• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Minggu, April 19, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Opini

Megawati-Prabowo: Negarawan di Tengah Gejolak

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
31 Agustus 2025
di Opini
Waktu membaca: 4 menit lebih
A A
0
Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangannya bersama pimpinan lembaga negara dan ketua umum partai politik di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangannya bersama pimpinan lembaga negara dan ketua umum partai politik di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu, 31 Agustus 2025. (dok BPMI Setpres)

oleh :
Bimo Putranto
Pendiri Rumah Keluarga Bersama/RKB

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah. Perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” (Ir. Soekarno)

BacaLainnya

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026
ilustrasi

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

28 Maret 2026

Sorot Merah Putih, Jakarta – Kehadiran Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka pada 31 Agustus 2025 menjadi penanda penting dalam dinamika politik nasional. Di tengah gelombang demonstrasi dan situasi sosial yang menghangat, pertemuan Megawati dengan Presiden Prabowo Subianto bersama para pimpinan partai politik menunjukkan upaya serius untuk menjaga stabilitas negara.

Saya melihat langkah Megawati tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga strategis. Kehadiran beliau menegaskan bahwa di atas semua perbedaan politik, ada kepentingan lebih besar: bangsa dan rakyat. Pertemuan ini menepis keraguan publik bahwa elite politik terbelah. Justru sebaliknya, Megawati dan Prabowo tampil sebagai sosok negarawan yang memberi teladan kebersamaan di tengah krisis.

Kehadiran seluruh ketua umum partai politik di Istana menegaskan pentingnya rekonsolidasi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ini menjadi momentum politik yang berharga: bangsa Indonesia menunjukkan kematangan, bahwa elite politik masih bisa duduk bersama ketika kepentingan rakyat menuntut.

Menepis Teori Konspirasi dan Dalang

Di tengah berkembangnya teori konspirasi dan tudingan adanya “dalang” di balik huru-hara, saya menilai pertemuan di Istana adalah bantahan nyata. Aspirasi masyarakat yang mengemuka melalui demonstrasi semestinya dipahami lebih dahulu sebagai peristiwa alamiah, lahir dari akumulasi kekecewaan atas kondisi sosial-politik pasca reformasi yang belum sepenuhnya menjawab harapan rakyat.

Baca Juga  Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

Justru teori dalang berbahaya karena bisa menutup pintu pemahaman yang lebih jernih. Beberapa pihak bahkan mencoba mereduksi situasi ini dengan usulan jalan pintas, seperti pencopotan Kapolri atau reshuffle kabinet. Menurut saya, langkah semacam itu bukanlah solusi sejati. Yang dibutuhkan adalah kebijakan yang menyentuh akar masalah, bukan pengorbanan simbolis.

Tugas Seorang Negarawan

Saya meyakini, Prabowo sebagai presiden sah pilihan rakyat harus membaca gejolak ini sebagai alam bawah sadar kegelisahan publik. Banyak janji reformasi yang dirasakan masyarakat belum terwujud. Kini publik menaruh harapan besar agar Prabowo menyempurnakan pekerjaan rumah para pendahulunya dengan cepat dan menyentuh akar masalah.

Kemarahan publik yang sporadis dan militan harus ditangkap dalam bingkai negara hukum, negara demokrasi, dan negara kesejahteraan. Inilah momentum bagi Prabowo untuk mengeliminasi kekuatan pragmatis yang masih membayangi, sekaligus menegaskan dirinya sebagai presiden tanpa bayang-bayang masa lalu.

Reformasi bukan milik elit semata, melainkan milik rakyat. Di sinilah kepemimpinan Prabowo diuji: apakah mampu mengembalikan reformasi ke pangkuan rakyat atau hanya menjadi jargon politik semata.

Pertemuan para elite politik, termasuk Megawati dan Prabowo, juga akan sangat membantu aparatur keamanan dalam menstabilisasi situasi di lapangan. Namun, bila stabilisasi tidak tercapai, maka sepatutnya dilakukan langkah penataan kelembagaan dan kebijakan, agar negara tidak hanya bertahan secara simbolis, tetapi juga mampu menjawab persoalan substantif.

Gejolak dan Stabilitas Pasar

Yang menarik, gejolak politik beberapa hari terakhir tidak terlalu berdampak serius pada Bursa Efek Indonesia. Memang benar, IHSG sempat jatuh 2,27% ke level 7.771 poin pada 29 Agustus 2025, salah satu pelemahan harian terdalam di Asia. Namun pasar cepat menstabilkan diri, ditutup melemah 1,53% di level 7.830 poin pada akhir pekan. Secara year-to-date, IHSG bahkan masih tumbuh 10,63%.

Baca Juga  Memaknai Reformasi 98

Direktur BEI Jeffrey Hendrik menegaskan bahwa pelemahan ini hanyalah koreksi teknikal, bukan krisis fundamental. Dalam keterangannya, ia menyebut: “Investor tidak perlu panik, karena pasar kita masih solid, dan pergerakan ini lebih bersifat teknis jangka pendek” (CNBC Indonesia, 29/8/2025).

Sementara itu, analis Mirae Asset, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan: “Kondisi ini wajar dan historis, karena bulan September cenderung bearish sebelum rebound di Oktober” (Kontan, 30/8/2025).

Bank Indonesia juga memastikan stabilitas tetap terjaga. Deputi Gubernur BI Juda Agung menekankan: “Likuiditas perbankan aman, rupiah terjaga, dan tidak ada tanda kepanikan pasar” (Kompas, 30/8/2025).

Bagi saya, hal ini membuktikan kelas menengah dan kaum profesional masih memiliki kepercayaan penuh terhadap Presiden Prabowo. Apalagi dengan hadirnya Megawati di Istana, pasar membaca sinyal stabilitas politik semakin terjaga.

Pernyataan Menteri Pertahanan

Apa yang disampaikan Menteri Pertahanan, Syafrie Syamsudin dalam konprensi pers Minggu, 31 Agustus 2025 bahwa perlunya bekerja bersama-sama dan kerja bersama-sama, saya memaknai sebagai evaluasi simbolik kepada aparat keamanan khususnya di lapis pimpinan.

Simpulan

Gejolak politik memang harus disikapi dengan hati-hati, tetapi tidak boleh ditutup dengan teori konspirasi. Aspirasi rakyat harus dipahami sebagai peringatan agar pemerintah tidak lengah. Pertemuan Megawati, Prabowo, dan seluruh ketua umum partai adalah simbol kebersamaan elite bangsa yang menenangkan.

Data bursa efek pun menunjukkan kepercayaan pasar tetap kuat, menandakan keyakinan pada arah kepemimpinan nasional.

Saya percaya, jika Presiden Prabowo mampu menjawab kegelisahan rakyat dengan keberanian mengambil keputusan, tanpa bayang-bayang masa lalu, maka Indonesia akan melangkah menuju demokrasi yang matang dan negara kesejahteraan yang nyata.***

Jakarta, 1 September 2025

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Megawati-PrabowoNegarawan di Tengah GejolakRumah Keluarga Bersama/RKB
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Presiden Prabowo Tunda Agenda ke RRC, Menlu Sugiono Gantikan di KTT SCO

Posting Selanjutnya

Sultan Minta Kasus Kematian Mahasiswa Amikom Rheza Sendy Pratama Diusut Tuntas

Related Posts

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026
ilustrasi

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

28 Maret 2026
ilustrasi

MBG (Makanan Bergizi Gratis): Antara Proyek Ambisius dan Kegagalan Komunikasi Politik

26 Maret 2026

Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

4 Maret 2026
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan bersejarah di Washington, D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/02/2026)

Agreement on Reciprocal Trade 19/02/2026: Preseden Buruk Diplomasi Indonesia

26 Februari 2026
Posting Selanjutnya
Kiri: Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama. Kanan: Kapolda DIY, Irjen Anggoro Sukartono, bersama Danrem 072/Pamungkas, Kajati DIY, Bupati Sleman, dan Kapolresta Sleman, melayat ke rumah duka.

Sultan Minta Kasus Kematian Mahasiswa Amikom Rheza Sendy Pratama Diusut Tuntas

Adies Kadir/Dok. DPR RI

Sosok Berpengaruh di Senayan, Adies Kadir Dinonaktifkan: Ini Riwayat Jabatan dan Raihan Suaranya di Setiap Pemilu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

KPK Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan BRIN di Tengah Risiko Korupsi Sektor Riset

10 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Konsensus Kebangsaan Jadi Fondasi Utama Negara

9 April 2026
dok MKRI

MK Gelar Uji Materi UU APBN 2026, Soroti Skema dan Legalitas Program Makan Bergizi Gratis

3 April 2026

Inovasi Korlantas Polri: ETLE Handheld Tingkatkan Efektivitas Penindakan di Jalan

2 April 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menhan Sjafrie Bertemu Menhan USA Peter Hegseth, Bahas Stabilitas dan Keamanan Kawasan Asia Tenggara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lawatan Diplomatik Presiden Prabowo: Hadiri Sidang Umum PBB, Kunjungi Kanada hingga Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Mayjen (Purn) Glenny Kairupan, Direktur Utama Baru Garuda dengan Latar Militer dan Pengalaman Panjang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio