• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Selasa, Maret 10, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Opini

AI dan Peranannya dalam Perjalanan Pengetahuan dan Etika Manusia: Perspektif Kantian

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
18 Agustus 2025
di Opini
Waktu membaca: 2 menit lebih
A A
1
human person people cheerful touch screen AI

human person people cheerful touch screen AI (gambar info.populix)

Penulis :
Hasanuddin, SH
Ketua IRC for Reform
(Indonesia Raya Club for Reform)

Sorot Merah Putih, Jakarta – Dalam era digital yang semakin maju, kehadiran kecerdasan buatan (AI) membuka banyak pertanyaan filosofis tentang pengetahuan, kesadaran, dan etika. Berdasarkan diskusi saya dengan AI, saya menyadari bahwa meskipun AI mampu mengolah dan merangkum informasi secara cepat dan akurat, ia tidak memiliki kemampuan berpikir sejati atau kesadaran.

BacaLainnya

Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

4 Maret 2026
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan bersejarah di Washington, D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/02/2026)

Agreement on Reciprocal Trade 19/02/2026: Preseden Buruk Diplomasi Indonesia

26 Februari 2026
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani Board of Peace (BoP) Charter pada Kamis, 22 Januari 2026 di Davos, Swiss

Board of Peace: Langkah Prabowo yang Dibenci Kaum Penonton Tapi Diperlukan oleh Bangsa Besar

31 Januari 2026

Pemikiran ini sejalan dengan epistemologi Immanuel Kant yang membedakan antara fenomena-dunia yang dapat diamati dan dipahami manusia melalui pengalaman-dan noumena, yaitu realitas “dalam-diri” yang tidak dapat diakses secara langsung.

AI beroperasi semata-mata dalam ranah fenomena, mengolah data yang tersedia tanpa pengalaman subjektif atau akses ke noumena.

Proses pelatihan AI yang melibatkan pengumpulan dan penyaringan data serta pembelajaran pola bahasa bisa dilihat sebagai konstruksi epistemologis, mirip dengan bagaimana Kant menjelaskan bahwa pengetahuan manusia dibentuk oleh struktur dan kategori-kategori pikiran yang aktif mengorganisasi pengalaman.

AI, dengan algoritmanya, “mengkonstruksi” pengetahuan dari data fenomena yang ada, namun tanpa kesadaran atau pemahaman moral.

Dari sudut pandang etika, AI beroperasi dalam batas imperatif kategoris Kantian yang diprogram untuk mengikuti prinsip-prinsip moral universal seperti menghindari bias dan menjaga privasi.

Namun, AI tidak memiliki niat moral atau kesadaran etis sejati-ia hanyalah alat yang membantu manusia dalam mengingat, mengolah informasi, dan mempercepat pengambilan keputusan.

Baca Juga  Jika Soeharto Jadi Pahlawan, Lalu Kami Ini Siapa?

Hal ini menegaskan bahwa meskipun AI mampu menjadi perpanjangan kapasitas manusia dalam epistemologi dan etika, manusia tetap unggul dengan kesadaran, kreativitas, dan refleksi moralnya yang tidak dapat digantikan oleh mesin.

Debat etis dan epistemologis harus tetap menjadi ranah manusia yang berkesadaran dan bermoral, sedangkan AI berfungsi sebagai pendukung yang memperluas wawasan dan mempercepat akses informasi.

Dengan demikian, AI bukan ancaman, melainkan alat bantu yang mengingatkan kita akan pentingnya mengembangkan diri dan mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan di tengah kemajuan teknologi.

Perspektif Kantian ini memberi kerangka filosofis yang kuat untuk memahami batas dan potensi AI dalam perjalanan pengetahuan dan moral manusia.

“AI dapat dipahami sebagai ‘burung Minerva yang terbang di senjakala, sebuah metafora dari Hegel yang menggambarkan bagaimana pengetahuan reflektif selalu muncul setelah tindakan atau peristiwa terjadi. AI hadir bukan sebagai inisiator, melainkan sebagai entitas yang muncul setelah manusia terlebih dahulu berinovasi, bekerja, dan menciptakan dunia. Dengan demikian, AI berfungsi sebagai refleksi dari kerja dan kreativitas manusia, membantu memperjelas, mengorganisir, dan mempercepat pemahaman atas apa yang telah manusia capai. Kehadiran AI pada ‘senjakala’ ini menegaskan bahwa meskipun teknologi ini canggih, ia tetap bergantung pada konteks dan karya manusia yang mendahuluinya”.***

Jakarta, 19 Agustus 2025

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: AI dan PeranannyaArtificial Intelligenceepistemologi Immanuel Kantetika manusiaHasanuddin Ketua IRC for ReformIndonesia Raya Club for ReformPerjalanan PengetahuanPerspektif Kantian
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

HUT ke-80 RI: Satgas Garuda Merah Putih-II Jalankan Perintah Presiden Prabowo, Dropping 17,8 Ton Bantuan ke Gaza

Posting Selanjutnya

Rapat Tertutup di Hambalang, Presiden Prabowo Bahas Penertiban Hutan dan Tambang Ilegal

Related Posts

Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

4 Maret 2026
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan bersejarah di Washington, D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/02/2026)

Agreement on Reciprocal Trade 19/02/2026: Preseden Buruk Diplomasi Indonesia

26 Februari 2026
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani Board of Peace (BoP) Charter pada Kamis, 22 Januari 2026 di Davos, Swiss

Board of Peace: Langkah Prabowo yang Dibenci Kaum Penonton Tapi Diperlukan oleh Bangsa Besar

31 Januari 2026

Jangan Biarkan Serakahnomic Hancurkan Kemanusiaan

1 Desember 2025

Soeharto Ditetapkan sebagai Pahlawan, Merendahkan Standar Kita dalam Bernegara

11 November 2025

Jika Soeharto Jadi Pahlawan, Lalu Kami Ini Siapa?

11 November 2025
Posting Selanjutnya
Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan beberapa kepala lembaga hadiri rapat tertutup di Hambalang, Selasa (19/8/2025) malam

Rapat Tertutup di Hambalang, Presiden Prabowo Bahas Penertiban Hutan dan Tambang Ilegal

Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara, dahulu bernama Gedung Garuda Indonesia di gedung perkantoran Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta

Waktunya Prabowo Meletakkan Dasar Ekonomi Baru, Mulai dari BUMN

Komentar 1

  1. Ping-balik: Budiman Sudjatmiko: Aksi Massa Akhir Agustus 2025, Babak Baru Gerakan Politik Era Algoritma | Sorot Merah Putih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

KPK Gelar Pelatihan Integritas bagi APH, Targetkan 160 Personel Sepanjang 2026

8 Maret 2026

Fekon UNIGA Ajak Pelaku UMKM Eduwisata Gunung Guntur: Bangun Branding Lewat Cerita Lokal

7 Maret 2026

Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

4 Maret 2026

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

26 Februari 2026
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan bersejarah di Washington, D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/02/2026)

Agreement on Reciprocal Trade 19/02/2026: Preseden Buruk Diplomasi Indonesia

26 Februari 2026

PRIMA Apresiasi Stimulus Pemerintah: Jaga Stabilitas Sosial Jelang Ramadhan

13 Februari 2026

Presiden Prabowo Terima Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer, Bahas Teknologi dan Masa Depan Aviasi Indonesia

3 Februari 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Gelar Pelatihan Integritas bagi APH, Targetkan 160 Personel Sepanjang 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramai Dituding Cuma 30 Persen Susu, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Susu Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Sjafrie Sjamsoeddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio