• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Minggu, Januari 18, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Opini

Cahaya Keadilan di Bangku yang Reyot

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
28 Mei 2025
di Opini
Waktu membaca: 3 menit lebih
A A
0
Capture gambar koleksi Arvindo Noviar

Capture gambar koleksi Arvindo Noviar

oleh:
Arvindo Noviar

Sorot Merah Putih, Jakarta – Di negeri yang terbentang dari Merauke ke Sabang, dari Miangas ke Rote, kemiskinan bukan sebatas statistik-ia adalah wajah anak yang menggigil menunggu perahu penyeberangan, adalah bunyi perut kosong yang tak sempat sarapan, adalah langkah kaki kecil yang menapak tanah keras tanpa alas.

BacaLainnya

Jangan Biarkan Serakahnomic Hancurkan Kemanusiaan

1 Desember 2025

Soeharto Ditetapkan sebagai Pahlawan, Merendahkan Standar Kita dalam Bernegara

11 November 2025

Jika Soeharto Jadi Pahlawan, Lalu Kami Ini Siapa?

11 November 2025

Di Kabupaten Nduga, Papua, kehidupan nyaris berdiri di antara senyap dan harap. Di sana, lebih dari separuh penduduk hidup dalam kemiskinan ekstrem.

Anak-anak harus berjalan jauh menyusuri lereng, melintasi medan yang curam dan tak ramah, demi menggapai bangku sekolah. Infrastruktur minim, bangunan sekolah hampir rubuh, dan kekurangan guru adalah kenyataan yang tak asing.

Di Nusa Tenggara Timur, seperti Sumba Timur dan Timor Tengah Selatan, potret serupa terlukis. Anak-anak belajar di ruang kelas berlantaikan tanah, beratap rumbia yang bocor saat hujan turun.

Di antara mereka, banyak yang datang tanpa sarapan, atau hanya dengan sepotong ubi rebus. Bagi mereka, sekolah bukan rutinitas—tapi perjuangan harian yang menuntut keberanian dan ketabahan.

Aceh, tanah yang dulu dilahirkan dari puing gempa dan gelombang tsunami, belum seluruhnya pulih. Di Gayo Lues, wilayah terisolasi dengan bentang alam menawan namun terjal, sekolah-sekolah berdiri di tengah tantangan geografis.

Anak-anak menempuh waktu berjam-jam dengan berjalan kaki melewati bukit dan sungai untuk duduk di kelas yang sempit, dengan buku-buku usang dan papan tulis yang retak.

Kalimantan Selatan, tepatnya Hulu Sungai Tengah, menyimpan wajah kemiskinan dalam diam. Wilayah yang jauh dari hiruk-pikuk pusat kota itu masih dihuni oleh keluarga-keluarga yang menggantungkan hidup pada hasil kebun kecil.

Baca Juga  Ketika Kejahatan Berdaulat, Hukum Harus Berani

Anak-anak mereka tetap semangat berangkat sekolah, walau seragam telah memudar dan sepatu telah berlubang.

Dan di tengah potret getir itu, Mahkamah Konstitusi menyuarakan sesuatu yang telah lama ditunggu: pendidikan dasar harus gratis. Sebuah keputusan konstitusional yang bukan hanya pasal hukum, tapi denyut nadi dari cita-cita kemerdekaan itu sendiri.

Karena negara ini berdiri bukan sekadar untuk berdaulat di atas kertas, tapi untuk mengangkat anak-anak rakyat agar tak dikebiri oleh kemiskinan sejak di bangku sekolah.

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menyambut putusan itu bukan sebagai beban, tapi sebagai mandat sejarah.

Di tengah niat besar membangun manusia Indonesia seutuhnya, program pendidikan rakyat tanpa biaya adalah wujud konkret bahwa negara hadir di tengah rakyatnya—terutama mereka yang paling terpencil, paling tertinggal, dan paling sering dilupakan.

Pendidikan bukan soal angka partisipasi murni atau grafik peningkatan literasi semata. Ia adalah api kecil yang menyalakan cahaya di lorong paling gelap republik ini.

Dan keputusan MK-didukung sepenuhnya oleh pemerintah—adalah bukti bahwa cita-cita keadilan sosial masih berdenyut dalam dada bangsa ini.

Esai ini tak berpretensi mengajari siapa pun, hanya mencatat dengan jujur: bahwa di tanah ini, masih banyak anak-anak yang menggantungkan harapan pada selembar kertas dan sebatang pensil.

Dan bahwa hari ini, ketika Mahkamah dan Pemerintah berpihak kepada mereka, sejarah pun mencatat langkah baru Indonesia-menuju terang yang lebih adil.*

Jakarta, 28 Mei 2025

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Cahaya KeadilanKabupaten Nduga PapuaMahkamah Konstitusi
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Presiden Prabowo Dorong Tiga Agenda Strategis di KTT ASEAN: Perdagangan, Industri Halal, dan Pekerja Migran

Posting Selanjutnya

Ketahanan Pangan dari Lapas: Bukti Nyata Pembinaan Warga Sukamiskin Panen Melon Berbasis Smart Farming

Related Posts

Jangan Biarkan Serakahnomic Hancurkan Kemanusiaan

1 Desember 2025

Soeharto Ditetapkan sebagai Pahlawan, Merendahkan Standar Kita dalam Bernegara

11 November 2025

Jika Soeharto Jadi Pahlawan, Lalu Kami Ini Siapa?

11 November 2025
Gelar pahlawan untuk Soeharto, Gus Dur, dan Marsinah jadi simbol rekonsiliasi nasional oleh Presiden Prabowo.(Foto: Istimewa)

Pemberian Gelar Pahlawan 2025 : Ada Dorongan Kuat dalam diri Presiden Prabowo untuk Rekonsiliasi Total

10 November 2025
Foto Ilustrasi (Istimewa)

Aktualisasi Kepahlawanan Figur Polri 

5 November 2025

Gelar Pahlawan Bukan untuk Gembong Koruptor dan Pelanggar HAM

1 November 2025
Posting Selanjutnya
Dirjenpas, Brigjen Pol. Drs. Mashudi mengikuti panen raya buah melon jenis Inthanon di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat

Ketahanan Pangan dari Lapas: Bukti Nyata Pembinaan Warga Sukamiskin Panen Melon Berbasis Smart Farming

Berikut 33 Calon Hakim Agung dan 6 Hakim Ad Hoc HAM Lolos Seleksi Kualitas KY 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Tutup Celah Korupsi Lintas Negara, KPK-CAC Timor Leste Teken MoU

17 Januari 2026

Buka Career Day MGBK DKI, Kepala BNN RI: Generasi Bebas Narkoba Penentu Indonesia Emas

14 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi (Foto:BPMI)

Presiden Prabowo Resmikan Program Sekolah Rakyat Strategi Pengentasan Kemiskinan

12 Januari 2026

Optimalisasi Asset Recovery, KPK Serahkan Lahan Rp9,83 Miliar di Sumedang untuk Pusdiklat HAM

9 Januari 2026

Menutup 2025, Menyongsong 2026 dengan Disiplin dan Keyakinan Politik Rakyat

1 Januari 2026
GOL Pelaporan Gratifikasi Online

Laporan Gratifikasi 2025 Naik 20 Persen: KPK Terima 5.020 Aduan Senilai Rp16,40 Miliar

31 Desember 2025
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan laporan capaian hasil Satgas PKH dan penyelamatan keuangan negara tahun 2025 di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (24/12/2025)

Presiden Prabowo: Jangan Mau Dilobi, Penyelamatan Rp6,6 Triliun Baru Permulaan

26 Desember 2025

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tutup Celah Korupsi Lintas Negara, KPK-CAC Timor Leste Teken MoU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramai Dituding Cuma 30 Persen Susu, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Susu Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Resmikan Program Sekolah Rakyat Strategi Pengentasan Kemiskinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Career Day MGBK DKI, Kepala BNN RI: Generasi Bebas Narkoba Penentu Indonesia Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio