• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Sabtu, Mei 16, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Pemerintahan

Kopdes Merah Putih Bisa Menjadi Trigger Kebangkitan Jutaan UMKM di Indonesia

Redaksi oleh Redaksi
9 Juni 2025
di Pemerintahan
Waktu membaca: 3 menit lebih
A A
0
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih

Ilustrasi Kantor Koperasi Desa Merah Putih (istimewa)

Oleh: Marlin Dinamikanto

Sorot Merah Putih – Dengan catatan tidak mengulangi perilaku Koperasi Unit Desa (KUD) era Orde Baru yang kerap dipelesetkan ketua untung duluan, Koperasi Desa Merah Putih bisa menjadi trigger kebangkitan usaha mikro, kecil dan menengah di desa-desa. Kopdes Merah Putih bukan pesaing. Melainkan mitra yang menjembatani UMKM mengakses beragam kepentingan bisnisnya.

BacaLainnya

Pemerintah Luncurkan Delapan Butir Transformasi Budaya Kerja Nasional dan Kebijakan Energi

1 April 2026

Mensesneg: Harga BBM Belum Naik, Pasokan Nasional Dipastikan Aman

31 Maret 2026
BGN alihkan 286 SPPG untuk layani makanan bergizi bagi 600 ribu pengungsi banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh.(Istimewa)

BGN Alihkan 286 SPPG untuk Layani Pengungsi Banjir dan Longsor di Sumatera dan Aceh

2 Desember 2025

Dari dulu ke dulu persoalan UMKM adalah bagaimana mengakses pinjaman secara cepat berbasis kepercayaan. Sebut saja mbak-mbak yang berdagang sayuran di pasar. Ada kalanya dia tidak bawa uang. Di sana sudah ada mas-mas berjaket Kosipa lengkap dengan tas pinggang dan buku catatan.

Kepada mas-mas itu roda usahanya yang skala mikro dipertaruhkan. Meskipun bunga terhitung mahal, sebut saja pinjam Rp500 ribu yang dicicil Rp25 ribu per hari selama 30 hari, tapi mbak-mbak itu tidak keberatan. Dengan rata-rata keuntungan kotor Rp 100 ribu per hari dengan bayar bunga Rp 25 ribu masih bisa membawa Rp 75 ribu untuk keluarganya. Sisanya diputar lagi untuk belanja dagangan selama satu bulan.

Petani gurem adalah UMKM juga di bidang produksi. Bibit, pupuk, pestisida dan kebutuhan hidup sehari-hari membutuhkan biaya. Dari sinilah pengijon datang membiayai semua kebutuhan petani. Sudah itu hampir semua hasil panen dikuasainya. Para petani sulit keluar dari eksploitasi abadi ini karena ini menyangkut keberlangsungan hidup.

Presiden Prabowo yang lahir dari lingkungan keluarga sosialis tentu saja tidak nyaman dengan kondisi yang eksploitatif ini. Maka dibentuklah Koperasi Desa Merah Putih yang diharapkan menjadi trigger penggerak turbin ekonomi skala UMKM yang selama ini terus-menerus dibiarkan menjadi korban penghisapan.

Baca Juga  Kolaborasi 3 Menteri: Pemerintah Akan Bentuk Koperasi Desa Merah Putih di 70 Ribu Desa

Padahal mestinya, yang mikro bisa naik kelas ke usaha kecil, yang kecil naik kelas ke usaha menengah, dan yang menengah bisa naik kelas ke skala yang lebih atas lagi. Ikhtiar itu tentunya tidak mudah tanpa munculnya habitat yang cocok untuk bersemainya jiwa-jiwa leadership sekaligus enterpreneurship.

Kopdes Merah Putih bisa menjadi socio-preneurship untuk membangkitkan jiwa kewirausahaan di lingkungan UMKM selaku mitra strategis agar perekonomian nasional tetap berorientasi kepada kepentingan orang banyak. Tinggal bagaimana pengaturan lingkup dan ruang gerak agar koperasi dan UMKM tidak saling tikam di lapangan.

Hemat saya, koperasi lebih fokus kepada kegiatan usaha yang sulit dijangkau oleh UMKM. Sebagai contoh serahkan saja kegiatan produk baik pertanian maupun skala rumahan ke UMKM. Sedangkan Kopdes Merah Putih yang lebih mudah mengakses pembiayaan dan memiliki jaringan luas ke seluruh wilayah Indonesia berfokus kepada permodalan dan perdagangan.

Secara garis besar UMKM lebih bertumpu kepada sektor produksi pertanian, rumahan warung, jasa rekrasi, pijat, salon, tukang cukur dan seterusnya. Ada pun Kopdes lebih bertumpu ke sektor jasa, meskipun bisa juga masuk ke sektor produksi skala besar yang sulit dijangkau oleh UMKM, misalnya pabrik ban, pengolahan susu, pengolahan produk perikanan dan pertanian skala besar, tapi tetap saja membutuhkan pasokan dari UMKM

Sebagai alat transaksi, Inkopdes bisa merancang e-wallet atau QRIS yang berbasis bank digital. Bank digital ini hanya membutuhkan web, server, platform aplikasi dan band width yang memadai dengan dukungan cyber security yang mumpuni. Jadi tidak perlu lagi membangun kantor-kantor megah sejak pusat ke desa-desa dengan biaya maintenance yang super mahal. Prinsip efisiensi tetap harus dikedepankan untuk menajamkan daya saing.

Baca Juga  Menlu Sugiono Tepis Isu Kunjungan Presiden Prabowo ke Israel Usai KTT Mesir

Seyogyanya pula Bukopin menjadi bank digital dengan merekrut puluhan atau bahkan ratusan ribu tenaga IT yang jumlahnya semakin berserak di Indonesia. Dengan kekuatan jaringan yang luar biasa banyak, valuasi Bukopin bisa mengungguli bank-bank konvensional yang sekarang ada. Biarkan pula bank-bank milik negara terus hidup dan berkembang sehingga tidak terjadi monopoli yang rentan freud, bahkan penyalahgunaan wewenang yang pada akhirnya tidak kompatibel dengan jiwa entrepreneurship itu sendiri.

Sedangkan di sektor jasa dan perdagangan, Inkopdes bisa membangun berbagai platform e-commerce dengan induk tersendiri. E-commerce ini bisa pula menjadi mitra strategis UMKM yang juga bergerak di berbagai sektor sebut saja pertanian itu ada beragam produk, industri pengolahan skala rumahan, perikanan, craft, pariwisata dan masih banyak lagi kebutuhan yang harus dipasok, baik di dalam maupun luar negeri (orientasi ekspor).

Tentu saja, meskipun koperasi bersifat suka rela, namun sumber daya manusia yang direkrut tidak boleh asal mencatatkan nama untuk memenuhi persyaratan pendirian koperasi sehingga melahirkan tenaga yang kompeten dan berintegritas.

Dengan kata lain, apabila Kopdes dikelola dengan benar, tidak mengulangi perilaku dan tabiat KUD, Kopdes memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi trigger bangkitnya jutaan UMKM di Indonesia. Memang tidak semua bisa menjadi pengusaha, tapi paling tidak Kopdes dan UMKM berpotensi menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya. (*)

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Koperasi Desa Merah PutihMarlin DinamikantoUMKM
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Apresiasi Panen Raya Jagung 2,54 Juta Ton, Komisi III DPR: Pak Kapolri Sosok Patriot Sejati

Posting Selanjutnya

Poros Muda NU Nilai Penyelenggaraan Haji 2025 Kacau dan Tak Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Related Posts

Pemerintah Luncurkan Delapan Butir Transformasi Budaya Kerja Nasional dan Kebijakan Energi

1 April 2026

Mensesneg: Harga BBM Belum Naik, Pasokan Nasional Dipastikan Aman

31 Maret 2026
BGN alihkan 286 SPPG untuk layani makanan bergizi bagi 600 ribu pengungsi banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh.(Istimewa)

BGN Alihkan 286 SPPG untuk Layani Pengungsi Banjir dan Longsor di Sumatera dan Aceh

2 Desember 2025
KSP M. Qodari menekankan rusun ASN–MBR harus layak, estetis, dan terjangkau sebagai bagian percepatan Program 3 Juta Rumah.(Ist)

KSP M. Qodari Tegaskan Rusun ASN dan MBR Harus Jadi Hunian Layak, Estetis, dan Terjangkau

25 November 2025
Pemerintah membangun 104 Sekolah Rakyat pada 2026 untuk memperluas akses pendidikan(BPMI/Setpres)

Pembangunan 104 Sekolah Rakyat Dimulai, Pemerintah Targetkan Rampung Tahun Ajaran 2026/2027

17 November 2025
Badan Gizi Nasional menyiapkan Rp29,5 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis hingga akhir 2025. (Foto: doc.BGN)

BGN Siapkan Anggaran Rp29,5 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis hingga Akhir 2025

12 November 2025
Posting Selanjutnya

Poros Muda NU Nilai Penyelenggaraan Haji 2025 Kacau dan Tak Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Penambangan nikel PT Kawei Sejahtera Mining di Pulau Kawe, Distrik Waigeo Barat, Raja Ampat, Papua Barat Daya

SIAGA 98 Minta KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Izin Tambang di Gugus Pulau Raja Ampat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Penggerebekan Markas Judol WNA di Jakbar, Puan: Jangan Biarkan Indonesia Jadi Basis Operasi

15 Mei 2026

Beredar Undangan Catut Nama BGN, Bimtek SPPG Nasional 2026 Dipastikan Palsu

10 Mei 2026

Teddy Indra Wijaya: Diam di Tengah Badai Politik

8 Mei 2026

SIAGA 98: Pernyataan Amien Rais Hoaks, ‘Black Campaign’ Cederai Etika Demokrasi

3 Mei 2026
Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026

Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Rp116 Triliun di Cilacap

30 April 2026

ADPPI Tegaskan Peran Kunci Jumhur Hidayat dalam Sinkronisasi Transisi Energi dan Lingkungan

29 April 2026

KPK Dorong Reformasi Tata Kelola Parpol untuk Cegah Korupsi Politik Sejak Hulu

27 April 2026

Artikel Terpopuler

  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lawatan Diplomatik Presiden Prabowo: Hadiri Sidang Umum PBB, Kunjungi Kanada hingga Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Logo Baru, Semangat Baru: Pindad Tegaskan Komitmen Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Undangan Catut Nama BGN, Bimtek SPPG Nasional 2026 Dipastikan Palsu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Ajak Masyarakat Laporkan Dugaan Korupsi, Ini Syarat dan Prosedurnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggerebekan Markas Judol WNA di Jakbar, Puan: Jangan Biarkan Indonesia Jadi Basis Operasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio