikirim ke sekolah dan dirakit. Artinya sekolah akan menerima barang-barang sudah terakit, kondisi siap digunakan di kelas,” ungkap Boris.

Anggaran dan Komitmen Penyelesaian

Total anggaran untuk pengadaan meubelair tahun 2024 mencapai kurang lebih Rp30 miliar, mencakup sekolah yang direhab pada 2023 dan 2024.

Meski targetnya rampung tahun 2024, beberapa penyelesaian harus menyesuaikan kondisi lapangan.

Boris menegaskan, kontrak dengan penyedia menjamin barang akan tetap dikirim dan dirakit meski prosesnya mundur.

“Walaupun sudah lewat tahun, mereka akan bertanggung jawab dan menggaransikan barang-barang itu diterima sampai sekolah dan terakit bahkan ongkos kirim,” ujarnya.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga telah menerima arahan dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk segera menyelesaikan proyek-proyek rehabilitasi yang tertunda.

Evaluasi menyeluruh pun akan dilakukan agar perencanaan dan pelaksanaan ke depan menjadi lebih efektif dan efisien.*

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: #MerahPutihTegakBerdiricelah korupsi sarana prasarana sekolahDinas Pendidikan Provinsi DKI JakartaKomisi Pemberantasan KorupsiTutup Celah Korupsi dari HuluUPT Pusat Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Presiden Prabowo ke Skuad Timnas Indonesia: “Jangan Minder, Kita Bangsa Besar, Berikan Hati untuk Negeri”

Posting Selanjutnya

Sri Mulyani dan Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Nduga, Polwan Ops Damai Cartenz Perkuat Keamanan VVIP

Related Posts

KPK Maknai Pancasila sebagai Fondasi Moral untuk Mewujudkan Indonesia Bebas Korupsi

2 Juni 2026

KPK Dorong Reformasi Tata Kelola Parpol untuk Cegah Korupsi Politik Sejak Hulu

27 April 2026

KPK-Lemhannas Gembleng 110 Calon Pemimpin Berintegritas di Tengah Ancaman Konflik Kepentingan

24 April 2026

Minimnya Anggaran KPK dan Dampaknya Terhadap Efektivitas Pemberantasan Korupsi di Indonesia

23 April 2026

KPK Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan BRIN di Tengah Risiko Korupsi Sektor Riset

10 April 2026

KPK Gelar Pelatihan Integritas bagi APH, Targetkan 160 Personel Sepanjang 2026

8 Maret 2026
Posting Selanjutnya
Polwan dari Operasi Damai Cartenz-2025 dalam pengamanan VVIP kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., dan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D., ke Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan

Sri Mulyani dan Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Nduga, Polwan Ops Damai Cartenz Perkuat Keamanan VVIP

Fadli Zon: Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Rampung Agustus 2025, Siap Uji Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

8 Juni 2026

Malaikat Pelindung Silmy Karim

7 Juni 2026

SIAGA 98 Dukung Kejagung Usut Tuntas Korupsi BGN, Minta Permohonan JC Soni Sonjaya Ditolak

6 Juni 2026

Presiden Prabowo Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Tekankan Dedikasi Pelaksana untuk Generasi Emas 2045

5 Juni 2026

Letkol Teddy Indra Wijaya Raih Penghargaan Taskap Terbaik pada Dikreg LXVII Seskoad 2026

4 Juni 2026

Tantangan Nanik S. Deyang: Menata Ulang Arah dan Integritas Program MBG

4 Juni 2026

KPK Maknai Pancasila sebagai Fondasi Moral untuk Mewujudkan Indonesia Bebas Korupsi

2 Juni 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Maknai Pancasila sebagai Fondasi Moral untuk Mewujudkan Indonesia Bebas Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Dukung Kejagung Usut Tuntas Korupsi BGN, Minta Permohonan JC Soni Sonjaya Ditolak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Tekankan Dedikasi Pelaksana untuk Generasi Emas 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tantangan Nanik S. Deyang: Menata Ulang Arah dan Integritas Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio