Hasanuddin
Koordinator SIAGA 98
Ketua IRC Reform
Indonesia Raya Club for Reform
Sorot Merah Putih, Jakarta – SIAGA 98 menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam upayanya menulis sejarah nasional.
Kami berpendapat bahwa hasil penulisan sejarah ini kelak akan menjadi rujukan bersama dalam memahami dinamika perjalanan bangsa ini.
Bahwa Bangsa Ini adalah bangsa yang beradab, berbudaya dan memiliki nilai kecintaan terhadap kesatuan dan jiwa patriotik.
Penulisan sejarah bukanlah semata catatan peristiwa tanpa nilai.
Dan kita ketahui nilai dimaksud bahwa selain bangsa ini memiliki etik timur (kebudayaan timur) yang luhur juga dalam perjalanannya memiliki semangat patriotik dan semangat kebangsaan.
Bangsa ini menjunjung harmoni, kesatuan dan kebersamaan.
Sebab itu penulisan sejarah haruslah mencerminkan nilai tersebut.
Dalam perjalanan bangsa, tentu saja ada dinamika dan disharmoni, tetapi itu bukanlah watak dan karakter bangsa ini.
SIAGA 98 berharap catatan sejarah juga harus mencerminkan catatan positif, bukan berdimensi dendam pada peristiwa masa lalu.
Kita tidak boleh lupa sejarah, sebagaimana dinyatakan Bung Karno, tentu dengan maksud dari sejarah ini mampu menyatukan kita dalam menghadapi perjalanan sebagai bangsa besar kedepan.
Sejarah Nasional tidak semata akan dibaca atau ditujukan pada generasi mendatang, namun lebih jauh dari itu agar dipahami oleh bangsa lain dan dunia internasional bahwa Indonesia adalah bangsa besar dan berkebudayaan tinggi.
Pada konteks inilah SIAGA 98 mengapresiasi upaya Menteri Kebudayaan dan DPR RI (Komisi X dan III) menulis dan mengkoreksi penulisan sejarah ini.
Termasuk pelibatan para sejarawan dan ilmuwan/para akademisi.
Penulisan sejarah nasional ini adalah catatan kebudayaan bangsa, bukan catatan perjalanan kekuasaan yang pernah ada.
Biarlah catatan sejarah kekuasaan ditulis oleh masing-masing penguasa sebagai catatan kaki perjalanan.
Sejarah yang ditulis saat ini, semestinya adalah bagian dari strategi kebudayaan nasional sebagai bangsa yang besar.
Catatan sejarah nasional yang ditulis dan dibuat di era Presiden Prabowo menuju optimisme Indonesia Raya.*
Jakarta, 8 Juli 2025
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp sorotmerahputih.com klik di sini















