Di Tangerang Selatan, Walikota dan Wakil Walikota terpilih yang keduanya kader beringin menempatkan Partai Golkar mendapatkan score 5, partai-partai parlemen lainnya (kecuali PKS yang mengusung calon sendiri) sebut saja PDI Perjuangan, Gerindra, Nasdem, PSI, PKB, Demokrat dan PPP masing-masing diberi score 2.. Sedangkan partai non parlemen seperti PKN, Gelora, Garuda, Partai Buruh dan Hanura masing-masing score 1.
Di Kota Depok PKS kembali amsyong. Partai Golkar yang berjaya di Tangerang dan Tangsel terseret di dalamnya. Jagoan kedua partai yang menjagokan Walikota petahana (dulunya wakil walikota) kandas dikeroyok Gerindra, PDIP, Nasdem, PKB, Demokrat, PPP, PSI, Gelora, Buruh, Ummat, Hanura dan PKN. Karena walikota terpilih tidak berpartai maka tidak ada yang mengklaim score 4, PKB dapat score 3 karena Chandra, kader PDI Perjuangan ini sejak 2024 ini pindah ke PKB. Partai-partai parlemen seperti Gerindra, Nasdem, PDIP, Demokrat dan PPP masing-masing 2. Partai pengusung yang non parlemen masing-masing 1.
Bagaimana dengan Kota Bekasi? Sambil menunggu putusan Mahkamah Konstitusi, KPU setempat telah menetapkan pasangan Tri Adhianto – Abdul Harris Bobihoe sebagai pemenang. Pasangan ini diusung oleh PDI Perjuangan (Calon Walikota) skor 4, Gerindra (Calon Wakil Walikota) skor 3, PKB dan Demokrat yang masing-masing skor 2.
Dengan demikian, PDI Perjuangan dapat dikatakan memenangkan Pilkada di Wilayah Polda Metro dengan meraih poin rata-rata 5 + 3 + 2 + 2 + 4 : 5 sama dengan 3,2. Partai lainnya sebut saja Golkar, 4 + 5 : 5 sama dengan 1,8 Gerindra 2 + 2 + 3 : 5 sama dengan 1,4. Lainnya tolong hitung sendiri
Index ini memang belum sempurna, tapi paling tidak bisa lebih menggambarkan baik kualitas kader maupun kuantitas sebaran partisipasi pemenangan dalam menghitung indeks kemenangan partai-partai politik dalam Pilkada. Sebut saja PDI Perjuangan, secara kuantitas ikut menang di 5 wilayah Polda Metro dan secara kulitas menempatkan 2 kepala daerah dan 2 wakil kepala daerah di daerah yang ikut dimenangkannya.
Selanjutnya semoga saya ada waktu meriset sejumlah Provinsi untuk mengetahui indeks kemenangan partai-partai politik dalam Pilkada 2024 yang semoga dapat dijadikan bahan evaluasi bagi masing-masing politik yang ada untuk memenangkan konstetasi pada Pilkada berikutnya. Tentu saja dengan metodologi pembobotan yang saya kenalkan dalam artikel singkat ini. (Mrln)
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini















