Sorot Merah Putih, Bandung – Kolaborasi unik antara Perkumpulan Aktivis 98 dengan komunitas Accidentally Familia Biker menunjukkan wajah lain dari semangat muda melalui aksi nyata “Penghutanan Kembali” di kawasan Punclut, Pagerwangi, Kabupaten Bandung Barat.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Minggu (25/05/2025), mereka menanam 120 bibit pohon keras dan buah-buahan sebagai langkah awal gerakan “penghutanan kembali” di Kawasan Bandung Utara (KBU).
Aksi ini tidak hanya simbolis, tapi juga sarat makna perjuangan. Isu yang diangkat mencakup penataan ruang yang adil, kedaulatan agraria, dan pelestarian lingkungan, terutama di kawasan strategis seperti Cekungan Bandung yang saat ini menghadapi tekanan ekologis dan kepadatan penduduk yang tinggi.

Kegiatan ini diawali dengan diskusi terbuka bersama Perkumpulan Aktivis 98, Serikat Petani Pasundan (SPP) KBB, dan komunitas Accidentally Familia Biker.
Mereka membahas pentingnya reformasi agraria dan urgensi penghijauan kembali kawasan Punclut yang selama ini menjadi salah satu titik kritis ekosistem Bandung Raya.
“Kami ingin menunjukkan bahwa anak muda, khususnya komunitas motor, juga bisa terlibat aktif dalam isu penting seperti lingkungan dan agraria,” ujar Gibran Ajib Jabbaril, pendiri Accidentally Familia.
Gibran menambahkan bahwa gerakan ini akan terus disuarakan oleh komunitasnya agar semakin banyak kalangan muda dan komunitas bikers lainnya yang turut peduli dan bergerak.
““Kami ingin menunjukkan bahwa bikers juga peduli terhadap isu-isu besar seperti lingkungan dan agraria. Kami akan terus menyuarakan dukungan terhadap perjuangan masyarakat Punclut,” tegasnya.
Punclut merupakan bagian dari Kawasan Bandung Utara (KBU), wilayah penyangga yang sangat penting bagi keseimbangan ekologis Cekungan Bandung.
Wilayah ini dikelilingi gunung-gunung dan menjadi hulu dari berbagai daerah aliran sungai yang menghidupi sekitar 15 juta penduduk di sekitarnya.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di penanaman saja. Ke depan harus ada pemeliharaan agar pohon-pohon ini benar-benar hidup, tumbuh, dan bermanfaat, baik bagi lingkungan maupun secara ekonomi untuk warga sekitar,” tegas Lukman Nurhakim, perwakilan Perkumpulan Aktivis 98.

Senada dengan itu, Hery Garnady, salah satu warga setempat, menyampaikan harapannya agar pohon-pohon ini dirawat seperti “anak sendiri”, sebagai warisan ekologis yang bernilai jangka panjang.
Kegiatan penghijauan di Punclut ini merupakan lanjutan dari aksi serupa yang sebelumnya dilakukan di kawasan Pacet.
Aksi ditutup dengan pernyataan komitmen di Gunung Artapela, Desa Girimulya, bahwa komunitas akan terus fokus pada kawasan Punclut sebagai bagian dari perjuangan agraria dan lingkungan.
“Ini bukan sekadar tanam pohon. Ini bentuk perlawanan terhadap krisis agraria dan ekologi, dan kami ingin jadi bagian dari solusinya,” pungkas Gibran.*Boelan
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

















Mantapp semangat terus melakukan hal hal positif untuk para bikers