Sorot Merah Putih, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus kepada jajaran kabinet terkait langkah strategis pemulihan ekonomi nasional dan percepatan perbaikan fasilitas umum.
Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/9/2025), usai gelombang unjuk rasa pada Agustus lalu yang menyoroti persoalan ekonomi rakyat.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa sejumlah isu krusial dibahas dalam ratas tersebut. Mulai dari perkembangan ekonomi, progres investasi, hingga langkah konkret memperbaiki fasilitas umum yang terdampak aksi demonstrasi.
“Ada di antaranya perkembangan ekonomi dan progres investasi, hingga percepatan perbaikan fasilitas umum yang rusak,” ujar Teddy melalui keterangannya, dikutip Sabtu (6/9/2025).
Fokus Investasi Merata dan Ciptakan Lapangan Kerja
Seskab Teddy menegaskan bahwa Presiden meminta tim ekonomi pemerintah untuk memastikan investasi yang masuk tidak hanya terkonsentrasi di Jakarta, melainkan mampu menciptakan lapangan kerja secara merata di seluruh wilayah Indonesia.
“Presiden Prabowo meminta kepada tim ekonomi untuk memastikan investasi-investasi ini bisa mendorong peningkatan lapangan kerja secara merata di Tanah Air, dan tidak memusat di Jakarta saja,” tegas Seskab Teddy.
Selain itu, Presiden Prabowo menginstruksikan Kementerian Pekerjaan Umum agar mempercepat perbaikan fasilitas umum yang rusak akibat aksi demonstrasi.
“Percepatan ini diperlukan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal dan nyaman,” tambahnya.
Sri Mulyani Tegaskan Program Prioritas Pro-Rakyat
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati turut membenarkan arahan Presiden dalam rapat terbatas tersebut. Melalui unggahan di Instagram, Jumat (5/9/2025), ia menekankan bahwa Presiden Prabowo menginginkan program-program prioritas Kabinet Merah Putih berjalan efektif agar manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat.
“Program prioritas yang memberikan manfaat rakyat langsung seperti Sekolah Rakyat, Program Ketahanan Pangan dan Energi harus berjalan efektif agar rakyat merasakan manfaat nyata,” tulis Sri Mulyani.
Dalam rapat yang juga dihadiri Gubernur Bank Indonesia, Sri Mulyani mengingatkan pentingnya upaya serius untuk mengentaskan kemiskinan yang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah.
“Presiden menjelaskan konstelasi persaingan global yang begitu dinamis yang harus diwaspadai, dan menekankan transformasi Indonesia serta membangun Indonesia sesuai konstitusi adalah tugas utama Presiden dan seluruh kabinet,” ungkapnya.
Ia mengakui proses perbaikan tidak akan mudah dan memerlukan waktu panjang. Namun, pemerintah berkomitmen konsisten memperbaiki kondisi rakyat, terutama kelompok miskin.
“Proses akan sulit dan panjang. Namun kita harus konsisten memperbaiki kondisi rakyat terutama yang paling miskin, membangun pemerintah yang bersih dan efisien, memberantas korupsi dan penyelewengan,” pungkasnya.
Instruksi Presiden Prabowo tersebut menegaskan fokus pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi, mengakselerasi pembangunan, dan memperkuat kepercayaan publik pasca dinamika sosial-politik yang mencuat pada Agustus lalu.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini
















