• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Rabu, Juni 17, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Sorot Prabowo

Dari Ulama hingga Aktivis, Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada 10 Tokoh Bangsa

Irfan Adhiyanto oleh Irfan Adhiyanto
10 November 2025
di Sorot Prabowo
Waktu membaca: 4 menit lebih
A A
0
Presiden Prabowo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh bangsa dalam upacara di Istana Negara, Jakarta.(Foto:Istimewa)

Presiden Prabowo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh bangsa dalam upacara di Istana Negara, Jakarta.(Foto:Istimewa)

SorotMerahPutih – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh bangsa yang dinilai berjasa besar bagi negara dalam perjuangan kemerdekaan, pembangunan, dan pengabdian kepada masyarakat. Upacara penganugerahan digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11), bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 2025.

Upacara penganugerahan diawali dengan prosesi mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo sebagai bentuk penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

BacaLainnya

Presiden Prabowo Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Tekankan Dedikasi Pelaksana untuk Generasi Emas 2045

5 Juni 2026

Presiden Prabowo Beri Taklimat kepada 1.095 Perwira Siswa TNI-Polri di Seskoad Bandung

29 Mei 2026

Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Perkuat Kedaulatan dan Pertahanan Nasional

19 Mei 2026

Keputusan penganugerahan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116.TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional, yang ditetapkan di Jakarta pada 6 November 2025.

Sepuluh Tokoh Penerima Gelar Pahlawan Nasional

Berdasarkan Keppres tersebut, sepuluh tokoh yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional adalah:

  1. K.H. Abdurachman Wahid (Gus Dur) – Jawa Timur
  2. Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto – Jawa Tengah
  3. Marsinah – Jawa Timur
  4. Mochtar Kusumaatmadja – Jawa Barat
  5. Hj. Rahma El Yunusiyyah – Sumatera Barat
  6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – Jawa Tengah
  7. Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat
  8. Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur
  9. Tuan Rondahaim Saragih – Sumatera Utara
  10. Zainal Abidin Syah – Maluku Utara

Upacara penganugerahan ditutup dengan penyerahan plakat dan dokumen gelar Pahlawan Nasional kepada ahli waris masing-masing tokoh penerima gelar. Pemerintah berharap, penghargaan ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk meneladani semangat juang para pahlawan.

Baca Juga  Presiden Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat untuk Pemerataan Pendidikan Berkualitas

Makna Penganugerahan

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional tahun 2025 menjadi kelanjutan dari tradisi penghargaan negara terhadap jasa para tokoh bangsa. Presiden Prabowo menegaskan bahwa penghormatan terhadap para pahlawan merupakan wujud komitmen negara menjaga semangat perjuangan yang diwariskan pendahulu bangsa.

Langkah ini juga memperkuat kesinambungan kebijakan pemerintah sebelumnya. Sebelumnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo menetapkan sejumlah tokoh sebagai Pahlawan Nasional pada 8 November 2023.

Pemerintah menilai, keberagaman latar belakang para penerima gelar tahun ini mencerminkan luasnya kontribusi terhadap Indonesia, baik dari kalangan pemimpin negara, tokoh agama, perempuan, aktivis, maupun pejuang daerah.

Profil Singkat Penerima Gelar

K.H. Abdurachman Wahid (Gus Dur) merupakan Presiden ke-4 Republik Indonesia yang dikenal sebagai tokoh pluralisme dan demokrasi. Sebagai cucu pendiri Nahdlatul Ulama, Gus Dur berperan besar dalam memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi antarumat beragama.

Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto, Presiden ke-2 Republik Indonesia, memimpin selama lebih dari tiga dekade dan berjasa dalam menjaga stabilitas nasional serta mendorong pembangunan ekonomi, pertanian, dan infrastruktur.

Marsinah, aktivis buruh asal Jawa Timur, menjadi simbol perjuangan kaum pekerja dalam menegakkan keadilan sosial dan hak-hak buruh. Keberaniannya diakui sebagai bagian dari semangat perjuangan rakyat kecil.

Mochtar Kusumaatmadja, mantan Menteri Kehakiman dan Menteri Luar Negeri, dikenal sebagai perumus konsep Wawasan Nusantara dan Negara Kepulauan (Archipelagic State) yang memperkuat posisi maritim Indonesia di mata dunia.

Hj. Rahma El Yunusiyyah, pendiri lembaga pendidikan Diniyah Putri Padang Panjang, menjadi pelopor pendidikan Islam modern bagi perempuan di Indonesia.

Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo berperan penting dalam peristiwa G30S/PKI tahun 1965 sebagai Panglima RPKAD (kini Kopassus), serta pernah menjabat sebagai Gubernur AKABRI dan Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan.

Baca Juga  Presiden Prabowo Hapus PIK 2 dari Daftar PSN, Ini Pertimbangan Pemerintah di Baliknya

Sultan Muhammad Salahuddin, Sultan ke-14 Kesultanan Bima, dikenal sebagai pemimpin visioner yang mengembangkan pendidikan dan tata pemerintahan modern di wilayahnya.

Syaikhona Muhammad Kholil atau Mbah Kholil Bangkalan adalah ulama besar asal Madura yang menjadi guru dari para pendiri Nahdlatul Ulama. Pengaruhnya sangat besar dalam perkembangan Islam di Nusantara.

Tuan Rondahaim Saragih, pejuang asal Simalungun, Sumatera Utara, berjuang melawan kolonialisme Belanda antara tahun 1880–1891 dan menjadi simbol perlawanan rakyat di wilayah Pantai Timur Sumatera.

Zainal Abidin Syah, Sultan Tidore ke-37, dikenal sebagai tokoh pemersatu wilayah Papua Barat dan tercatat sebagai Gubernur pertama Irian Barat (1956–1961).

Teladan Bagi Generasi Bangsa

Pemerintah menegaskan, pemberian gelar Pahlawan Nasional bukan hanya bentuk penghargaan terhadap jasa para tokoh, tetapi juga upaya menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan pengabdian bagi kemajuan bangsa.

Penganugerahan ini diharapkan menjadi teladan bagi seluruh masyarakat dalam memperkuat persatuan, gotong royong, dan semangat membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaulat.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra: Kekuasaan Bukan Tujuan Akhir Tapi Alat Menebar Kebaikan

Posting Selanjutnya

Mengenal Marsinah, Aktivis Buruh yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo

Related Posts

Presiden Prabowo Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Tekankan Dedikasi Pelaksana untuk Generasi Emas 2045

5 Juni 2026

Presiden Prabowo Beri Taklimat kepada 1.095 Perwira Siswa TNI-Polri di Seskoad Bandung

29 Mei 2026

Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Perkuat Kedaulatan dan Pertahanan Nasional

19 Mei 2026
Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026

Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Rp116 Triliun di Cilacap

30 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Konsensus Kebangsaan Jadi Fondasi Utama Negara

9 April 2026

Presiden Prabowo Tiba di Seoul, Disambut Hangat Diaspora Indonesia

1 April 2026
Posting Selanjutnya
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah, aktivis buruh asal Nganjuk (Foto:Istimewa)

Mengenal Marsinah, Aktivis Buruh yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo

Gelar pahlawan untuk Soeharto, Gus Dur, dan Marsinah jadi simbol rekonsiliasi nasional oleh Presiden Prabowo.(Foto: Istimewa)

Pemberian Gelar Pahlawan 2025 : Ada Dorongan Kuat dalam diri Presiden Prabowo untuk Rekonsiliasi Total

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

MBG Watch memasang garis kuning-hitam atau menyegel secara simbolis area depan kantor BGN

Kenaikan BBM, Skandal Tata Kelola MBG dan Mega Koruptor: Kombinasi Yang Perlu Diwaspadai

12 Juni 2026

Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

8 Juni 2026

Malaikat Pelindung Silmy Karim

7 Juni 2026

SIAGA 98 Dukung Kejagung Usut Tuntas Korupsi BGN, Minta Permohonan JC Soni Sonjaya Ditolak

6 Juni 2026

Presiden Prabowo Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Tekankan Dedikasi Pelaksana untuk Generasi Emas 2045

5 Juni 2026

Letkol Teddy Indra Wijaya Raih Penghargaan Taskap Terbaik pada Dikreg LXVII Seskoad 2026

4 Juni 2026

Tantangan Nanik S. Deyang: Menata Ulang Arah dan Integritas Program MBG

4 Juni 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lawatan Diplomatik Presiden Prabowo: Hadiri Sidang Umum PBB, Kunjungi Kanada hingga Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kenaikan BBM, Skandal Tata Kelola MBG dan Mega Koruptor: Kombinasi Yang Perlu Diwaspadai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Urgensitas Keberadaan Hakim Komisaris dalam Penegakan Hukum KUHP 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ferry Juliantono: Perjalanan Aktivis Reformasi 98 Hingga Dilantik jadi Menteri Koperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com | djituberita.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio