• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Senin, April 20, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Opini

Jangan Biarkan Serakahnomic Hancurkan Kemanusiaan

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
1 Desember 2025
di Opini
Waktu membaca: 3 menit lebih
A A
0

oleh :
Marlin Dinamikanto

Sorot Merah Putih – Terminologi Serakahnomic itu dikenalkan secara meluas oleh Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri acara Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, 21 Juli 2025.

BacaLainnya

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026
ilustrasi

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

28 Maret 2026

Dalam pidatonya Presiden Prabowo mensinyalir adanya pihak-pihak yang tidak pernah jera  mencuri kekayaan negara.

Peringatan Presiden Prabowo kembali bergema saat terjadinya banjir bandang parah yang menggenang di tiga wilayah Provinsi Sumatera meliputi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Kuasa alam menelanjangi keserakahan manusia dengan menunjukkan bukti-bukti langsung lewat kayu-kayu gelondongan yang diangkut air bah dari hulu ke wilayah-wilayah permukiman penduduk di Tapanuli Tengah, Sibolga dan Tapanuli Selatan.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu tegas mengatakan kayu-kayu gelondongan itu berasal dari kegiatan ilegal logging untuk pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit di lereng-lereng pegunungan.

Untuk itu selaku bupati Masinton sudah berusaha mencegah terjadinya banjir bandang dengan melakukan moratorium pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit di kawasan perbukitan di wilayahnya.

Namun di penghujung November yang muram banjir bandang tiba-tiba datang. Ratusan ribu atau bahkan jutaan warga di pesisir pantai barat Sumatera terdampak besarnya air bah.

Mengingatkan kisah Nabi Nuh yang kali ini memberikan peringatan secara tegas kepada para binatang ekonomi yang semakin serakah mengunyah apa saja – termasuk sumberdaya alam yang mestinya memberikan kesejahteraan kepada warga di sekitarnya.

Negara yang mestinya memberikan perlindungan yang penuh kepada warganya mendadak terdiam. Infrastruktur dasar hancur. Jalan-jalan, jembatan penghubung, tiang listrik, sarana dan prasarana air bersih, fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan lainnya lumpuh.

Baca Juga  Mafia Pangan; Kejahatan Struktural dalam Birokrasi

Dalam pernyataan resmi sejumlah pejabat kementerian, seperti biasa, mereka lebih menyalahkan faktor cuaca yang tidak ramah di jantung musim penghujan.

Sulit dibayangkan berapa ribu air mata tumpah mengiringi keranda kerabat korban ke pemakaman, berapa pula yang harap-harap cemas atas nasib keluarganya yang masih tertimbun puing-puing banjir atau terseret arus, berapa pula yang dirawat di tenda-tenda darurat?

Sedangkan bantuan logistik yang mengalir dari solidaritas kemanusiaan dari berbagai penjuru wilayah terhambat. Hingga hari kedua pasca terjadinya bencana jarang terlihat helikopter menurunkan bantuan logistik ke daerah bencana.

Warga yang terancam kelaparan pun mulai menjarah mini market. Sehingga Presiden Prabowo memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) lebih sigap. Namun status Bencana Nasional tidak segera dimaklumatkan.

Di tengah sempitnya ruang fiskal, bisa jadi status Bencana Nasional masih jadi pertimbangan. Namun warga terdampak yang kedinginan dan terancam kelaparan membutuhkan penanganan yang segera.

Ini pula yang memicu desakan dari banyak netizen agar pemerintah segera menetapkan status Bencana Nasional mengingat luasnya areal yang terdampak banjir bandang.

Tapi apakah para binatang ekonomi yang serakah akan introspeksi diri atas keserakahannya? Alih-alih intropeksi mereka yang tinggal di rumah-rumah megah itu menyebut gelontoran kayu-kayu itu tumbang sendiri karena debit hujan yang super deras.

Mengutip Mahatma Gandhi, sumberdaya alam cukup untuk memberikan kesejahteraan kepada semua warga dunia tapi tidak pernah cukup untuk memenuhi kebutuhan sekelompok orang yang serakah.

Di sini sebenarnya, hai para menteri pentingnya menghayati seruan Presiden Prabowo tentang bahaya sesungguhnya dari serakahnomic.

Bahaya itu sungguh nyata, bukan saja telah menenggelamkan wilayah utara pesisir barat Pulau Sumatera, bukan saja menumbalkan banyak orang untuk memenuhi hasrat keserakahan segelintir orang, melainkan telah membunuh kemanusiaan itu sendiri.

Baca Juga  Ketika Kejahatan Berdaulat, Hukum Harus Berani

Lagi pula, hujan memang berkemampuan menumbangkan pohon, tapi hujan tidak memiliki gergaji yang bisa mengubah kayu-kayu yang tumbang menjadi kayu gelondongan.***

*Penulis adalah mantan Pimred Kabar dari Pijar (KdP) dan sekarang Pimpinan Umum sorotmerahputih.com

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: banjir bandangbencana tapanuliSerakahnomicstatus Bencana Nasional
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Presiden Prabowo Tinjau Langsung Lokasi Terdampak Banjir Bandang di Sumatra

Posting Selanjutnya

Ketum PRIMA, Agus Jabo Soroti Kaum Pencari Untung di Tengah Krisis Kemanusiaan

Related Posts

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026
ilustrasi

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

28 Maret 2026
ilustrasi

MBG (Makanan Bergizi Gratis): Antara Proyek Ambisius dan Kegagalan Komunikasi Politik

26 Maret 2026

Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

4 Maret 2026
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan bersejarah di Washington, D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/02/2026)

Agreement on Reciprocal Trade 19/02/2026: Preseden Buruk Diplomasi Indonesia

26 Februari 2026
Posting Selanjutnya
dok Ist Sorot Merah Putih

Ketum PRIMA, Agus Jabo Soroti Kaum Pencari Untung di Tengah Krisis Kemanusiaan

Puncak Pariwara ACFFEST 2025 dari Layar ke Pelosok Negeri: KPK Apresiasi Karya Kreatif Antikorupsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

KPK Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan BRIN di Tengah Risiko Korupsi Sektor Riset

10 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Konsensus Kebangsaan Jadi Fondasi Utama Negara

9 April 2026
dok MKRI

MK Gelar Uji Materi UU APBN 2026, Soroti Skema dan Legalitas Program Makan Bergizi Gratis

3 April 2026

Inovasi Korlantas Polri: ETLE Handheld Tingkatkan Efektivitas Penindakan di Jalan

2 April 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menhan Sjafrie Bertemu Menhan USA Peter Hegseth, Bahas Stabilitas dan Keamanan Kawasan Asia Tenggara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lawatan Diplomatik Presiden Prabowo: Hadiri Sidang Umum PBB, Kunjungi Kanada hingga Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Mayjen (Purn) Glenny Kairupan, Direktur Utama Baru Garuda dengan Latar Militer dan Pengalaman Panjang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Logo Baru, Semangat Baru: Pindad Tegaskan Komitmen Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio