• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Kamis, April 23, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Nasional

Lonjakan Penderita Diabetes, Indonesia dalam Keadaan Darurat?

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
16 Januari 2025
di Nasional
Waktu membaca: 4 menit lebih
A A
0

Sorot Merah Putih, Bekasi – Angka penderita diabetes terus meningkat secara signifikan, baik di tingkat global maupun nasional. Berdasarkan laporan International Diabetes Federation (IDF) 2023, jumlah penderita diabetes di dunia mencapai 537 juta orang dewasa, dengan proyeksi lonjakan menjadi 783 juta pada tahun 2045.

Indonesia, yang kini menempati posisi ke-7 sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi di dunia, menyumbang sekitar 19,5 juta kasus diabetes dewasa. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi sistem kesehatan nasional.

BacaLainnya

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

Inovasi Korlantas Polri: ETLE Handheld Tingkatkan Efektivitas Penindakan di Jalan

2 April 2026

BGN Ungkap Skema Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan 93 Persen untuk Program MBG

31 Maret 2026

“Kenaikan jumlah penderita diabetes ini mencerminkan gaya hidup masyarakat yang semakin tidak sehat, ditambah rendahnya kesadaran untuk melakukan deteksi dini,” ujar Ns. Padri Setiawan, S.Kep., Founder Epitel Indonesia, saat ditemui di kantornya pada Kamis (16/01/2025).

Menurut Padri, urbanisasi dan perubahan pola hidup masyarakat menjadi salah satu pemicu utama.

“Orang-orang lebih banyak mengonsumsi makanan olahan dan manis, sementara aktivitas fisik semakin minim. Ini menjadi kombinasi yang berbahaya,” tambahnya.

Kasus di Indonesia Semakin Mengkhawatirkan

Selain angka penderita yang tinggi, banyak kasus diabetes di Indonesia tidak terdiagnosis hingga tahap komplikasi.

Hal ini disampaikan oleh Asrul, Amd. Kep., Co-Founder Epitel Indonesia, yang juga aktif memberikan edukasi terkait pencegahan dan pengelolaan diabetes.

“Banyak pasien baru datang ke fasilitas kesehatan ketika sudah mengalami komplikasi, seperti luka diabetes yang sulit sembuh, penyakit jantung, atau gagal ginjal. Padahal, deteksi dini bisa mencegah kondisi memburuk,” ujar Asrul.

Baca Juga  Mengenal Zetro Leonardo Purba, Pegawai Kanselerai KBRI yang Jadi Korban Penembakan di Peru

Ia menambahkan, salah satu tantangan utama adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang gejala awal diabetes.

“Gejala seperti sering haus, sering buang air kecil, dan luka yang sulit sembuh sering dianggap remeh. Ketika pasien menyadari, penyakitnya sudah dalam tahap lanjut,” jelasnya.

Tren Meningkatnya Diabetes pada Anak dan Remaja

Yang lebih memprihatinkan, tren diabetes kini juga meningkat pada anak-anak dan remaja. Asrul menjelaskan bahwa diabetes tipe 2, yang sebelumnya dianggap penyakit orang dewasa, kini mulai banyak ditemukan pada usia muda.

“Anak-anak sekarang banyak mengonsumsi makanan cepat saji, minuman manis, dan jarang bergerak. Ini membuat mereka lebih rentan terkena diabetes di usia muda,” katanya.

Ia menegaskan bahwa edukasi sejak dini menjadi kunci untuk mencegah generasi muda terjebak dalam lingkaran diabetes.

Dari sisi ekonomi, diabetes memberikan beban besar pada sistem kesehatan nasional.

“Pengobatan diabetes membutuhkan biaya yang sangat besar, terutama jika sudah masuk tahap komplikasi seperti amputasi atau gagal ginjal,” ujar Padri.

Ia menjelaskan bahwa biaya perawatan diabetes tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada keluarga dan produktivitas masyarakat.

“Orang yang menderita diabetes sering kehilangan kemampuan untuk bekerja karena kondisi kesehatan mereka. Ini tidak hanya mengganggu ekonomi keluarga tetapi juga negara,” tambahnya.

Sebagai penyedia layanan kesehatan modern khusus perawatan luka diabetes, Epitel Indonesia memiliki peran penting dalam memberikan solusi untuk masalah ini. Baik Padri maupun Asrul sepakat bahwa langkah pencegahan adalah kunci utama.

“Pencegahan diabetes harus dimulai dari edukasi dan perubahan pola hidup. Masyarakat perlu memahami bahwa diabetes bukan hanya soal gula darah, tetapi juga soal gaya hidup secara keseluruhan,” kata Padri.

Asrul menambahkan bahwa layanan kesehatan harus lebih fokus pada deteksi dini dan manajemen kasus.

Baca Juga  Wamenkop Ferry J. Juliantono Resmi Nahkodai IKA Unpad 2024-2028, Fokus 4 Program Prioritas

“Kami di Epitel Indonesia tidak hanya fokus pada perawatan luka diabetes, tetapi juga pada edukasi pasien untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Ini mencakup pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pengelolaan stres,” ujarnya.

Diakhir wawancara, Padri dan Asrul memberikan pesan penting untuk masyarakat.

“Diabetes adalah penyakit yang bisa dikelola. Jangan tunggu sampai komplikasi datang untuk peduli terhadap kesehatan Anda. Mulailah dengan pola makan sehat, olahraga rutin, dan periksa kesehatan secara berkala,” kata Padri.

Asrul menambahkan, “Kami di Epitel Indonesia siap membantu masyarakat, baik dalam perawatan luka diabetes maupun memberikan edukasi. Kesehatan adalah investasi, dan mencegah selalu lebih baik daripada mengobati”.

Dengan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan penyedia layanan kesehatan seperti Epitel Indonesia, diharapkan angka penderita diabetes dapat ditekan, dan masyarakat Indonesia dapat hidup lebih sehat serta produktif.

Fakta Diabetes di Indonesia (2023):
• Jumlah Kasus: 19,5 juta orang dewasa.
• Komplikasi Utama: Luka diabetes, gagal ginjal, penyakit jantung.
• Faktor Risiko: Gaya hidup tidak sehat, obesitas, kurang aktivitas fisik.

“Jangan tunggu gula darah merusak tubuh Anda. Mulailah hidup sehat hari ini,” menutup.*(sorotmerahputih)

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Founder Epitel IndonesiaLonjakan Penderita DiabetesTren Meningkatnya Diabetes
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung dan Jajaran Bahas Pemberantasan Korupsi dan Penanganan Perizinan Ilegal

Posting Selanjutnya

Hari Jadi Museum RAA Adiwijaya: 26 Sekolah di Garut Ikuti LCC Permuseuman

Related Posts

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

Inovasi Korlantas Polri: ETLE Handheld Tingkatkan Efektivitas Penindakan di Jalan

2 April 2026

BGN Ungkap Skema Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan 93 Persen untuk Program MBG

31 Maret 2026

BGN Tak Toleransi Praktik Curang, Mitra Mark Up Harga Terancam Disuspend Operasional

31 Maret 2026

Seskab Teddy: Presiden Hadirkan Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas Meriahkan Idulfitri

28 Maret 2026

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

26 Februari 2026
Posting Selanjutnya
Pelaksanaan pembukaan LCC Permuseuman "Murdi Nomor Wahid" Hari Jadi Museum RAA Adiwijaya Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Art Center, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (16/01/2025)

Hari Jadi Museum RAA Adiwijaya: 26 Sekolah di Garut Ikuti LCC Permuseuman

Audiensi KPK dengan Kemenkopolkam pada Kamis (16/01/2025)

KPK - Kemenpolkam Perkuat Sinergi Optimalkan Pencegahan dan Penindakan Korupsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

MBG yang Bersih, Dampak yang Berlipat: Dari Gizi Siswa hingga Penggerak Ekonomi Lokal

22 April 2026

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

KPK Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan BRIN di Tengah Risiko Korupsi Sektor Riset

10 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Konsensus Kebangsaan Jadi Fondasi Utama Negara

9 April 2026
dok MKRI

MK Gelar Uji Materi UU APBN 2026, Soroti Skema dan Legalitas Program Makan Bergizi Gratis

3 April 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Logo Baru, Semangat Baru: Pindad Tegaskan Komitmen Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenapa China Berkembang dan Maju

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Pilot Tempur Indonesia Sukses Terbang Solo Rafale di Prancis, Perkuat Pertahanan Udara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Mayjen (Purn) Glenny Kairupan, Direktur Utama Baru Garuda dengan Latar Militer dan Pengalaman Panjang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio