• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Selasa, September 8, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Opini

Jalan Baru Menuju Kedaulatan Desa

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
17 Mei 2025
di Opini
Waktu membaca: 4 menit lebih
A A
0

oleh :
Arvindo Noviar

Sorot Merah Putih – Di desa-desa yang pernah menjadi medan belakang revolusi, tempat dapur umum para gerilya mendidihkan air dan niat kemerdekaan, sejarah republik ini tak hanya dilahirkan, ia disusui.

BacaLainnya

Sufmi Dasco Pertaruhkan Jabatannya di RUU Perampasan Aset

28 Agustus 2026

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Buruh: Kedekatan yang Dibangun Lewat Dialog, Perlindungan dan Aksi Nyata

1 Agustus 2026

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

22 Juli 2026

Di gubuk-gubuk reot dan sawah-sawah basah darah, para petani mengirimkan logistik ke front, tanpa ditulis namanya dalam buku sejarah.

Di tanah itu, merah putih pertama kali dijahit dengan tangan-tangan lelah tapi tulus. Namun setelah merdeka, janji untuk desa justru menguap bersama waktu. Harapan dijerat, martabat direduksi, desa dijadikan pelengkap kota.

Kini, sejarah itu mencoba bicara kembali. Dari luka yang diwariskan itulah lahir Kopdes Merah Putih, sebuah gerakan yang tak sekadar koperasi, melainkan upaya mengembalikan desa sebagai urat nadi republik.

Sebuah ikhtiar diam-diam yang membawa gema pekik “merdeka!” dari akar rumput.

Indonesia memiliki lebih dari 74.000 desa, membentang dari Sabang hingga Merauke, dihuni oleh lebih dari 120 juta rakyat, hampir separuh bangsa ini.

Tapi dalam dialektika pembangunan, desa kerap menjadi halaman belakang: menyumbang pangan, menyumbang buruh, menyumbang suara, tapi jarang diberi kedaulatan untuk mengatur nafkahnya sendiri.

Koperasi Desa yang dulu diperjuangkan Bung Hatta diringkus pasar bebas dan politik rente. Kini, sejarah itu hendak ditulis ulang, dengan alat tulis yang baru: tangan rakyat sendiri.

Presiden Prabowo Subianto, dalam salah satu langkah awal pemerintahannya, meluncurkan program Kopdes Merah Putih: proyek raksasa pembangunan 80.000 koperasi aktif di seluruh desa dan kelurahan. Sebuah proyek yang, jika berhasi akan menjadi etape baru dalam sejarah ekonomi rakyat Indonesia.

Baca Juga  Cahaya Keadilan di Bangku yang Reyot

Koperasi ini bukan hanya wadah dagang, tapi instrumen kedaulatan. Didalamnya, desa memiliki warung sendiri, simpan pinjam sendiri, logistik dan pergudangan sendiri.

Artinya, desa bukan lagi korban pasar, tapi pelaku utama dalam rantai produksi dan distribusi.

Langkah ini diperkuat oleh Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025, yang menegaskan percepatan pembentukan Koperasi Desa. Setiap koperasi disuntik dana hingga Rp5 miliar melalui bank milik negara, dilengkapi skema pembinaan dan pendampingan.

Total dana yang disiapkan mencapai Rp400 triliun, satu angka yang, bila dikelola jujur dan cerdas, bisa mengangkat desa dari kubangan kemiskinan struktural.

Lebih dari itu, program ini diyakini mampu membuka 2 juta lapangan kerja baru, termasuk 160.000 sopir truk untuk memperkuat jalur logistik antar wilayah.

Namun angka hanyalah angka jika tidak disertai kehendak sejarah. Program ini bukan sekadar proyek ekonomi, melainkan panggilan zaman. Karena terlalu lama desa hanya menjadi ladang untuk dipanen, suara dan hasilnya diangkut ke kota, tapi sisa dan lukanya ditinggalkan.

Kini saatnya desa membuka pintunya sendiri, dengan kunci yang diukir dari koperasi.

Kopdes adalah alat pembebasan. Dengan koperasi, desa tak lagi tergantung pada tengkulak dan rentenir. Petani tak lagi menjual hasil panennya dengan harga sedih karena tak ada gudang dan truk. Warga tak lagi mencari pinjaman di aplikasi yang memeras. Keuntungan tak lagi mengalir ke tangan segelintir orang, tapi kembali ke musyawarah. Dalam koperasi, rakyat tak hanya berdagang, mereka berdaulat.

Kopdes Merah Putih adalah revolusi tanpa senjata. Ia tidak berteriak, tapi bekerja. Ia tidak mengobarkan api, tapi menyusun neraca.

Ia tak menulis manifesto, tapi laporan keuangan. Tapi justru disitulah kekuatannya. Karena ia hidup dari semangat lama yang dipahat oleh para pendiri republik: keadilan sosial, kedaulatan rakyat, dan kemerdekaan sejati. Ia adalah tafsir baru dari semangat 17 Agustus, diterjemahkan dalam bentuk rak sembako, truk logistik, dan musyawarah koperasi.

Baca Juga  Mafia Pangan; Kejahatan Struktural dalam Birokrasi

Namun seperti semua cita-cita besar bangsa ini, program ini pun rapuh. Jika dijalankan tanpa integritas, ia bisa jadi ladang baru korupsi dan rente. Jika dikuasai elit lokal, bisa jadi alat penindasan baru.

Maka tanggung jawab tidak bisa hanya diserahkan pada negara, harus dijaga oleh rakyat itu sendiri. Desa harus menjaga koperasinya seperti menjaga sawah dan ladangnya: dengan kerja keras, kesadaran, dan cinta tanah.

Kepada rakyat desa: koperasi ini adalah perahu kalian sendiri. Jangan tunggu kapal dari kota. Dayunglah bersama, arahkan layar sendiri, dan belajarlah membaca angin zaman. Karena hanya yang mengendalikan perahu yang akan sampai ke pulau sejahtera.

Kepada para pemuda desa: pulanglah. Desa kini bukan lagi kuburan harapan, tapi tanah yang sedang tumbuh. Koperasi ini bisa menjadi ruang belajar, tempat tumbuhnya pemimpin baru. Tak perlu malu dari kota, karena desa yang kuat adalah fondasi negara yang adil.

Kepada pendamping dan aparatur negara: jangan jadi batu di ladang yang sedang tumbuh. Jangan rendahkan gerakan rakyat dengan birokrasi yang mematikan. Biarkan desa tumbuh. Biarkan rakyat bekerja. Biarkan koperasi ini menjadi warisan yang lebih kuat dari tugu beton, karena ia hidup dalam denyut ekonomi rakyat.

Diujung perjalanan, ketika Kopdes Merah Putih benar-benar tumbuh di tiap desa, kita akan menyaksikan satu babak baru sejarah bangsa: negara hadir bukan dengan belas kasih, tapi dengan penguatan.

Bukan dengan instruksi, tapi dengan kepercayaan. Dan untuk pertama kalinya, rakyat desa tak lagi berdiri di pinggir sejarah. Mereka berdiri di tengah.

Merdeka di desa. Dengan koperasi. Dengan merah putih. Merdesa!

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Kementerian KoperasiKoperasi Desa Merah PutihMenuju Kedaulatan Desa
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Jalin Sinergitas, Kapolda Jabar Siap Wujudkan Lingkungan Tertib, Aman dan Sejahtera

Posting Selanjutnya

Presiden Prabowo Resmikan Produksi Minyak Forel dan Terubuk Natuna: Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Related Posts

Sufmi Dasco Pertaruhkan Jabatannya di RUU Perampasan Aset

28 Agustus 2026

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Buruh: Kedekatan yang Dibangun Lewat Dialog, Perlindungan dan Aksi Nyata

1 Agustus 2026

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

22 Juli 2026
MBG Watch memasang garis kuning-hitam atau menyegel secara simbolis area depan kantor BGN

Kenaikan BBM, Skandal Tata Kelola MBG dan Mega Koruptor: Kombinasi Yang Perlu Diwaspadai

12 Juni 2026

Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

8 Juni 2026

Malaikat Pelindung Silmy Karim

7 Juni 2026
Posting Selanjutnya
Wamen ESDM, Yuliot Tanjung, menyampaikan keterangan pers kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, 16 Mei 2025.

Presiden Prabowo Resmikan Produksi Minyak Forel dan Terubuk Natuna: Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Sunda Camp Gelar Workshop Maenpo bersama Belasan Pesilat dari Eropa di Cianjur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Jombang Saat Hadiri Muktamar ke-35 NU

28 Agustus 2026

Sufmi Dasco Pertaruhkan Jabatannya di RUU Perampasan Aset

28 Agustus 2026

Bimo Putranto: Jokowi-Prabowo Harus Tetap Solid, Jaga Kebersamaan hingga 2029

26 Agustus 2026

Budi Arie Jangan Gunakan Wacana Pemilu untuk Mengejar Kursi Kekuasaan

25 Agustus 2026

Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Penanganan Karhutla, 5.000 ASN Disiapkan ke Enam Provinsi

24 Agustus 2026

Presiden Prabowo Evaluasi Karhutla Kalimantan dan Pemulihan Gempa NTT, Seskab: TNI-Polri Bergerak Cepat

24 Agustus 2026

Tangani Karhutla Kalbar: Presiden Prabowo Kerahkan 3 Batalyon TNI, 6 Helikopter Water Bombing hingga OMC

22 Agustus 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Lengkap Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran Periode 2024-2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lawatan Diplomatik Presiden Prabowo: Hadiri Sidang Umum PBB, Kunjungi Kanada hingga Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-Puisi Muhammad Asqalani eNeSTe

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Ajak Masyarakat Laporkan Dugaan Korupsi, Ini Syarat dan Prosedurnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Perkuat Kajian Rangkap Jabatan, Rumuskan Rekomendasi Mitigasi Benturan Kepentingan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com | djituberita.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio