• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Kamis, April 16, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Ekonomi

Menkeu Purbaya Buka Peluang Turunkan PPN 11 Persen, Ini Pertimbangannya

Irfan Adhiyanto oleh Irfan Adhiyanto
15 Oktober 2025
di Ekonomi
Waktu membaca: 3 menit lebih
A A
0
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa kaji ulang tarif PPN 11 persen. (Foto: Istimewa)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa kaji ulang tarif PPN 11 persen. (Foto: Istimewa)

Sorot Merah Putih, Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk menyeimbangkan kebutuhan fiskal dengan kekuatan konsumsi masyarakat. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kemungkinan penyesuaian tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang saat ini berada di angka 11 persen, sebagai bagian dari kebijakan fiskal yang adaptif terhadap situasi ekonomi nasional.

Namun, Purbaya menegaskan, keputusan tersebut tidak akan diambil tergesa-gesa. Pemerintah, katanya, akan menunggu perkembangan ekonomi dan tren penerimaan negara hingga akhir tahun 2025 sebelum menentukan langkah selanjutnya.

BacaLainnya

Presiden Instruksikan Percepatan Reformasi Pasar Modal, Transparansi Beneficial Ownership Diperketat

1 Februari 2026
Pemprov DKI memastikan dana penempatan Rp 1 triliun dari Kementerian Keuangan di Bank Jakarta telah terserap penuh untuk penyaluran kredit BUMD dan UMKM. (Foto:Ist)

Pemprov DKI Pastikan Dana Penempatan Rp 1 Triliun dari Kemenkeu di Bank Jakarta Terserap Penuh

21 November 2025

Menkeu Purbaya Ajak APPI Bahas Implementasi PMK 48/2023 untuk Perkuat Industri Perhiasan Nasional

25 Oktober 2025

“Kita baru naik dari 10 persen ke 11 persen. Jadi, kita lihat dulu bagaimana kondisi ekonomi di akhir tahun, dan seperti apa penerimaan negara. Kalau memungkinkan, tentu kita pertimbangkan,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Menurutnya, peluang penurunan PPN tetap terbuka jika data makroekonomi menunjukkan adanya ruang fiskal yang memadai. Ia menilai, kebijakan tersebut bisa menjadi stimulus efektif untuk memperkuat daya beli masyarakat dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

“Belum bisa saya pastikan sekarang. Kita pelajari secara hati-hati, karena tujuannya bukan hanya menurunkan pajak, tapi memastikan kebijakan ini benar-benar berdampak bagi masyarakat,” lanjutnya.

Pernyataan itu menunjukkan arah kebijakan fiskal yang berhati-hati namun responsif, selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun ekonomi rakyat yang kuat tanpa mengorbankan kestabilan keuangan negara.

Baca Juga  Libatkan Seluruh Stakeholders di Amerika Serikat, Delegasi Indonesia Masuki Fase Negosiasi Teknis

Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan, barang dan jasa untuk kepentingan umum tetap dikenakan PPN sebesar 11 persen, sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Sementara itu, PPN 12 persen hanya berlaku untuk barang mewah, bukan barang konsumsi masyarakat umum.

“Artinya, untuk barang dan jasa selain barang-barang mewah, tidak ada kenaikan PPN. Tarifnya tetap seperti yang berlaku sejak 2022,” jelas Prabowo.

“Kebutuhan pokok masyarakat seperti bahan pangan, layanan kesehatan, dan pendidikan tetap dibebaskan dari PPN atau diberi tarif 0 persen,” tegasnya.

Langkah ini menunjukkan keberpihakan pemerintah pada kepentingan publik, dengan memastikan beban pajak tidak menekan konsumsi masyarakat kecil dan menengah. Pemerintah juga berupaya menjaga stabilitas APBN agar tetap sehat di tengah tantangan global.

Adapun kelompok barang dan jasa yang tetap bebas PPN 11–12 persen di tahun 2025 meliputi:

  1. Bahan pangan pokok (beras, jagung, kedelai, gula, sayuran, dan hasil ternak)
  2. Produk perikanan dan hasil laut
  3. Jasa transportasi umum dan perjalanan wisata
  4. Jasa pendidikan, buku pelajaran, dan kitab suci
  5. Jasa kesehatan pemerintah dan swasta
  6. Jasa keuangan, asuransi, pembiayaan, serta dana pensiun

Dengan kebijakan yang terukur, Kementerian Keuangan berupaya menjaga keseimbangan antara penerimaan negara dan daya beli masyarakat, agar ekonomi nasional tetap tangguh menghadapi dinamika global.

Purbaya menutup pernyataannya dengan nada optimistis. “Tujuan akhirnya sederhana: fiskal tetap kuat, rakyat tetap berdaya. Kita ingin keduanya berjalan seimbang,” ujarnya.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Dialog Strategis di Kemenhan: Menhan Sjafrie dan Surya Paloh Bahas Kebijakan Stabilitas Nasional

Posting Selanjutnya

Jet Tempur J-10C Segera Mendarat di Jakarta, Menhan Sjafrie: Langkah Strategis Perkuat Pertahanan Nasional

Related Posts

Presiden Instruksikan Percepatan Reformasi Pasar Modal, Transparansi Beneficial Ownership Diperketat

1 Februari 2026
Pemprov DKI memastikan dana penempatan Rp 1 triliun dari Kementerian Keuangan di Bank Jakarta telah terserap penuh untuk penyaluran kredit BUMD dan UMKM. (Foto:Ist)

Pemprov DKI Pastikan Dana Penempatan Rp 1 Triliun dari Kemenkeu di Bank Jakarta Terserap Penuh

21 November 2025

Menkeu Purbaya Ajak APPI Bahas Implementasi PMK 48/2023 untuk Perkuat Industri Perhiasan Nasional

25 Oktober 2025
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pemerintah dan China sepakat memperpanjang tenor utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung menjadi 60 tahun. (Foto: Istimewa)

Ketua DEN Luhut Pastikan Utang Kereta Cepat Diperpanjang hingga 60 Tahun

22 Oktober 2025
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dana pengadaan mobil Maung buatan PT Pindad telah siap. (Foto:Doc.Pindad/Ist)

Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pengadaan Mobil Maung Siap, Realisasi Tunggu Kesiapan PT Pindad

21 Oktober 2025
Kebijakan penghapusan tantiem bagi komisaris BUMN oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Danantara Indonesia berhasil menghemat Rp8,31 triliun per tahun.(Foto:Istimewa)

Langkah Tegas Presiden Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN, Negara Hemat Rp8,3 Triliun per Tahun

15 Oktober 2025
Posting Selanjutnya
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan jet tempur Chengdu J-10C segera tiba di Jakarta. (foto: Istimewa)

Jet Tempur J-10C Segera Mendarat di Jakarta, Menhan Sjafrie: Langkah Strategis Perkuat Pertahanan Nasional

Presiden Prabowo pastikan dapur MBG menyiapkan dua jenis lauk setiap hari untuk anak-anak Indonesia.(foto:Istimewa)

Inilah Dua Jenis Lauk Sesuai Arahan Presiden Prabowo, Wajib Disajikan di Dapur MBG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

KPK Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan BRIN di Tengah Risiko Korupsi Sektor Riset

10 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Konsensus Kebangsaan Jadi Fondasi Utama Negara

9 April 2026
dok MKRI

MK Gelar Uji Materi UU APBN 2026, Soroti Skema dan Legalitas Program Makan Bergizi Gratis

3 April 2026

Inovasi Korlantas Polri: ETLE Handheld Tingkatkan Efektivitas Penindakan di Jalan

2 April 2026

Presiden Prabowo Tiba di Seoul, Disambut Hangat Diaspora Indonesia

1 April 2026

Pemerintah Luncurkan Delapan Butir Transformasi Budaya Kerja Nasional dan Kebijakan Energi

1 April 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menhan Sjafrie Bertemu Menhan USA Peter Hegseth, Bahas Stabilitas dan Keamanan Kawasan Asia Tenggara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lawatan Diplomatik Presiden Prabowo: Hadiri Sidang Umum PBB, Kunjungi Kanada hingga Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Logo Baru, Semangat Baru: Pindad Tegaskan Komitmen Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio