• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Kamis, Juli 23, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Nasional

Guru Besar UIN Achmad Tjachja Nugraha: Modal Sosial adalah Norma dan Solidaritas, Gotong Royong itu Pancasila

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
25 September 2025
di Nasional
Waktu membaca: 4 menit lebih
A A
0
Guru Besar Ekonomi Pertanian Program Studi Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah, Achmad Tjachja Nugraha dalam acara Seminar Nasional Hari Tani ke-65, di Auditorium Harun Nasition UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Kamis (25/9/2025). (dok UIN UIN Syarif Hidayatullah)

Guru Besar Ekonomi Pertanian Program Studi Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah, Achmad Tjachja Nugraha dalam acara Seminar Nasional Hari Tani ke-65, di Auditorium Harun Nasition UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Kamis (25/9/2025). (dok UIN UIN Syarif Hidayatullah)

Sorot Merah Putih, Jakarta – Guru Besar Ekonomi Pertanian Program Studi Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah, Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha, MP., mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan modal sosial dan semangat gotong royong sebagai strategi efektif dalam memperlambat laju kemiskinan di wilayah pedesaan.

Menurutnya, pendekatan ini terbukti menjadi penguat ekonomi rakyat, terutama di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung kehidupan desa.

BacaLainnya

Selamat Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026

1 Juli 2026
Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin

SIAGA 98 Dorong DPR hingga Setneg Kawal Ketat Implementasi Ketentuan Peralihan UU Polri Nomor 5 Tahun 2026

29 Juni 2026

Letkol Teddy Indra Wijaya Raih Penghargaan Taskap Terbaik pada Dikreg LXVII Seskoad 2026

4 Juni 2026

“Modal sosial adalah nilai, norma, kepercayaan, dan jaringan hubungan informal antarindividu yang memungkinkan kerja sama demi tujuan bersama,” ujar Tjachja Nugraha dalam Seminar Nasional Hari Tani ke-65, di Auditorium Harun Nasition UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Kamis (25/9/2025).

Ia menilai, konsep modal sosial sangat relevan dengan momentum Hari Tani yang ke-65, di mana para petani merayakan capaian produksi sekaligus meneguhkan kembali kekuatan kolektif yang telah menjadi fondasi pertanian Indonesia.

“Perspektif modal sosial adalah memperkuat kepercayaan, solidaritas, dan institusi lokal seperti kelompok tani, yang berperan besar dalam menggerakkan roda ekonomi desa,” tambahnya.

Norma, Solidaritas, dan Pancasila

Lebih jauh, Tjachja menyebut bahwa modal sosial merupakan kunci penting pengurangan kemiskinan di tingkat petani karena menghadirkan kepercayaan, jaringan, serta norma kolektif yang berkelanjutan.

“Saya selalu mengatakan modal sosial itu adalah norma dan solidaritas. Musyawarah atau gotong royong adalah Pancasila itu sendiri – dari kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, hingga keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” ujarnya.

Baca Juga  Jaksa Agung di Retreat Kepala Daerah: Junjung Tinggi Integritas, Ciptakan Pemerintahan Bersih yang Berwibawa

Ia mencontohkan penerapan nyata modal sosial di Provinsi Aceh, melalui tradisi Meuseiuraya yang menggerakkan masyarakat untuk membangun rumah atau menggarap sawah secara gotong royong.

Tradisi ini, lanjutnya, terbukti ampuh ketika Aceh dilanda tsunami pada 2004, di mana warga segera memobilisasi bantuan secara swadaya sebelum bantuan formal datang.

“Modal sosial seperti ini menjadi mekanisme adaptasi dalam menghadapi bencana maupun kemiskinan struktural. Contohnya juga banyak di Sumatera Barat, Pulau Jawa, Bali, NTT, dan Papua,” jelasnya.

Perkuat Kelembagaan Lokal Petani

Menurut Tjachja, penerapan modal sosial secara spesifik dalam sektor pertanian tampak jelas melalui kelompok tani, koperasi pertanian, lumbung desa, hingga praktik gotong royong dalam pengolahan lahan dan panen hasil.

Namun, ia menyoroti bahwa program pembangunan pertanian selama ini masih terlalu fokus pada dukungan fisik seperti bantuan benih, pupuk, dan infrastruktur, namun belum cukup memberi ruang bagi penguatan kelembagaan sosial petani.

“Tanpa kepercayaan dan kolaborasi antarpetani, bantuan itu kerap tidak berkelanjutan,” tegasnya.

Sejalan dengan Asta Cita Prabowo

Tjachja menilai, konsep modal sosial selaras dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita, terutama yang menekankan pembangunan dari desa.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan koperasi merah putih sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang berbasis pada solidaritas sosial.

“Koperasi adalah modal sosial yang dahsyat dan harus kita jaga,” ujarnya.

Selain itu, ia mendukung penuh konsep Sekolah Rakyat yang dicanangkan pemerintah sebagai terobosan memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

“Sekolah rakyat adalah program strategis untuk memperkuat petani, pertanian, dan desa dari sisi pendidikan,” tuturnya.

Dorong Pembangunan Berbasis Jaringan Sosial

Menutup paparannya, Tjachja memberi saran kepada pemerintah agar memberikan perhatian serius dalam memperkuat modal sosial hingga tingkat rumah tangga dan komoditas lokal, serta berfokus pada kelompok masyarakat yang masih lemah dalam jaringan sosial dan partisipasi.

Baca Juga  Pamit dari Polda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto Diproyeksikan Pimpin BNN RI

“Pembangunan pedesaan di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sebaiknya diarahkan untuk memperkuat kelembagaan lokal,” tandasnya.

Peringatan Hari Tani ke-65 menjadi momentum penting untuk menguatkan kembali peran petani dan desa sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional. Dalam konteks itu, penguatan modal sosial yang berbasis pada gotong royong, solidaritas, dan kelembagaan lokal menjadi salah satu strategi kunci menekan kemiskinan secara berkelanjutan.***

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Asta Cita PrabowoEkonomi PertanianGuru Besar UIN Achmad Tjachja NugrahaPembangunan Berbasis Jaringan SosialPerkuat Kelembagaan Lokal PetaniProgram Studi Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Presiden Prabowo Kukuhkan Kemitraan Strategis dengan Kanada Melalui CEPA, Pertahanan, dan Dunia Usaha

Posting Selanjutnya

Sufmi Dasco: DPR Tidak Masuk Komite Reformasi Polri, Pengawasan Tetap Jadi Prioritas

Related Posts

Selamat Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026

1 Juli 2026
Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin

SIAGA 98 Dorong DPR hingga Setneg Kawal Ketat Implementasi Ketentuan Peralihan UU Polri Nomor 5 Tahun 2026

29 Juni 2026

Letkol Teddy Indra Wijaya Raih Penghargaan Taskap Terbaik pada Dikreg LXVII Seskoad 2026

4 Juni 2026

Menko Polkam Apresiasi Komjak, Dorong Insan Adhyaksa Terus Berprestasi dan Menjaga Integritas

30 Mei 2026

Menag Nasaruddin Umar Umumkan Hasil Sidang Isbat: 1 Zulhijah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Jatuh 27 Mei

18 Mei 2026

Beredar Undangan Catut Nama BGN, Bimtek SPPG Nasional 2026 Dipastikan Palsu

10 Mei 2026
Posting Selanjutnya
Dasco tegaskan DPR tak masuk Komite Reformasi Polri, namun tetap jalankan fungsi pengawasan atas agenda reformasi kepolisian.(Foto:Istimewa)

Sufmi Dasco: DPR Tidak Masuk Komite Reformasi Polri, Pengawasan Tetap Jadi Prioritas

Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang menegaskan penyedia Makan Bergizi Gratis yang lalai bisa dipidanakan, bahkan melibatkan kepolisian demi lindungi anak-anak penerima manfaat.(Foto:Istimewa)

Pemerintah Tegas, Nanik S. Deyang: Penyedia MBG yang Lalai Bisa Dipidanakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Presiden Prabowo Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia di Istana Negara

22 Juli 2026

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

22 Juli 2026

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya di Malang, Tekankan Pengabdian TNI dan Polri untuk Rakyat

18 Juli 2026

Selamat Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026

1 Juli 2026
Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin

SIAGA 98 Dorong DPR hingga Setneg Kawal Ketat Implementasi Ketentuan Peralihan UU Polri Nomor 5 Tahun 2026

29 Juni 2026
MBG Watch memasang garis kuning-hitam atau menyegel secara simbolis area depan kantor BGN

Kenaikan BBM, Skandal Tata Kelola MBG dan Mega Koruptor: Kombinasi Yang Perlu Diwaspadai

12 Juni 2026

Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

8 Juni 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alasan DPR Tak Dukung Alimin Ribut Sujono, Hakim Vonis Mati Ferdy Sambo yang Gagal Jadi Hakim Agung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lawatan Diplomatik Presiden Prabowo: Hadiri Sidang Umum PBB, Kunjungi Kanada hingga Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mendagri: Moratorium Pemekaran Daerah Otonomi Baru Tidak Berlaku untuk Usulan Daerah Istimewa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Meme Berujung Tersangka, Ketua Komisi III Minta Penangguhan Penahanan Mahasiswi ITB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia di Istana Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com | djituberita.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio