_tahlil duka Marlin Dinamikanto_
Sorot Merah Putih, Jakarta – Saya dan Har Wib (Harry Wibowo) yang umurnya lebih dari 5 tahun diatas saya, sama-sama fans setia FC Barcelona. Karena apa? Ya, karena dasar hukum FC Barcelona itu socius, atau sejenis koperasi, socius resmi yang tercatat sebagai anggota memiliki hak suara dalam setiap pengambilan keputusan penting seperti misal pemilihan presiden club.
Mendiang Har Wib adalah socius yang sudah tercatat sebagai anggota, punya hak pilih, sedangkan saya boro-boro tercatat. Mendaftar pun tidak. Di sela-sela kesibukannya sebagai Pimred Prisma, majalah prestisius dalam olah pikir, mendiang yang alumni ITB kerap memposting apa pun tentang FC Barcelona.

Jadi FC Barcelona itu dimiliki oleh banyak orang, bukan oleh segelintir orang, meskipun kedua-duanya bisa secara gelap dialihfungsikan sebagai mesin laundry tempat orang-orang kaya dari korupsi, narkoba dan kegiatan ilegal lainnya nyuci duit di sana.
Nah di sini kegiatan olahraga beserta uba rampe yang menyertainya – termasuk socius atau bobotoh atau fan’s club – bisa menjadi pewanginya.
Saya rasa, Har Wib juga menyadari hal itu. Sekarang lembaga apa sih yang tidak rentan dari korupsi dan pencucian uang?
Selamat jalan Bung Har Wib, semoga bisa menikmati kejutan-kejutan apa saja yang akan dipuisikan sosok muda fortite in re Lamine Yamal dengan kaki kidalnya dari alam sana. Saya sangat berduka dengan keberangkatanmu.*
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini
















