Sorot Merah Putih, Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa pertahanan negara adalah amanat konstitusi yang menjadi tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia, bukan semata-mata tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Pernyataan ini disampaikan saat memberikan kuliah umum di hadapan peserta Program Pendidikan Pendalaman Nilai-nilai Kebangsaan (P3N) angkatan XXV dan Program Pendidikan Pembinaan Nilai-nilai Kebangsaan (P4N) angkatan LXVIII di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Jakarta, Senin (2/6/2025).

Dalam kuliahnya, Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa konsep pertahanan negara kini harus bertransformasi, tidak lagi bertumpu pada pendekatan tradisional yang bersifat militeristik semata.
Ia menekankan pentingnya membangun Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) yang adaptif terhadap dinamika global dan kemajuan teknologi.
“Pertahanan negara hari ini dan ke depan harus didesain sebagai sistem terpadu yang melibatkan sinergi kekuatan militer, partisipasi rakyat, serta ketahanan ekonomi sebagai fondasi strategis,” ujar Menhan Sjafrie.
Menurutnya, tantangan keamanan masa kini semakin kompleks dan multidimensi, mulai dari ancaman siber, terorisme, konflik sumber daya, hingga disrupsi ekonomi global.
Oleh karena itu, Indonesia perlu membangun postur pertahanan yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga cerdas, modern, dan berkelanjutan.
Kehadiran Menhan dalam forum Lemhannas RI ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman para peserta akan pentingnya wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional dalam menjaga keutuhan NKRI.
Selain memberikan arahan strategis, Menhan juga mendorong agar seluruh elemen bangsa bersatu dalam membangun pertahanan negara yang inklusif dan berbasis inovasi.
“Kita tidak bisa lagi melihat pertahanan hanya sebagai urusan tentara. Ini adalah panggilan bagi seluruh warga negara, termasuk generasi muda, akademisi, pelaku industri, dan elemen masyarakat lainnya,” tegasnya.
Kuliah umum ini menjadi bagian dari upaya Lemhannas RI dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan nasional yang berwawasan kebangsaan dan memiliki daya saing global.*Yus
*Biro Infohan Setjen Kemhan
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini
















