• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Kamis, Januari 15, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Opini

Dari Soekarno ke Prabowo: Indonesia Kembali Bicara di Panggung Dunia

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
28 Agustus 2025
di Opini
Waktu membaca: 4 menit lebih
A A
0
UN General Assembly hall

UN General Assembly hall (pic by wikipedia/commons)

ditulis oleh :
Hasanuddin
Koordinator SIAGA 98

(Simpul Aktivis Angkatan 98)
Ketua IRC for Reform

(Indonesia Raya Club for Reform)

Sorot Merah Putih, Jakarta – Ketika Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan berpidato di Debat Umum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 pada 23 September 2025, banyak pihak melihatnya hanya sebagai kehadiran rutin seorang Kepala Negara.

BacaLainnya

Jangan Biarkan Serakahnomic Hancurkan Kemanusiaan

1 Desember 2025

Soeharto Ditetapkan sebagai Pahlawan, Merendahkan Standar Kita dalam Bernegara

11 November 2025

Jika Soeharto Jadi Pahlawan, Lalu Kami Ini Siapa?

11 November 2025

Namun, jika ditelaah lebih dalam, momentum ini membawa makna diplomatik yang jauh lebih besar. Indonesia ditempatkan sebagai pembicara ketiga, tepat setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Detik, 23/8/2025, Kumparan, 23/8/2025). Sebuah posisi yang sarat simbol dan prestise.

Mengakhiri Absen Panjang

Selama hampir satu dekade terakhir, Presiden Indonesia tidak pernah hadir langsung di forum Debat Umum PBB. Pada masa Presiden Joko Widodo, pidato selalu diwakili Menteri Luar Negeri, bahkan sempat dilakukan secara virtual pada Sidang Umum ke-76 tahun 2021 (Kumparan, 23/8/2025).

Karena itu, kembalinya Presiden RI ke podium PBB merupakan penegasan kembali komitmen Indonesia untuk hadir secara aktif di forum diplomasi global.

Simbol Keseimbangan Regional

Urutan pidato bukanlah sekadar formalitas. Tradisi PBB menempatkan Brasil dan Amerika Serikat sebagai dua pembicara awal, selebihnya diatur berdasarkan permintaan negara, tingkat pejabat yang hadir, dan pertimbangan keseimbangan regional.

Penempatan Indonesia di urutan ketiga menunjukkan pengakuan internasional atas peran strategis Indonesia sebagai jembatan antara berbagai blok geopolitik: Barat, Asia, Selatan Global, dan dunia Islam.

Baca Juga  Mafia Pangan; Kejahatan Struktural dalam Birokrasi

Dengan posisi tersebut, Indonesia dipandang mampu menjadi penyeimbang regional di tengah polarisasi global.

Suara Indonesia diharapkan bisa menawarkan visi inklusif, mendorong multilateralisme, serta menghindarkan dunia dari jebakan rivalitas blok besar.

Keberhasilan Lobi Diplomatik

Posisi istimewa ini tentu tidak datang begitu saja. Dibaliknya terdapat kerja diplomasi panjang, baik melalui Kementerian Luar Negeri maupun jaringan diplomatik Indonesia di New York.

Di sini, peran Menteri Luar Negeri Sugiono menjadi krusial. Melalui diplomasi yang tenang namun efektif, Sugiono berhasil memastikan Indonesia mendapat tempat terhormat di awal sidang.

Ini menegaskan bahwa keberhasilan di panggung PBB bukan hanya hasil kepemimpinan presiden, tetapi juga buah kerja keras tim diplomasi yang solid.

Meneruskan Jejak Soekarno dan Semangat Non-Blok

Momen ini juga bisa dibaca sebagai jejak keberhasilan besar setelah Presiden Soekarno. Pada era awal kemerdekaan, Soekarno tampil di forum internasional dengan pidatonya yang menggugah, “To Build the World Anew” pada 1960, yang menegaskan peran Indonesia sebagai negara baru yang berani menawarkan visi tatanan dunia.

Soekarno kemudian bersama negara-negara Asia-Afrika melahirkan Gerakan Non-Blok, sebuah wadah politik luar negeri yang menolak tunduk pada hegemoni blok Barat maupun blok Timur.

Kini, enam dekade kemudian, Prabowo melanjutkan tradisi tersebut dengan konteks baru. Kehadiran Indonesia di urutan ketiga, setelah dua negara besar, menjadi simbol bahwa dunia menunggu suara Indonesia sebagai representasi Selatan Global dan Non-Blok.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal bahkan menyebut momen ini dapat dimaknai sebagai peluang Indonesia untuk menyuarakan visi “The Next World Order”, mirip dengan semangat Bung Karno pada era 1960-an (Merdeka, 24/8/2025).

Prabowo dan Indonesia Raya di Panggung Global

Lebih dari sekadar diplomasi, pidato ini juga menjadi sarana bagi Prabowo untuk mewujudkan gagasan Indonesia Raya. Konsep ini bukan hanya sebatas nasionalisme dalam negeri, tetapi ekspresi Indonesia sebagai bangsa besar yang menyumbang solusi bagi persoalan global.

Baca Juga  Presiden Prabowo Resmikan Proyek Migas Laut Natuna Kepri

Jika Prabowo mampu mengartikulasikan kepentingan Indonesia sekaligus menawarkan visi kemanusiaan universal, maka Indonesia Raya benar-benar hadir di forum dunia- sebagau realitas politik.

Hadirnya Presiden Prabowo sebagai pembicara ketiga di Sidang Umum PBB bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah keberhasilan diplomasi Indonesia. Ini adalah momentum penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia masih relevan, dipercaya, dan mampu memainkan peran sebagai penyeimbang di panggung global.

Dari Soekarno yang berani menawarkan visi dunia baru hingga Prabowo yang kini melanjutkan tradisi Non-Blok dengan semangat Indonesia Raya, diplomasi Indonesia membuktikan daya tahannya.

Tidak boleh dilupakan pula, peran Menlu Sugiono yang memastikan diplomasi Indonesia berjalan efektif menjadi bagian tak terpisahkan dari keberhasilan ini.

Tantangannya kini adalah bagaimana pidato tersebut tidak berhenti pada simbol, melainkan menjadi pijakan strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di tatanan dunia yang kian bergejolak.

Kita berharap agar disaat pidato di PBB nanti dapat disiarkan langsung dan disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia.***

Proklamasi, 28 Agustus 2025

#tegakmerahputih

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Debat Umum Sidang Majelis Umum PBBIndonesia Raya di Panggung GlobalJejak SoekarnoPresiden pertama RI SoekarnoPresiden Prabowo SubiantoSemangat Non-BlokSimbol Keseimbangan Regional
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Presiden Prabowo Dukung GovTech dan Gen Bank: Strategi Perkuat Pertanian Indonesia

Posting Selanjutnya

Mensesneg: Pemerintah Hormati Putusan MK Soal Wamen Rangkap Jabatan di BUMN dan Swasta

Related Posts

Jangan Biarkan Serakahnomic Hancurkan Kemanusiaan

1 Desember 2025

Soeharto Ditetapkan sebagai Pahlawan, Merendahkan Standar Kita dalam Bernegara

11 November 2025

Jika Soeharto Jadi Pahlawan, Lalu Kami Ini Siapa?

11 November 2025
Gelar pahlawan untuk Soeharto, Gus Dur, dan Marsinah jadi simbol rekonsiliasi nasional oleh Presiden Prabowo.(Foto: Istimewa)

Pemberian Gelar Pahlawan 2025 : Ada Dorongan Kuat dalam diri Presiden Prabowo untuk Rekonsiliasi Total

10 November 2025
Foto Ilustrasi (Istimewa)

Aktualisasi Kepahlawanan Figur Polri 

5 November 2025

Gelar Pahlawan Bukan untuk Gembong Koruptor dan Pelanggar HAM

1 November 2025
Posting Selanjutnya
Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Jakarta

Mensesneg: Pemerintah Hormati Putusan MK Soal Wamen Rangkap Jabatan di BUMN dan Swasta

Suasana aksi 28 Agustus 2025 di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Istana Sorot Insiden Ojol Tewas Dilindas Barakuda: Polri Minta Maaf, SIAGA 98 Desak Evaluasi Pengamanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Buka Career Day MGBK DKI, Kepala BNN RI: Generasi Bebas Narkoba Penentu Indonesia Emas

14 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi (Foto:BPMI)

Presiden Prabowo Resmikan Program Sekolah Rakyat Strategi Pengentasan Kemiskinan

12 Januari 2026

Optimalisasi Asset Recovery, KPK Serahkan Lahan Rp9,83 Miliar di Sumedang untuk Pusdiklat HAM

9 Januari 2026

Menutup 2025, Menyongsong 2026 dengan Disiplin dan Keyakinan Politik Rakyat

1 Januari 2026
GOL Pelaporan Gratifikasi Online

Laporan Gratifikasi 2025 Naik 20 Persen: KPK Terima 5.020 Aduan Senilai Rp16,40 Miliar

31 Desember 2025
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan laporan capaian hasil Satgas PKH dan penyelamatan keuangan negara tahun 2025 di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (24/12/2025)

Presiden Prabowo: Jangan Mau Dilobi, Penyelamatan Rp6,6 Triliun Baru Permulaan

26 Desember 2025

Reuni Akpol 91 Bhara Daksa, Komjen Moh. Iqbal Tekankan Nilai Loyalitas dan Kebersamaan

22 Desember 2025

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Optimalisasi Asset Recovery, KPK Serahkan Lahan Rp9,83 Miliar di Sumedang untuk Pusdiklat HAM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramai Dituding Cuma 30 Persen Susu, Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Susu Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Smartboard, Teknologi Pembelajaran Digital yang Menjadi Program Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertemuan Empat Mata Presiden Prabowo-Dasco: Bahas Program Prioritas dan Keputusan DPR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio