• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index
Senin, April 20, 2026
Sorot Merah Putih
Advertisement
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
Sorot Merah Putih
Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
Home Ekonomi

Patriot Bond: Terobosan Danantara Perkuat Pembiayaan Nasional Berbasis Partisipasi Sukarela

Boelan Tresyana oleh Boelan Tresyana
4 Oktober 2025
di Ekonomi
Waktu membaca: 4 menit lebih
A A
0

Sorot Merah Putih, Jakarta – Menjelang akhir Agustus 2025, pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersiap meluncurkan terobosan strategis dalam pembiayaan nasional lewat instrumen Patriot Bond.

Surat utang negara berprinsip partisipasi sukarela dan tanggung jawab bersama ini menargetkan dana hingga Rp50 triliun atau sekitar US$3,1 miliar untuk menopang agenda pembangunan lintas generasi.

BacaLainnya

Presiden Instruksikan Percepatan Reformasi Pasar Modal, Transparansi Beneficial Ownership Diperketat

1 Februari 2026
Pemprov DKI memastikan dana penempatan Rp 1 triliun dari Kementerian Keuangan di Bank Jakarta telah terserap penuh untuk penyaluran kredit BUMD dan UMKM. (Foto:Ist)

Pemprov DKI Pastikan Dana Penempatan Rp 1 Triliun dari Kemenkeu di Bank Jakarta Terserap Penuh

21 November 2025

Menkeu Purbaya Ajak APPI Bahas Implementasi PMK 48/2023 untuk Perkuat Industri Perhiasan Nasional

25 Oktober 2025

Melansir DataIndonsia.id, instrumen Patriot Bond akan diterbitkan dalam dua seri bertenor 5 tahun dan 7 tahun, masing-masing senilai Rp25 triliun dengan kupon 2%, jauh di bawah imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) konvensional yang berada di atas 6%. Meski demikian, minat investor terpantau tinggi bahkan sebelum penerbitan resmi dilakukan.

Dari Energi Bersih hingga Pembangunan Lintas Generasi

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa emisi perdana Patriot Bond akan difokuskan pada pembiayaan proyek waste-to-energy di dalam negeri. Proyek ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat fondasi pembiayaan nasional sekaligus mendukung ekspansi investasi strategis di sektor lain.

“Prinsip dasarnya adalah partisipasi sukarela dan tanggung jawab bersama. Skema ini membuka ruang bagi kelompok usaha nasional untuk berkontribusi pada agenda pembangunan lintas generasi,” ujar Pandu, Jumat (3/10/2025).

Patriot Bond sendiri bukan konsep baru. Jepang dan Amerika Serikat telah lebih dulu menggunakan instrumen serupa sebagai bagian dari strategi pembiayaan pembangunan dan pemersatu kekuatan nasional.

Antusias Tinggi: Oversubscribed Sebelum Dirilis

Meski belum secara resmi ditawarkan ke publik, minat kalangan pengusaha papan atas Indonesia terhadap Patriot Bond sangat tinggi.

Baca Juga  Ketua DEN Luhut Pastikan Utang Kereta Cepat Diperpanjang hingga 60 Tahun

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, sejumlah nama besar seperti Franky Widjaja (Sinar Mas), Anthoni Salim (Salim Group), Bachtiar Karim (Musim Mas), Tomy Winata (Artha Graha), hingga Robert Budi Hartono (Djarum Group) disebut telah menyatakan minat berpartisipasi.

Nama lain yang dikabarkan turut dalam daftar antara lain Sukanto Tanoto (RGE Group), Prijono Sugiarto (Astra-Jardine Mathesson), Hilmi Panigoro (Medco Agro), Lim Gunawan Hariyanto (Harita Group), hingga Putra Sampoerna (Sampoerna Agro).

Namun, Danantara menegaskan bahwa informasi tersebut belum bersifat resmi.

“Informasi yang beredar bukan informasi resmi. Patriot Bond sedang dipersiapkan melalui skema private placement dan tidak ditawarkan kepada publik. Partisipasi dalam instrumen ini bersifat sukarela,” jelas Mohamad Al-Arief, MD Global Relations and Governance Danantara.

Al-Arief menegaskan Danantara tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta tata kelola yang kuat dalam menjalankan mandat sebagai pengelola investasi negara.

Patriot Bond, katanya, diharapkan memperluas basis pembiayaan domestik dan memperkuat peran sektor swasta dalam pembangunan nasional.

Dari Liberty Bond ke Patriot Bond

Patriot Bond merupakan surat utang negara yang menjanjikan pembayaran pokok dan bunga pada waktu jatuh tempo, namun dirancang untuk tujuan lebih besar dari sekadar keuntungan finansial.

Contohnya, Liberty Bond yang diterbitkan Amerika Serikat pada masa Perang Dunia I menawarkan bunga hanya 3,5%, di bawah tingkat bunga pasar saat itu. Tujuannya adalah mengedepankan nilai patriotisme dibandingkan profit.

Istilah “Patriot Bond” kembali populer di AS pasca serangan 11 September 2001, ketika pemerintah merilis edisi khusus Series EE Savings Bonds bertuliskan Patriot Bond untuk mendanai program anti-terorisme sekaligus memupuk semangat persatuan nasional.

Peluncuran ini dilakukan pada 11 Desember 2001 oleh Menteri Keuangan Paul H. O’Neill dan U.S. Treasurer Rosario Marin.

Baca Juga  Jumhur Hidayat Dorong Pendapatan Kena Pajak Rp10 Juta Keatas: Atasi Lesunya Industri

Kupon Rendah, Kepercayaan Tinggi

Meskipun hanya menawarkan kupon 2%, Patriot Bond tetap menjadi incaran investor besar. Hingga 19 September 2025, sebanyak 46 pengusaha terkemuka disebut telah menyatakan komitmen dengan total nilai mencapai Rp51,175 triliun – angka yang bahkan melampaui target awal.

Fenomena ini menunjukkan tingkat kepercayaan tinggi pelaku usaha terhadap arah transformasi ekonomi nasional yang tengah dijalankan pemerintah.

Lebih dari sekadar surat utang, Patriot Bond mencerminkan semangat kolaborasi antara negara dan sektor swasta dalam membangun masa depan.

Patriot Bond akan diarahkan untuk mendukung transformasi ekonomi jangka panjang, termasuk pengembangan energi bersih melalui proyek waste-to-energy, sekaligus memperkuat kemandirian pembiayaan nasional.

Patriot Bond menjadi tonggak baru strategi pembiayaan nasional Indonesia. Dengan semangat sukarela dan prinsip kebersamaan, instrumen ini melampaui fungsi utang negara biasa – Patriot Bond menjadi simbol kolaborasi antara negara dan pelaku usaha untuk pembangunan lintas generasi.***

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini

Tags: Badan Pengelola Investasi Danantarakemandirian pembiayaan nasionalkolaborasi negara dan swastaPartisipasi SukarelaPatriot BondPembangunan Lintas Generasiproyek waste-to-energy
ShareTweetSendPinScanShare
Posting Sebelumnya

Presiden Prabowo Tinjau Kesiapan HUT TNI ke-80 di Monas, Warga Beri Sambutan Hangat

Posting Selanjutnya

Menggali Makna Filosofis HUT TNI ke-80: Dari Tema “TNI Prima” hingga Visi Indonesia Emas 2045

Related Posts

Presiden Instruksikan Percepatan Reformasi Pasar Modal, Transparansi Beneficial Ownership Diperketat

1 Februari 2026
Pemprov DKI memastikan dana penempatan Rp 1 triliun dari Kementerian Keuangan di Bank Jakarta telah terserap penuh untuk penyaluran kredit BUMD dan UMKM. (Foto:Ist)

Pemprov DKI Pastikan Dana Penempatan Rp 1 Triliun dari Kemenkeu di Bank Jakarta Terserap Penuh

21 November 2025

Menkeu Purbaya Ajak APPI Bahas Implementasi PMK 48/2023 untuk Perkuat Industri Perhiasan Nasional

25 Oktober 2025
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pemerintah dan China sepakat memperpanjang tenor utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung menjadi 60 tahun. (Foto: Istimewa)

Ketua DEN Luhut Pastikan Utang Kereta Cepat Diperpanjang hingga 60 Tahun

22 Oktober 2025
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dana pengadaan mobil Maung buatan PT Pindad telah siap. (Foto:Doc.Pindad/Ist)

Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pengadaan Mobil Maung Siap, Realisasi Tunggu Kesiapan PT Pindad

21 Oktober 2025
Kebijakan penghapusan tantiem bagi komisaris BUMN oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Danantara Indonesia berhasil menghemat Rp8,31 triliun per tahun.(Foto:Istimewa)

Langkah Tegas Presiden Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN, Negara Hemat Rp8,3 Triliun per Tahun

15 Oktober 2025
Posting Selanjutnya
Perayaan HUT ke-80 TNI mengangkat tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju” dengan filosofi mendalam menuju Indonesia Emas 2045.(Foto:Istimewa)

Menggali Makna Filosofis HUT TNI ke-80: Dari Tema “TNI Prima” hingga Visi Indonesia Emas 2045

Bimbingan Teknis Perempuan Antikorupsi (PERAK) bersama PT Pupuk Indonesia di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, pada Jumat (3/10/2025)

Tabur Nilai Integritas, KPK Dorong Perempuan Pupuk Indonesia Jadi Agen Antikorupsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026

SIAGA 98 Desak Kejelasan dan Aksi Nyata Percepatan Reformasi Polri

11 April 2026

KPK Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan BRIN di Tengah Risiko Korupsi Sektor Riset

10 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Konsensus Kebangsaan Jadi Fondasi Utama Negara

9 April 2026
dok MKRI

MK Gelar Uji Materi UU APBN 2026, Soroti Skema dan Legalitas Program Makan Bergizi Gratis

3 April 2026

Inovasi Korlantas Polri: ETLE Handheld Tingkatkan Efektivitas Penindakan di Jalan

2 April 2026

Artikel Terpopuler

  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran. Sebanyak 48 kolonel TNI resmi naik pangkat menjadi brigadir jenderal (Foto: Doc TNI/Istimewa)

    Mutasi Besar di Tubuh TNI, 48 Kolonel Resmi Naik Pangkat Menjadi Brigjen, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap jadi Alumni Paling Cemerlang di Akpol 1997

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menhan Sjafrie Bertemu Menhan USA Peter Hegseth, Bahas Stabilitas dan Keamanan Kawasan Asia Tenggara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lawatan Diplomatik Presiden Prabowo: Hadiri Sidang Umum PBB, Kunjungi Kanada hingga Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Mayjen (Purn) Glenny Kairupan, Direktur Utama Baru Garuda dengan Latar Militer dan Pengalaman Panjang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima TNI Agus Subiyanto Mutasi 5 Perwira Isi Jabatan Strategis di BIN, Berikut Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Logo Baru, Semangat Baru: Pindad Tegaskan Komitmen Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sorot Merah Putih

Sorot Merah Putih adalah Media online yang menyoroti tentang kinerja Kabinet Merah Putih | Office: Jl. Proklamasi, RT.11/RW.5, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | email: redaksi@sorotmerahputih.com

Follow Us

Sorot Merah Putih

kabariku.com | beritageothermal.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
  • index

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio

Tidak ada hasil
Lihat Semua hasil
  • News
    • Nasional
    • Hukum
    • Teknologi
    • Viral
    • Politik
    • Budaya
  • Sorot Prabowo
  • Sorot Parlementaria
  • Sorot Pertahanan
  • Sorot Jakarta
  • Sorot Daerah
  • Sorot Dwi Warna
  • Opini
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kirim Tulisan

© 2024 Sorot Merah Putih - Soroti Berita Terkini | Crafted with power by WebIndoStudio