Sorot Merah Putih – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan terbaru terkait pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). Melalui arahan tersebut, pemerintah memperluas sasaran penerima manfaat hingga mencakup guru dan tenaga pendidik.
Juru Bicara Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra, membenarkan kebijakan tersebut.
“Betul, guru dan tenaga pendidik mendapat program makan bergizi gratis, arahan Presiden,” ujar Redy kepada wartawan, Senin (15/9/2025).
Menurut Redy, perluasan ini didasarkan pada pertimbangan sosial. Meski demikian, ia belum menyampaikan secara rinci waktu pelaksanaan program bagi kalangan guru dan tenaga kependidikan.
“Faktor guru dan tendik menjadi penerima manfaat adalah faktor pertimbangan sosial,” tambahnya.
Dukungan untuk Kader Posyandu
Selain guru dan tenaga pendidik, pemerintah juga memberikan dukungan kepada kader posyandu. Berbeda dengan skema bagi guru, kader posyandu akan memperoleh biaya operasional karena berperan penting dalam penyaluran program MBG.
“Kalau kader posyandu karena membantu pendistribusian MBG ke ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, kader posyandu mendapatkan biaya operasional,” jelas Redy.
Komitmen Pemerintah
Program makan bergizi gratis merupakan salah satu prioritas utama Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Perluasan penerima manfaat tidak hanya memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok pendidikan, tetapi juga mempertegas peran kader kesehatan dalam mendukung keberhasilan program di tingkat masyarakat.
Kebijakan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pemerataan gizi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas jangkauan program ke seluruh lapisan masyarakat. (Van)
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini














